Bupati Deli Serdang Asriludin Tambunan Hadapi Warisan Hutang, Prioritaskan Penyelesaian Sesuai Hukum

MediaSuaraMabes, Deli Serdang – Bupati Deli Serdang, Asriludin Tambunan, kini dihadapkan pada tantangan berat berupa warisan hutang dari pemerintahan sebelumnya. Salah satu isu krusial adalah tunggakan pembayaran pekerjaan swakelola kepada sejumlah rekanan yang belum diselesaikan.

Di antara kasus yang menonjol adalah hutang kepada PT. Intan Amanah dan CV Siliwangi Putra, rekanan pengadaan aspal Iran dan material konstruksi seperti batu pecah dan sertu sejak tahun 2014. Total hutang mencapai lebih dari Rp. 4 miliar dan telah menjadi sengketa hukum yang panjang.

Kedua perusahaan tersebut telah memenangkan gugatan di semua tingkatan pengadilan, termasuk di Kasasi dan Peninjauan kembali ( PK ) dengan nomor perkara 174/Pdt.G/2021/PN Lbp dan 122/Pdt.G/2023/PN Lbp. Putusan tersebut memerintahkan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk membayar penuh hutang beserta denda sebesar 6 persen per tahun jika pembayaran terlambat.

Akibat keterlambatan pembayaran, Pemkab Deli Serdang kini harus membayar lebih dari Rp. 5 miliar, termasuk denda. Hal ini menjadi perhatian serius, terutama di tengah upaya efisiensi anggaran yang sedang digalakkan oleh Bupati Asriludin Tambunan, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Kuasa hukum dari pihak rekanan, Joko Suandi ,S.H ., M.H menyatakan, “Kami berharap Bupati Deli Serdang sekarang, Asriludin Tambunan, dapat mematuhi hukum yang sudah ditetapkan oleh Mahkamah Agung. Kami percaya, Bupati kita adalah orang yang bijaksana dan taat hukum , walaupun pekerjaan dan hutang ini ada jauh sebelum beliau menjabat .”

Dinas SDABMBK menyadari potensi dampak hukum lebih lanjut jika pembayaran hutang ini terus ditunda. Beban denda sebesar 6 persen merupakan kerugian finansial yang signifikan bagi daerah dan berpotensi pada tuntutan hukum tindak pidana korupsi .

Menyadari adanya putusan pengadilan yang bersifat inkrah, Bupati Asriludin Tambunan dan Dinas SDABMBK  harus memprioritaskan pembayaran hutang ini akan menjadi pokok utama dalam penggunaan anggaran daerah. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen terhadap supremasi hukum dan pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab.

Saat Inspektorat Deli Serdang dikonfirmasi awak media in pada hari Kamis 11/09/2025 , mengatakan ” Pemkab Deli Serdang akan melakukan upaya hukum Peninjauan kembali ( PK ) ke pengadilan .” Jelasnya .

Menanggapi pernyataan pihak Inspektorat Deli Serdang Joko Suandi,SH.,M.H mengatakan  ” Bahwa PK Tidak menghalangi dan menunda eksekusi pembayaran . Yang artinya apabila pihak pemkab melakukan upaya hukum PK untuk yang kedua kalinya maka pemkab wajib membayar hutangnya dengan sesegera mungkin mengingat ada denda dan bunga yang harus diselesaikan , yaitu PT intan amanah sudah 12% dan CV Sliwangi putra  Sudah 6% .Dan apabila pemkab deliserdang bersikeras tidak mau membayar maka kerugian negara akan semakin besar dan patut diduga bisa dilakukan upaya hukum kembali masuk ke rana tipikor ” pungkasnya .(RM)

Bawaslu Sukabumi Gelar Penguatan Kelembagaan dan Evaluasi Pengawasan Bersama Forkopimda

MediaSuaraMabes, Sukabumi – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan Penguatan Kelembagaan dan Evaluasi Pengawasan Pemilu dan Pilkada 2025 di Hotel Santika Premiere Hills Resort, Cibadak,

‎Agenda strategis ini menjadi forum penting untuk mengevaluasi proses pengawasan Pemilu 2024 sekaligus menyiapkan langkah konkret menghadapi Pilkada serentak 2025.

‎Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi, Faisal Rifa’i, menegaskan bahwa pengawasan pemilu bukan sekadar aspek teknis, tetapi menyangkut penjagaan marwah demokrasi.

