Pengambilan Sumpah Pejabat dan Pengangkatan CPNS Jadi PNS Digelar di Pendopo Indramayu

MediaSuaraMabes, Indramayu Pemerintah Kabupaten Indramayu menggelar pengambilan sumpah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, pejabat fungsional, serta pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), bertempat di Ruang Ki Tinggil Pendopo Raden Bagus Arya Wiralodra, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WIB tersebut dihadiri unsur Muspida dan Muspika Kabupaten Indramayu serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Bupati Indramayu Lucky Hakim dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan mutasi, rotasi, dan pengangkatan jabatan didasarkan pada sejumlah regulasi yang berlaku. Di antaranya Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 3 Tahun 2020 tentang Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara dan Permenpan RB Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional.

Selain itu, kegiatan tersebut juga mengacu pada Surat Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 00035/B-BM.02.01/SD/K/2026 tanggal 30 Januari 2026 tentang rekomendasi mutasi dan rotasi jabatan Pimpinan Tinggi Pratama melalui manajemen talenta di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu. Serta rekomendasi pertimbangan teknis BKN Nomor 35643/R-AK.02.03/SD/O/2025 tanggal 28 Desember 2025 dan Nomor 07093/R-AK.02.03/SD/O/2026 tanggal 29 Januari 2026.

Pelaksanaan mutasi dan rotasi juga merujuk pada Peraturan Bupati Indramayu Nomor 15 Tahun 2025 tentang Pola Karier Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Bupati Nomor 16 Tahun 2025 tentang Manajemen Talenta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pelantikan dan pengambilan sumpah terhadap dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, yakni Teguh Budiarso, S.Sos., M.Si yang sebelumnya menjabat Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan. Kemudian Dra. CH. Iin Indrayati yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu.

Selain itu, H. Suwenda Samin, S.Sos., M.Si yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan dilantik menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu.

Pada jabatan fungsional, dr. Ela Laelasari yang sebelumnya menjabat Analis Gizi pada UPT RSUD Indramayu dilantik menjadi Dokter Ahli Pertama pada unit kerja yang sama. Deni Hartono, S.Pd., Gr yang sebelumnya bertugas sebagai Pengadministrasi Perkantoran di UPTD SMPN 2 Sindang diangkat menjadi Guru Ahli Pertama. Sementara Iswadi Idris, S.Pd., Gr yang sebelumnya bertugas sebagai Pengadministrasi Perkantoran di UPTD SDN 2 Lamaran Tarung Kecamatan Cantigi juga diangkat menjadi Guru Ahli Pertama.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan pengangkatan empat CPNS menjadi PNS, yakni Sofwan Dwi Pramono, S.Tr.Tra., Rizki Ramadhani, S.Tr.Tra., Ahmad Lutfi Nugroho, A.Md.Tra., serta Mohamad Zaenuri Husen, A.Md.Tra.

Bupati Lucky Hakim menegaskan bahwa pengangkatan dan rotasi jabatan merupakan bagian dari upaya menciptakan birokrasi yang dinamis, profesional, serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indramayu, Mohammad Zaenal Muttaqin, S.T., M.M, berpesan kepada PNS yang baru dilantik agar mampu menjaga integritas, profesionalitas, serta loyalitas dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.

“Diharapkan PNS yang baru dilantik dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

(Eddysae)

Kurangnya Kesadaran Kebersihan di UPT SMPN 026 Pearung

MediaSuaraMabes, Humbahas – Kondisi fasilitas sanitasi yang kurang bersih. ditemukan di UPT SMP Negeri 026. Pearung, Kabupaten Humbahas, seperti yang terlihat dari dokumentasi gambar yang beredar. Hal ini menjadi sorotan mengingat Dinas Pendidikan Kabupaten Humbahas melalui Kepala Dinas (Kadisdik) Martahan.Panjaitan,SPd. M,M telah meluncurkan gerakan ASBI (Aksi Siap Bersih Indah) yang mengharuskan setiap sekolah melakukan kegiatan kebersihan selama 20 menit tiap hari.

Dari hasil pemantautan dilapangan oleh Kabiro Media Suara Mabes, menemukan bahwa toilet sekolah menunjukkan kondisi yang tidak terawat, kurang memenuhi syarat kesehatan, lantai dan permukaan fasilitas terlihat kotor, terdapat noda serta bau tidak menyenangkan kemungkinan penumpukan kotoran. Kondisi ini mengindikasikan kurangnya kesadaran atau pelaksanaan yang maksimal dari pihak sekolah terkait program kebersihan yang telah ditetapkan.

Program ASBI sendiri bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan sekolah sebagai dari upaya mendukung kesehatan dan kenyamanan belajar mengajar siswa serta tenaga pendidik. Keterlibatan seluruh komponen sekolah diharapkan dapat menjadikan kebersihan sebagai budaya yang terjalin secara rutin.

Alangkah baiknya jika kebersihan di toilet atau di ruangan di terapkan..Kebersihan pangkal kesehatan.
Terlebih lagi fasilitas sekolah kini dalan kondisi rusak,parah pintu ruangan sekolah,jendela kaca pecah akibat kurangnya perhatian dari pihak sekolah,colokan lampu juga dibiarkan rusak. Fasilitas kesehatan yang seharusnya menjadi sarana penting bagi siswa/i dan masyarakat sekitar.

Seperti pantauan awak media 10 Februari 2026 melihat kondisi ruangan toilet jorok serta peralatan gayung, bak mandi beserta lantai toilet bau…apakah pihak sekolah tidak memperhatikan kondisi sekolah..atau hanya duduk diruangan sekolah, seolah olah tidak ada rasa kepedulian dari pihak sekolah untuk membersihkan.

Kepala sekolah UPT SMP 026 Pearung Jupri Situmorang SP,d setiap awak media ingin berkunjung kesekolah tidak pernah berada di sekolah. ketika di hubungi melalui telepon seluler tidak aktif atau no tlpn awak media diduga blokir sehingga awak media kesulitan untuk konfirmasi terhadap sekolah tersebut, ketika di pertanyakan kepada beberap tenaga pendidik jawabnya/informasi tidak jelas plin plan ada yang bilang ke Jakarta dan ada juga yang mengatakan lagi ke kantor Dispen di Dolok sanggul.

(Anton Anggiat purba)

Heboh, Oknum Ninik Mamak Tanpa Kompromi Hancurkan Jembatan Akses SDN 19 di Nagari Pasia Laweh kecamatan Palupuh Kabupaten Agam

MediaSuaraMabes, Agam – Jembatan yang menjadi akses utama menuju Sekolah Dasar Negeri (SDN) 19 Jorong Lurah Dalam, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, secara sepihak dihancurkan oleh oknum Ninik Mamak tanpa melalui musyawarah mufakat atau berkoordinasi bersama masyarakat apalagi dengan pemerintah setempat.

Akibat ulah oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut membuat akses perjalanan anak-anak sekolah terganggu dan sangat membahayakan keselamatan mereka, sekaligus menimbulkan kerugian serta kekhawatiran bagi seluruh warga sekitar.

Masyarakat yang berada di lokasi saat kejadian hanya bisa menyaksikan dengan berdiam diri karena takut dan merasa tidak berani untuk menghalangi tindakan oknum tersebut, ungkap warga

Kami tidak berani menghentikan apalagi berkata kata tindakan oknum tersebut dan hanya pasrah, meskipun kami tahu jembatan tersebut Aset negara, ungkap warga yang menyaksikan

Menurut beberapa saksi mata, proses penghancuran dilakukan dengan menggunakan martil dan hanya menargetkan satu jembatan saja.