‎“Melalui forum ini, kita ingin mengidentifikasi tantangan, mencari solusi, sekaligus memperkuat sinergi antar pengawas agar pengawasan ke depan lebih efektif, transparan, dan mampu mencegah pelanggaran,” ujarnya.

‎Faisal menambahkan, penguatan kelembagaan menjadi kunci utama agar Bawaslu tetap dipercaya publik.

‎ “Bawaslu harus hadir sebagai lembaga yang berintegritas, profesional, dan mampu memberikan kepastian hukum. Karena itu, kolaborasi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan menjadi strategi penting dalam mengawal demokrasi,” tegasnya.

‎Dalam kesempatan itu, hadir Nuryama, Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Jawa Barat. Ia menekankan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara Bawaslu RI dengan Komisi II DPR RI, yang diturunkan hingga tingkat kabupaten/kota.

‎ “Kegiatan ini bukan hanya evaluasi, tetapi juga sarana untuk menyerap masukan masyarakat terkait pengawasan Pemilu dan Pilkada. Masukan ini akan menjadi bahan pembahasan bersama Komisi II DPR RI, termasuk soal revisi regulasi pemilu,” jelasnya.

‎Nuryama juga menyinggung tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi (MK) 135, serta isu krusial dalam rekrutmen partai politik dan penguatan pelembagaan penyelenggara pemilu.

‎Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten dan Kota Sukabumi, mulai dari jajaran Polres, Kodim, Kejaksaan Negeri, hingga berbagai kepala dinas. Hadir pula tokoh organisasi masyarakat, pemuda, hingga perwakilan ormas keagamaan seperti NU, Muhammadiyah, MUI, Fatayat, Aisyiyah, hingga Syarikat Islam.

‎Meski undangan dibatasi hanya 60 orang karena keterbatasan anggaran, Bawaslu menekankan bahwa peserta yang hadir mewakili berbagai organisasi strategis. Mereka diharapkan dapat menyebarluaskan informasi dan hasil diskusi kepada masyarakat luas.

‎‎Bawaslu Kabupaten Sukabumi berharap forum ini tidak berhenti pada seremoni, tetapi melahirkan rekomendasi tajam untuk memperkuat pengawasan Pilkada 2025.

‎ “Evaluasi ini bukan sekadar refleksi, tapi pijakan untuk memastikan Pilkada 2025 berjalan jujur, adil, dan bermartabat,” tutup Faisal.

‎Reporter :Rio Julianto

Jumat Berkah, Lapas Perempuan Sigli Kembali Berbagi dengan Masyarakat

MediaSuaraMabes, Sigli – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Sigli kembali melaksanakan program rutin ‘‘Jumat Berkah“ bentuk kepedulian terhadap sesama, Jumat (12/09). Dalam kegiatan ini, Lapas Perempuan Sigli membagikan puluhan paket makanan kepada masyarakat yang melintas di jalan depan Lapas.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Sigli, Yuliana, beserta seluruh jajaran struktural dan petugas. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Lapas untuk berbagi dengan sesama, terutama dalam memperkuat hubungan positif antara Lapas Perempuan Sigli dengan masyarakat sekitar.

“Jumat Berkah adalah bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat. Kami ingin menumbuhkan semangat berbagi dan cinta sesama. Semoga apa yang kami berikan ini membawa berkah bagi semua,” harap Yuliana.

Kegiatan ini disambut dengan antusias dan rasa syukur oleh masyarakat. Salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya menyampaikan apresiasinya saat menerima paket makanan.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada seluruh jajaran Lapas Perempuan Sigli. Ini sangat membantu sekali. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah,” ucapnya dengan senyum.

Kegiatan ‘Jumat Berkah‘ membuktikan semangat berbagi dan berbuat kebaikan dapat dilakukan di mana saja, termasuk di lingkungan Pemasyarakatan. Aksi ini diharapkan menginspirasi lebih banyak pihak untuk terus berbagi dan memperkuat tali persaudaraan dalam masyarakat.