Atas ulah oknum tersebut membuat masyarakat heran dan bertanya kenapa tiga jembaran lainnya yang berada di satu kawasan aliran sungai pasca banjir Desember 2026 lalu di Kenagarian Pasia Laweh lainnya yang dilalui banjir tidak dirusak kalau alasannya akan menggenangi rumahnya.

Kondisi ini semakin membuat warga bertanya-tanya mengenai tujuan sebenarnya dari penghancuran yang tidak seharusnya dilakukan.

Salah seorang civitas SDN 19 Jorong Lurah Dalam mengaku sangat cemas dan khawatir melihat kondisi akses sekolah yang terganggu dan tidak mau ikut campur apalagi berpolemik terkait diruntuhkqnnya jembatan.

“Kami sangat mengandalkan jembatan tersebut sebagai jalur utama bagi siswa yang setiap hari harus melalui lokasi ini untuk datang ke sekolah. Dengan kondisi seperti ini, kami khawatir akan ada risiko kecelakaan yang mengancam keselamatan anak-anak kami,berharap segera dibangun kembali” ujarnya dengan nada prihatin.

Ia juga sangat berharap pemerintah maupun masyarakat serta pihak lainnya dapat segera membantu dan mengambil langkah konkret untuk menangani permasalahan ini.

Pengurus Komite SDN 19 Lurah Dalam yang dihubungi tidak bersedia merespon tim, hanya fokus bersama masyarakat dan pihak sekolah menyediakan alternatif akses berupa titian sementara yang dibuat dari batang pinang dan kayu papan seadanya mengingat sudah ada anak murid yang terjatuh dan terpleset.

Meskipun dapat digunakan, titian tersebut tidak memiliki struktur yang kuat dan tidak dirancang untuk digunakan secara terus-menerus oleh banyak orang, terutama anak-anak yang masih dalam usia sekolah.

Kondisi ini membuat perjalanan ke sekolah menjadi lebih sulit dan memakan waktu dari biasanya, apalagi saat debet air besar sangat menghawatirkan.

Kerugian yang ditimbulkan tidak hanya mengenai akses dan keselamatan, tetapi juga berdampak pada aktivitas sehari-hari masyarakat sekitar.

Dengan tidak adanya jembatan yang layak digunakan, mobilitas anak sekolah dan masyarakat menjadi terbatas dan terganggu.

Masyarakat Nagari Pasia Laweh mengajak semua pihak terkait, terutama pemerintah daerah dan instansi berwenang, untuk segera melakukan penyelidikan terkait penghancuran jembatan tersebut serta mencari solusi permanen bagi akses sekolah dan aktivitas masyarakat.

Warga berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan dapat ditemukan klarifikasi mengenai alasan oknum tersebut melakukan tindakan yang meresahkan ini.

Sementara Pihak kecamatan yang dihubungi menyatakan akan melakukan survei dan investigasi mendalam di lapangan atas informasi terkait keresahan warga karena ulah oknum yang main tindakkan sendiri.

Rismawati, Ketua Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) Sumbar menyayangkan sikap dan perilaku dari oknum tersebut dengan merusak aset negara tanpa berkoordinasi dan konsultasi terlebih dahulu, hanya karena banjir akan masuk ke rumah yang bersangkutan.

Rismawati juga meminta kepada aparat hukum untuk menyelidiki dan menindak lanjuti kejadian ini sehingga tidak terjadi hal yang sama di kemudian hari yang mengakibatkan kemananan dan kenyamanan murid sekolah dan masyarakat terganggu.

(FK/TIM)

Polda Papua Barat Gelar Penyambutan Kapolda Baru, Penyerahan Pataka, dan Pelepasan Kapolda Lama

MediaSuaraMabes, ‎Manokwari Papua Barat – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat menggelar parade penyambutan Kapolda Papua Barat yang baru, Brigjen Pol. Alfred Papare, S.I.K., beserta Ketua Bhayangkari Daerah Papua Barat, Ny. Riris Alfred, sekaligus farewell dan pengantar tugas Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., yang selanjutnya mengemban amanah sebagai Kepala Divisi Humas Polri, bersama istri Ny. Astrid Isir. Kegiatan tersebut berlangsung di Mapolda Papua Barat, Jumat (06/02/26).

‎Penyambutan Kapolda Papua Barat yang baru dipimpin langsung oleh Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol. Dr. Sulastiana, M.Si., CRGP., CHCM., CRPP., didampingi para Pejabat Utama (PJU), Kapolres jajaran serta seluruh personel Polda Papua Barat. Prosesi penyambutan ditandai dengan pengalungan tas noken dan injak piring sebagai bentuk penghormatan serta wujud pelestarian kearifan lokal Papua Barat.

‎Sebelum memasuki Mapolda Papua Barat, Brigjen Pol. Alfred Papare, S.I.K., bersama istri menerima jajar hormat dari personil Polda Papua Barat Selanjutnya, Kapolda dan istri berjalan di tengah barisan jajar hormat anggota Polda Papua Barat hingga menuju pintu utama Mapolda.

‎Setibanya di teras utama Mapolda Papua Barat, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., bersama istri menyambut kedatangan Kapolda Papua Barat yang baru dan menyampaikan ucapan selamat.

‎“Selamat datang kembali di Polda Papua Barat sebagai Kapolda,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir sambil bersalaman dengan Brigjen Pol. Alfred Papare, S.I.K., dan Ketua Bhayangkari Daerah Papua Barat.

‎Setelah rangkaian penyambutan, kegiatan dilanjutkan dengan laporan satuan oleh Wakapolda Papua Barat kepada Kapolda Papua Barat yang baru, sebagai bentuk pertanggungjawaban serta penyampaian gambaran situasi dan kondisi satuan di lingkungan Polda Papua Barat.

‎Selanjutnya dilaksanakan Serah Terima Ketua Bhayangkari Daerah Papua Barat dari Ketua Bhayangkari sebelumnya Ny. Astrid Isir kepada Ketua Bhayangkari Daerah Papua Barat yang baru Ny. Riris Alfred.

‎Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Apel Satuan Upacara Penyerahan Pataka “Waaja Keema Nenekapoka”, sebagai simbol penyerahan kepemimpinan dari Kapolda Papua Barat yang lama kepada Kapolda Papua Barat yang baru.

‎Sebagai rangkaian akhir kegiatan, dilaksanakan pelepasan Kapolda Papua Barat yang lama Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., yang diawali dengan pengalungan bunga dan dilanjutkan dengan tradisi Pedang Pora, sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas pengabdian serta dedikasi selama menjabat sebagai Kapolda Papua Barat.

‎Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan dan penerimaan resmi kepada Kapolda Papua Barat yang baru sekaligus menandai dimulainya kepemimpinan baru di lingkungan Polda Papua Barat.

‎“Selain itu, kegiatan ini juga sebagai bentuk apresiasi dan rasa hormat institusi kepada pejabat lama atas pengabdian dan kinerja yang telah ditunjukkan selama menjabat, sebelum selanjutnya mengemban amanah baru sebagai Kepala Divisi Humas Polri,” jelas Kabid Humas. (SPD)

Dialog Interaktif Jaring Aspirasi : Asril, SE (Partai NasDem), Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Disambit Penuh Antusias

MediaSuaraMabes, Bukittinggi – Ratusan warga RW 01 Banto Laweh, Kelurahan Kayu Kubu, Kecamatan Guguk Panjang, menyambut penuh antusias kedatangan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Komisi II Asril, SE Angku Andaleh (Partai NasDem) dengan iringan tabuhan Tambua Tasa pada Kamis (5/2/2026). Sambutan adat istiadat yang kerap menghiasi alek nagari menjadi bukti bahwa agenda reses perseorangan di Dapil Sumbar III bukan sekadar aktivitas politik dalam nuansa formal semata.