Dukung Program Ketahanan Pangan, Lapas Perempuan Sigli Gelar Penanaman Pohon Kelapa Serentak

MediaSuaraMabes, Sigli – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Sigli turut andil dalam rangkaian kegiatan nasional bertajuk Peresmian Program Ketahanan Pangan dan Penanaman Pohon Kelapa Serentak se-Indonesia, yang digelar secara daring melalui aplikasi zoom meeting. Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dipusatkan di Pulau Nusakambangan dan diikuti secara serentak oleh seluruh jajaran Pemasyarakatan di Indonesia, Selasa (09/09).

Kegiatan zoom yang berlangsung di Lapas Perempuan Kelas IIB Sigli dihadiri oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan (Ka.UPT) wilayah Pidie, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek), Komando Rayon Militer (Koramil) Pidie, jajaran pejabat struktural serta petugas Lapas wilayah Pidie.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Sigli, Yuliana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pemasyarakatan dalam mendukung program pemerintah.

“Lapas Perempuan Sigli siap menjadi bagian dari gerakan ketahanan pangan. Kami akan terus optimalkan lahan yang ada untuk kegiatan pertanian, karena kami percaya, setiap lahan kosong bisa menjadi lumbung pangan,” ungkap Yuliana.

Setelah sesi zoom berakhir, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon kelapa di halaman depan Lapas Perempuan Sigli yang dilakukan oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Sigli, didampingi Kapolsek dan Daramil Pidie dan jajaran pejabat struktural Lapas.

“Kegiatan penanaman pohon kelapa serentak ini merupakan wujud nyata dukungan Lapas Perempuan Sigli terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan dalam program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kami berharap, pohon-pohon yang ditanam ini dapat tumbuh subur dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga binaan dan lingkungan lapas.” ujar Yuliana.

Penanaman pohon kelapa ini menjadi simbol komitmen bersama seluruh jajaran Pemasyarakatan untuk berperan aktif dalam pembangunan sektor pangan dan keberlanjutan lingkungan, sejalan dengan program strategis pemerintah.

Kecamatan Sinar Peninjauan Wakili Kabupaten OKU Dalam Penilaian Lomba IVA Tingkat Provinsi

MediaSuaraMabes, Baturaja OKU Sumsel – Kecamatan Peninjauan menjadi perwakilan Kabupaten OKU dalam lomba Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) atau deteksi dini kanker serviks tingkat Provinsi Sumatera Selatan.

Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung Serbaguna Kantor Kecamatan Sinar Peninjauan, Kabupaten OKU, Kamis (11/9/2025) pagi.

Hadir dalam acara Ketua TP PKK Sumsel, Ketua TP PKK Kabupaten OKU, tim penilaian lomba tingkat Provinsi Sumsel, Camat Sinar Peninjauan dan seluruh perangkat pemerintahan lainnya.

Camat Sinar Peninjauan, Rian Trinanda menjelaskan, lomba IVA dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten.

“Dengan adanya lomba ini, diharapkan dapat mendorong peran aktif ibu-ibu PKK dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam bidang kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolsek Peninjauan, Ipda Suherman mengatakan, pihaknya telah melakukan monitoring dan berkoordinasi dengan panitia pelaksana kegiatan.

“Kita melaksanakan pengamanan selama acara berlangsung, semuanya berjalan aman dan kondusif,” tegasnya.

Selain itu, bhabinkamtibmas di masing-masing desa dalam wilayah hukumnya agar terus berkoordinasi dengan pemerintah desa supaya setiap kegiatan masyarakat dapat terpantau dengan baik sehingga tercipta nya rasa nyaman  (erham)

Meski di Guyur Hujan Deras Peringatan Maulid Nabi di Desa Tanjung Makmur Berlangsung Hidmat

MediaSuaraMabes, OKU Sumsel – Umat Islam di Desa Tanjung Makmur, Kecamatan Sinar peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Tribun mini pada Rabu (11/9/2025) siang. Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WIB ini berlangsung khidmat, penuh makna, dan diwarnai suasana kebersamaan.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Desa , tokoh masyarakat, tokoh agama , Babinsa,dan babinkamtibmas penceramah Ustad KH M Teguh ,M p.d.i.dari Baturaja, serta parah tamu undangan dan masyarakat setempat.

Acara dibuka dengan sambutan Kepala Desa Tanjung Makmur, bapak Martasdi kemudian dilanjutkan tausiah oleh Ustaz Teguh i. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya meneladani perjuangan dan akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Nabi Muhammad SAW adalah suri teladan terbaik bagi umatnya. Meneladani akhlak beliau adalah wujud kecintaan kita kepada Rasulullah,” tegasnya.

Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan demi keberkahan dan keselamatan umat. Kegiatan berakhir sekitar pukul 15.00 WIB dengan suasana aman, tertib, dan penuh kekeluargaan.

Dan berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat mempererat ukhuwah Islamiyah dan menjaga kerukunan di tengah masyarakat. (Erham)

Patroli Gabungan Cipta Kondisi, Polres Ketapang Pastikan Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif Di Malam Hari

MediaSuaraMabes, Ketapang Kalbar– Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Polres Ketapang bersama personel TNI melaksanakan patroli gabungan cipta kondisi pada malam hari, Rabu (10/09/2025).

Kegiatan patroli ini menyasar sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Ketapang, seperti kawasan pertokoan, pemukiman warga, serta lokasi yang kerap dijadikan tempat nongkrong masyarakat pada malam hari.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR melalui Kabag Ops AKP Chandra yang memimpin kegiatan menyampaikan bahwa patroli gabungan ini merupakan wujud sinergitas TNI-Polri dalam menjaga keamanan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Patroli ini dilaksanakan untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, seperti aksi kejahatan jalanan, balap liar, maupun tindak kriminal lainnya yang dapat meresahkan warga,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, personel TNI-Polri juga menyambangi masyarakat, berdialog langsung, serta memberikan imbauan agar bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan masing-masing.

Masyarakat yang ditemui menyambut positif kegiatan patroli gabungan tersebut, karena dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi tindak kejahatan di malam hari.

(Sukarto/Red)

Kapolres Ketapang Pimpin Serah Terima Jabatan, Dua Kapolsek Dan Dua Kasat Berganti

MediaSuaraMabes, Ketapang Kalbar – Kapolres Ketapang, AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR., memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Kasat Samapta, Kasat Intelkam, Kapolsek Matan Hilir Selatan dan Kapolsek Jelai Hulu. Upacara sertijab tersebut digelar di Aula Mapolres Ketapang di Jalan Brigjend Katamso Nomor 01 Ketapang, Kamis pagi (11/09/2025).

Adapun pejabat yang diserah terimakan, IPTU Suyanto yang sebelumnya Kasium Polres Ketapang menjadi Kasat Samapta Polres Ketapang menggantikan IPTU Arisman yang menjadi Perwira Polres Ketapang. Kemudian, Kasat Intelkam dari AKP Hasiholand Saragih, S.H., M.H., diserahkan kepada AKP Dhira Justitia Sutriyodi, S.Tr.K., S.I.K., M.H., jabatan lama Kasat Intelkam Polres Sambas, sedangkan AKP Hasiholand Saragih dipindah tugas menjadi Kanit 1 Subdit 4 Ditrintelkam Polda Kalbar.

Jabatan Kapolsek Matan Hilir Selatan dijabat IPTU Jumadi Hutabarat, S.H., yang sebelumnya menjabat Kapolsek Jelai Hulu, sedangkan Jabatan Kapolsek Jelai Hulu dari IPTU Jumadi Hutabarat, S.H., diserahkan kepada IPDA Zainal Mutakhir, S.H yang sebelumnya menjabat Kanit Reskrim Polsek Sandai.

Dalam amanatnya, Kapolres Ketapang mengatakan, mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan dinamika organisasi, sebagai bagian dari pembinaan yang berlangsung secara sistematis di lingkup internal Polri. ” Segera menyesuaikan diri dan kenali ruang lingkup ditempat tugas baru, segera kenali tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan kenali adat istiadat serta karakteristik masyarakat, karena masyarakat adalah mitra Polri,” tegas AKBP Muhammad Harris.

(Sukarto/Red)

Peringati HUT Ke-80 TNI AL Tahun 2025, Lanal Ketapang Laksanakan Upacara dan Ziarah di Taman Makam Pahlawan Tanjungpura

MediaSuaraMabes, Ketapang Kalbar – Pangkalan TNI AL Ketapang menggelar upacara peringatan HUT ke-80 TNI AL di Dermaga Umum Pelindo Sukabangun Ketapang, Rabu (10/09/2025).

Bertindak sebagai Inspektur upacara adalah Komandan Lanal Ketapang Letkol Laut (P) Avif Hidayaturohman, S.T., M. Tr. Opsla dan selaku Komandan Upacara adalah Letda Laut (H) Amir Tri Subagiarto yang diikuti barisan Perwira, Bintara, Tamtama dan ASN Lanal Ketapang.