Di kawasan bibir Ngarai Sianok yang dikenal rawan, strategis, dan sensitif, acara dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat – mulai dari Ketua DPD NasDem Kota Bukittinggi Zulhamdi Nova Chandra, Pangulu Alam, Bundo Linda Zubir, Camat Guguk Panjang Siti Mariah, lurah setempat, tokoh masyarakat, pemuda, Bundo Kanduang, hingga kader PKK dalam suasana ramai.

“Reses bukan sekadar agenda formal. Selain menjemput aspirasi, ini adalah bentuk kepedulian Pak Asril terhadap masyarakatnya. Setiap usulan akan kami bawa ke parlemen,” tegas Siti Mariah dalam sambutannya.

Zulhamdi Nova Chandra yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Bukittinggi mendorong warga untuk berani bersuara. “Sebagian besar kampung kita berada di bibir Ngarai Sianok. Jangan sungkan sampaikan semua keluhan dan kendala kepada Pak Asril,” ujarnya.

Asril Angku Andaleh mendengar dengan seksama sambil mencatat satu persatu aspirasi yang disampaikan.

“Saya mendapat banyak dukungan di kawasan ini pada pemilihan lalu – itu menjadi kewajiban untuk kembali. Staf khusus telah siap mencatat seluruh data dan masukan. Semua kendala akan saya perjuangkan hingga ke tingkat Gubernur,” janjinya, menegaskan bahwa setiap aspirasi akan ditindaklanjuti selama tidak bertentangan dengan rul dan regulasi serta sesuai kemampuan keuangan daerah.

Permasalahan yang paling mencuat adalah usulan pembangunan turap penahan tebing Ngarai Sianok yang selama ini belum pernah lolos di Musrenbang Kota.

“Kawasan ini sangat berpotensi longsor, namun poin ini selalu terhenti di tingkat kota. Kami sangat berharap bantuan dari pemerintah provinsi,” ujar Ketua LPM Kayu Kubu Jefrey Keulana mewakili masyarakat.

Reses hari itu bertransformasi dari temu wicara menjadi panggung kejujuran – di mana kekhawatiran soal keselamatan lingkungan bertemu dengan janji politik yang ditagih langsung.

Beragam aspirasi masyarakat lainnya mulai dari kebutuhan infrastruktur, perbaikan sistem keuangan, hingga pengembangan sumber daya manusia muncul dalam diskusi terkait pembangunan kawasan sekitar Ngarai Sianok.

Beberapa poin utama lainnya menjadi fokus perhatian, di antaranya usulan penambahan fasilitas toilet (WC), pemasangan CCTV untuk pengawasan lapangan, serta klarifikasi regulasi terkait zona 50 meter di bibir ngarai.

Hal lainnya usulan untuk mengakhiri jebakan dalam bunga tinggi dari rentenir. yang dijawab melalui Koperasi Merah Putih.

Aspira lainnya, dalam bidang pengembangan SDM dan literasi, digagas konsep pembangunan ruang bacaan yang alami sekaligus menjadi tempat penjualan dan fasilitasi miniama (mini pasar) serta pasar buku bekas.

Konsep ini diharapkan tidak hanya meningkatkan minat baca masyarakat, tetapi juga menjadi sarana ekonomi kreatif bagi pelaku usaha lokal.

Tak hanya itu, juga direncanakan pelaksanaan pelatihan ketrampilan yang fokus pada sektor pariwisata, termasuk materi tentang penataan pasar, serta kemampuan publik speaking untuk meningkatkan kapasitas warga dalam menghadapi potensi pertumbuhan industri pariwisata di sekitar Ngarai Sianok.

Masyarakat berharap semua usulan ini diharapkan dapat menjadi bagian dari perencanaan pembangunan yang lebih terintegrasi, menjawab kebutuhan dasar masyarakat sekaligus membuka peluang kemajuan ekonomi dan kesejahteraan.

(FK/Yaman Lbs)

Pangdam XXI/ Radin Inten Resmikan Launching Aplikasi Centurion-21, Lapor Pangdam, Penandatanganan PKS antara Kodam XXI/RI Dengan Perguruan Tinggi, Indonesia Indicator, Dinas Perpustakaan, dan Kearsipan Provinsi Lampung

MediaSuaraMabes, Lampung – Pangdam XXI/ Radin Inten, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si, (Han) meresmikan kegiatan Launching Aplikasi Centurion-21, Lapor Pangdam serta Penandatanganan PKS antara Kodam XXI/RI dengan Perguruan Tinggi, Indonesia Indicator, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung yang bertempat di Emersia Hotel, Jl. Wolter Monginsidi No.70, Pengajaran, Kec. Tlk. Betung Utara, Kota Bandar Lampung, Lampung, pada hari Kamis (29/01/2026).

Adapun pejabat yang hadir dalam kegiatan :
1) Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Bpk. Ahmad Saefuloh S.H., M.H
2) Wakil Gubernur Ir. H.Mian (Vicon)
3) Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, S.E., M.B.A.
4) Irwasda Kombes Pol Yudi Hermawan, S.H., S.I.K., M.H.,
5) Kepala Kejaksaan. Bpk. Suwandi, S.H., M.H.
6) Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Wilson Faisol, S.E., M.M.
7) Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng
8) Rektor Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha
9) Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D
10) Rektor Universitas Bandar Lampung (UBL) Prof. Dr. Ir. M. Yusuf Sulfarano Barusman, M.B.A.
11) Rektor Universitas Muhammadiyah Lampung (UML) Dr. Mardiana, M.Pd.I.
12) Rektor Universitas Malahayati Dr. H. Muhammad Kadafi, S.H., M.H.
13) Direktur Politeknik Negeri Lampung Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si.
14) Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Prof. Dr. KH. Zulkarnain, M.Pd
15) Rektor universitas prof. dr. Hazairin, s.h.Prof. Dr. Rektor
16) Universitas Bengkulu Indra Cahyadinata, S.P., M.Si.
17) Kasdam XXI/RI, Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol
18) Irdam XXI/RI Brigjen TNI Enjang, S.I.P., M.Han.
19) Kapok Sahli Pangdam XXI/RI Brigjen TNI Sriyanto, M.I.R., M.A
20) Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Haryantana, S.H.
21) Danlanal Lampung diwakilkan Pasops Mayor laut Pauzul
22) Paslog Mayor Mar Mochammad Hanif Fathoni M.Tr.Opsla
23) Kadispers  Kapten Adm Heri Basarudin
24) Bupati Lampung Timur, Hj. Ela Siti Nuryamah, M.E., M.AP.
25) PJU Kodam XXI/RI
26) PJU Korem Jajaran Kodam XXI/RI
27) Serta Tamu Undangan.

Adapun Sambutan Gubernur Lampung, yang diwakilkan oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Bpk. Ahmad Saefuloh S.H., M.H menyampaikan, Peluncuran Aplikasi Centurion-21 hari ini
menunjukkan perubahan cara pandang dalam tata kelola wilayah.

Pendekatan yang dikembangkan Kodam XXII/Radin Inten melalui pemanfaatan teknologi digital, drone, dan kecerdasan buatan mencerminkan kesadaran bahwa keputusan strategis perlu ditopang data lapangan yang akurat dan terkini. Dengan sistem seperti ini, pemetaan kondisi wilayah dan potensi gangguan dapat dibaca lebih cepat dan lebih tepat.

Kita sudah melihat bagaimana teknologi ini bahkan bisa membantu memastikan kondisi dan potensi hasil panen melalui analisis citra udara dan kecerdasan buatan. Ini contoh yang sangat baik tentang bagaimana berbagai sektor bisa saling mendukung, temasuk dalam upaya besar kita menjaga ketahanan pangan. Bagi Lampung, ini tentu sangat dekat dengan keseharian kita.