Dalam sambutan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) yang dibacakan oleh Irup menyampaikan, hari ini kita menandai delapan dekade perjalanan pengabdian TNI Angkatan Laut, sebuah momentum untuk memaknai kembali sejarah lahirnya TNI Angkatan Laut mengevaluasi pencapaian yang telah diraih dan menata arah strategis ke depan.

Sejarah mencatat bahwa TNI Angkatan Laut lahir dari pembentukan Badan Keamanan Rakyat (BKR) Laut pada 10 September 1945 yang kemudian berubah nama menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR) Laut dan berkembang menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI) Laut, hingga akhirnya resmi menjadi organisasi TNI Angkatan Laut, pada 17 agustus 1947.

Sejak awal pembentukan kekuatan laut yang mengawal perjuangan bangsa, para prajurit Jalasena telah menunjukkan keberanian dan semangat pengorbanan yang tinggi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Perkembangan lingkungan strategis saat ini ditandai dengan situasi dinamis, kompleks, tidak menentu,
penuh ketidakpastian, dan kemajuan teknologi yang sangat cepat.

Bagi TNI Angkatan Laut, kondisi ini menjadi suatu tuntutan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan yang tinggi dalam pemenuhan pelaksanaan tugas TNI matra laut di bidang pertahanan, menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah laut, melaksanakan tugas diplomasi angkatan laut serta pembangunan dan pengembangan kekuatan matra laut dengan memberdayakan wilayah pertahanan laut indonesia.

Tahun ini, TNI Angkatan Laut telah melaksanakan langkah – langkah strategis untuk memperkuat struktur dan pencapaian tugas, melalui validasi organisasi telah dimulai penataan secara komprehensif melalui pembentukan organisasi-organisasi baru dan peningkatan Lantamal menjadi Kodaeral, selain itu modernisasi kekuatan TNI Angkatan Laut, telah diperkuat dengan kehadiran kri Brawijaya-320 yang menjadi kebanggaan bersama.

Di berbagai medan tugas, prestasi dan kinerja TNI Angkatan Laut telah mendapat pengakuan dan apresiasi positif dari masyarakat. Pencapaian ini perlu dievaluasi sebagai bahan peningkatan pencapaian berikutnya upaya ini adalah dedikasi TNI Angkatan Laut dalam mewujudkan visi “TNI Angkatan Laut Yang Modern, Berdaya Gentar Kawasan, dan Berproyeksi Global Mendukung Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045”.

Untuk melanjutkan komitmen TNI Angkatan Laut, dalam memenuhi tuntutan tugas ke depan maka seluruh prajurit Jalasena TNI Angkatan Laut harus meningkatkan kepatuhan dan ketaatan pada hukum dan peraturan yang berlaku, disiplin, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta
mewujudkan sinergitas.

Pencapaian tugas TNI Angkatan Laut akan lebih optimal tidak hanya melalui kerja keras dan komitmen kuat prajurit Jalasena sendiri namun juga kerja sama dengan masyarakat dan instansi lainnya.

Akhirnya, mari kita jadikan peringatan hari jadi ke-80 TNI Angkatan Laut tahun 2025 ini sebagai momentum untuk memperkuat soliditas, meningkatkan profesionalisme dan kinerja serta memperteguh tekad pengabdian kepada bangsa dan negara. tutup Kasal.

Usai upacara dilanjutkan dengan ziarah ke makam Pahlawan Tanjungpura lalu melaksanakan ramah tamah di Posal Delta Pawan.

Hadir dalam Upacara ini, Pjs. Palaksa/Pasintel Lanal Ketapang Kapten Laut (P) Rizky Haris P. Pasaribu, S.Tr., Han, Dandenpom Kapten Laut (PM) Joko Wiranto, Perwira Intelijen Lettu Laut (S) Arif Furqon, Pjs. Danposal Delta Pawan Lettu Laut (P) Teguh Santoso, Paur Idik Lettuj Laut (PM) Ahlul, Pjs. Danposal Kendawangan Lettu Laut (T) Imammul Arifin, Pjs. Danposal Teluk Melano Letda Laut (P) Rahmat Hariono,Peringati HUT Ke-80 TNI AL Tahun 2025, Lanal Ketapang Laksanakan Upacara dan Ziarah di Taman Makam Pahlawan Tanjungpura

Ketapang – Kalimantan Barat. Pangkalan TNI AL Ketapang menggelar upacara peringatan HUT ke-80 TNI AL di Dermaga Umum Pelindo Sukabangun Ketapang, Rabu (10/09/2025).