Kita semua tahu, Lampung adalah salah satu lumbung pangan di Sumatera,dan sektor pertanian masih menjadi penopang utama ekonomi daerah. Data BPS menunjukkan bahwa sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan menyumbang sekitar 28,38 persen dari PDRB Lampung pada Triwulan Ill-2025.

Dengan data yang semakin rapi dan mudah dibaca, pemerintah daerah tentu akan sangat terbantu dalam menyusun perencanaan, mulai dari distribusi pangan, menjaga stabilitas harga, sampai merancang perlindungan yang lebih baik untuk para petani.

Di sini kita melihat bahwa teknologi kebijakan, dan kebutuhan masyarakat sebenarnya sedang berjalan ke arah yang sama. Kami juga menyambut baik kerja sama dengan perguruan tinggi, Indonesia Indicator, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung.

Kolaborasi seperti ini selalu memberi harapan, karena dari sinilah biasanya lahir ide-ide segar yang bisa kita terjemahkan menjadi kebijakan yang lebih relevan dan lebih membumi.

Terkait dengan berbagai inisiatif baik yang diluncurkan hari ini, termasuk Centurion-21 dan Lapor Pangdam, kami di Pemerintah Provinsi Lampung pada prinsipnya sangat terbuka apabila ke depan ada ruang untuk saling menghubungkan dan saling memperkuat.

Kami memiliki platfom Lampung, yang memang kami siapkan sebagai etalase berbagai layanan dan informasi publik milik Pemerintah Provinsi Lampung. Kalau nanti dirasa berkenan dan memungkinkan, tentu akan sangat baik apabila sebagian informasi atau layanan yang relevan bisa saling terintegrasi dan dipublikasikan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Semangat yang paling penting dari semua ini adalah semangat berjalan bersama. Tidak harus selalu besar di awal, tidak harus sempurna sejak hari pertama. Yang penting, kita memulai, kita saling membuka ruang, dan kita rawat kerja sama ini langkah demi langkah. Pemerintah Provinsi Lampung siap untuk terus bersinergi, saling berbagi data sesuai kewenangan, dan mendukung pemanfaatan teknologi untuk keamanan wilayah, ketahanan pangan, dan pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Pangdam XXI/ Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si, (Han) menyampaikan, Kodam XXI/Radin Inten memiliki sebuah kerangka besar pembangunan wilayah yang kami namakan Program Panca Radin Inten. Program ini merupakan arah kebijakan untuk memperkuat ketahanan wilayah Provinsi Lampung dan Bengkulu secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Program Panca Radin Inten dibangun di atas lima pilar utama yang saling terhubung dan saling menguatkan, yaitu :

Pertama, Lumbung Radin Inten Digital, sebagai penguatan ketahanan dan kedaulatan pangan berbasis data.

Kedua, Jalan Juang Radin Inten Terhubung, sebagai upaya membuka konektivitas dan mengatasi keterisolasian wilayah.

Ketiga, Generasi Emas Radin Inten Cerdas, sebagai investasi jangka panjang pada kualitas sumber daya manusia.

Keempat, Benteng Lestari Radin Inten Responsif, untuk menjaga kelestarian lingkungan serta kesiapsiagaan bencana.

Kelima, Radin Inten Maju Bersama, sebagai wujud kolaborasi Kodam XXII/Radin Inten dengan Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan daerah.

Kelima pilar ini kami pandang sebagai satu kesatuan kebijakan, bukan program yang berdiri sendiri-sendiri, dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus keberlanjutan pembangunan daerah.

Dalam menghadapi tantangan wilayah yang semakin kompleks, Kodam XXI/Radin Inten memandang bahwa data lapangan yang akurat merupakan fondasi utama pembinaan teritorial. Data yang dibutuhkan bukan sekadar laporan administratif, tetapi data yang bersifat bottom-up, bersumber dari desa, terstandar, dengan format dan variabel yang seragam.