Bertindak sebagai Inspektur upacara adalah Komandan Lanal Ketapang Letkol Laut (P) Avif Hidayaturohman, S.T., M. Tr. Opsla dan selaku Komandan Upacara adalah Letda Laut (H) Amir Tri Subagiarto yang diikuti barisan Perwira, Bintara, Tamtama dan ASN Lanal Ketapang.

Dalam sambutan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) yang dibacakan oleh Irup menyampaikan, hari ini kita menandai delapan dekade perjalanan pengabdian TNI Angkatan Laut, sebuah momentum untuk memaknai kembali sejarah lahirnya TNI Angkatan Laut mengevaluasi pencapaian yang telah diraih dan menata arah strategis ke depan.

Sejarah mencatat bahwa TNI Angkatan Laut lahir dari pembentukan Badan Keamanan Rakyat (BKR) Laut pada 10 September 1945 yang kemudian berubah nama menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR) Laut dan berkembang menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI) Laut, hingga akhirnya resmi menjadi organisasi TNI Angkatan Laut, pada 17 agustus 1947.

Sejak awal pembentukan kekuatan laut yang mengawal perjuangan bangsa, para prajurit Jalasena telah menunjukkan keberanian dan semangat pengorbanan yang tinggi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Perkembangan lingkungan strategis saat ini ditandai dengan situasi dinamis, kompleks, tidak menentu,
penuh ketidakpastian, dan kemajuan teknologi yang sangat cepat.

Bagi TNI Angkatan Laut, kondisi ini menjadi suatu tuntutan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan yang tinggi dalam pemenuhan pelaksanaan tugas TNI matra laut di bidang pertahanan, menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah laut, melaksanakan tugas diplomasi angkatan laut serta pembangunan dan pengembangan kekuatan matra laut dengan memberdayakan wilayah pertahanan laut indonesia.

Tahun ini, TNI Angkatan Laut telah melaksanakan langkah – langkah strategis untuk memperkuat struktur dan pencapaian tugas, melalui validasi organisasi telah dimulai penataan secara komprehensif melalui pembentukan organisasi-organisasi baru dan peningkatan Lantamal menjadi Kodaeral, selain itu modernisasi kekuatan TNI Angkatan Laut, telah diperkuat dengan kehadiran kri Brawijaya-320 yang menjadi kebanggaan bersama.

Di berbagai medan tugas, prestasi dan kinerja TNI Angkatan Laut telah mendapat pengakuan dan apresiasi positif dari masyarakat. Pencapaian ini perlu dievaluasi sebagai bahan peningkatan pencapaian berikutnya upaya ini adalah dedikasi TNI Angkatan Laut dalam mewujudkan visi “TNI Angkatan Laut Yang Modern, Berdaya Gentar Kawasan, dan Berproyeksi Global Mendukung Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045”.

Untuk melanjutkan komitmen TNI Angkatan Laut, dalam memenuhi tuntutan tugas ke depan maka seluruh prajurit Jalasena TNI Angkatan Laut harus meningkatkan kepatuhan dan ketaatan pada hukum dan peraturan yang berlaku, disiplin, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mewujudkan sinergitas.

Pencapaian tugas TNI Angkatan Laut akan lebih optimal tidak hanya melalui kerja keras dan komitmen kuat prajurit Jalasena sendiri namun juga kerja sama dengan masyarakat dan instansi lainnya.

Akhirnya, mari kita jadikan peringatan hari jadi ke-80 TNI Angkatan Laut tahun 2025 ini sebagai momentum untuk memperkuat soliditas, meningkatkan profesionalisme dan kinerja serta memperteguh tekad pengabdian kepada bangsa dan negara. tutup Kasal.

Usai upacara dilanjutkan dengan ziarah ke makam Pahlawan Tanjungpura lalu melaksanakan ramah tamah di Posal Delta Pawan.

Hadir dalam Upacara ini, Pjs. Palaksa/Pasintel Lanal Ketapang Kapten Laut (P) Rizky Haris P. Pasaribu, S.Tr., Han, Dandenpom Kapten Laut (PM) Joko Wiranto, Perwira Intelijen Lettu Laut (S) Arif Furqon, Pjs. Danposal Delta Pawan Lettu Laut (P) Teguh Santoso, Paur Idik Lettu Laut (PM) Ahlul, Pjs. Danposal Kendawangan Lettu Laut (T) Imammul Arifin, Pjs. Danposal Teluk Melano Letda Laut (P) Rahmat Hariono, Pjs. Pasop Letda Laut (P) M. Ridwan, Kaset Letda Laut (E) Harjono, Pjs. Kasatbek Letda Laut (P) Habib Arianto, Dansub Unit Teknis Letda Laut (P) F. Ricky. M dan perwakilan Ibu Jalasenastri.@pen_lanalktp.

(Sukarto/Red)

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP.,M.Si. menghadiri Festival Seni Budaya Balai Berkuak II, bertempat di halaman Kantor Camat Simpang Hulu

MediaSuaraMabes, Ketapang Kalbar – Rangkaian acara Festval Seni Budaya Balai Berkuak II diawali dengan karnaval seni budaya, yang dimulai dari Hotel Virgo menuju halaman Kantor Camat Simpang Hulu. Karnaval seni budaya ini diikuti oleh seluruh etnis yang ada di Kecamatan Simpang Hulu Kabupaten Ketapang pada selasa(09/09/2025).

Festival Seni Budaya ke-II Balai Berkuak ini berlangsung meriah dengan melibatkan etnis yang ada di Kecamatan Simpang Hulu, antara lain Etnis Dayak, Melayu, Tionghoa, Jawa, Batak, Flobamora dan lain-lain.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi langsung dari Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, S.IP.,M.Si., yang hadir secara khusus untuk membuka secara resmi Festival Seni Budaya Balai Berkuak ke-2 ini ditandai dengan pemukulan Gong.

Wakil Gubernur dalam sambutannya, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya festival budaya ini, menurutnya kegiatan ini sebagai wadah kebersamaan, pelestarian adat, serta penguatan persatuan masyarakat lintas suku dan agama di Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Ketapang.

“Kegiatan seperti ini adalah momentum penting yang memperlihatkan kekompakan, gotong royong, dan keharmonisan masyarakat. Kabupaten Ketapang telah menjadi pelopor, sehingga patut dicontoh oleh Kabupaten lain di Kalimantan Barat,” ujar Wagub.

Wagub juga menekankan pentingnya menjaga keaslian (originalitas) budaya dalam setiap penampilan seni dan tradisi. Hal ini menurutnya penting agar nilai-nilai budaya tidak tergerus oleh arus modernisasi.

Sementara itu, Bupati Ketapang dalam kesempatan yang sama menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan seluruh pihak, termasuk perusahaan-perusahaan yang berpartisipasi.

“Saya berharap Festival Budaya Balai Berkuak ini dapat terus menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan mampu dikenal secara nasional maupun internasional,” ujarnya.

Festival Budaya Balai Berkuak II yang akan berlangsung 9 – 13 September 2025 ini menghadirkan berbagai atraksi seni, tarian tradisional, musik daerah, serta pameran kerajinan dari berbagai suku yang ada di Kabupaten Ketapang.

Selain itu, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah edukasi untuk generasi muda dalam mencintai dan melestarikan budaya leluhur.

“Dengan semangat kebersamaan, Kabupaten Ketapang berkomitmen untuk menjadikan kegiatan budaya sebagai sarana memperkuat persatuan, menumbuhkan rasa cinta tanah air, serta memperkokoh identitas lokal yang berkontribusi pada pembangunan daerah dan bangsa,” tegas Bupati.

Bupati berharap agar Festival Seni Budaya Balai Berkuak Tingkat Desa Balai Pinang ini bisa dijadikan festival tingkat Kecamatan, yang pelaksanaannya dikolaborasikan dengan Gawai Adat Nyapat Tahun.

“Kedepan juga, Saya juga berharap agar Festival Seni Budaya ini bisa melibatkan Kecamatan Simpang Dua, dengan begitu festivalnya bisa menjadi Festival Seni Budaya Simpang,” pungkasnya.

(A’ang Sanjaya/Red)

Add to cart