Serta multisektor, mencakup pertanian, peternakan, perikanan, dan sektor lainnya. Atas dasar kebutuhan inilah, Kodam XXII/Radin Inten membangun sebuah sistem yang mampu menghimpun, mengelola, dan memanfaatkan data secara terintegrasi, yaitu Centurion-21.

Peluncuran Centurion-21 hari ini merupakan langkah awal implementasi pilar pertama Panca Radin Inten, yaitu Lumbung Radin Inten Digital.

Dalam kurun waktu 10 Desember 2025 hingga 24 Januari 2026, atau selama 46 hari, sistem ini telah menghimpun 15.598 data survei lapangan, yang berasal dari 3.300 desa atau sekitar 79,61 persen dari total desa di Provinsi Lampung dan Bengkulu.

Data tersebut dihimpun langsung oleh 21 satuan kewilayahan, sehingga mencerminkan kondisi riil wilayah, khususnya pada sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Untuk memastikan akurasi, Centurion-21 juga didukung data visual berbasis drone.

Satuan kewilayahan Kodam XXII/Radin Inten telah dibekali kemampuan pengoperasian drone, sehingga pendataan lapangan tidak hanya berbasis laporan tertulis, tetapi juga didukung bukti visual yang nyata dan terukur.

Berdasarkan temuan awal, data menunjukkan bahwa struktur pangan Lampung dan Bengkulu relatif kuat dan terkonsolidasi. Pada sektor pertanian, padi mendominasi dengan luas sekitar 1,44 juta hektar, disusul kopi, jagung, dan jeruk.

Pada sektor peternakan, produksi didominasi ayam pedaging dengan populasi sekitar 12,7 juta ekor.

Sementara pada sektor perikanan, lele menjadi komoditas utama dengan populasi sekitar 20,77 juta, diikuti nila, udang, dan gurame.

Implikasi strategisnya, struktur komoditas ini memberikan keunggulan komparatif bagi wilayah Lampung dan Bengkulu dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi desa.

Ke depan, dengan dukungan data yang akurat melalui Centurion-21, keunggulan ini diharapkan dapat dikelola secara lebih maksimal melalui perencanaan yang tepat, pengendalian rantai pasok, serta peningkatan produktivitas secara berkelanjutan.

Centurion-21 juga kami rancang sebagai ruang keterbukaan Kodam XXII/Radin Inten kepada masyarakat, melalui integrasi layanan pengaduan masyarakat “Lapor Pangdam XXII/Radin Inten”.

Sebagai Pangdam XXII/Radin Inten, saya menegaskan bahwa Centurion-21 tidak dibangun hanya untuk kepentingan internal TNI, melainkan Sebagai platform kolaboratif yang memberi manfaat bagi Kodam, Forkopimda, dan masyarakat.

Dengan sistem ini, satuan kewilayahan dapat bekerja berbasis data, lebih antisipatif, dan lebih terukur. Forkopimda memperoleh referensi objektif dalam pengambilan kebijakan, dan masyarakat desa tidak lagi hanya menjadi objek laporan, tetapi subjek data pembangunan.

Pada kesempatan ini, Kodam XXII/Radin Inten juga menegaskan Komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, melalui penandatanganan perjanjian kerjasama Tri Dharma perguruan Tinggi dengan 6 Perguruan Tinggi yaitu :
1. Universitas Lampung
2. Institute Teknologi Sumatera
3. Politeknik Negeri Lampung
4. Universitas Bengkulu
5. Universita Islam Negri Fatmawati Soekarno Bengkulu, dan
6. Universitas Prof. DR. Hazairin, S.H.

Kerjasama ini bertujuan mendukung pendidikan, Penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat, dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki masing-masing pihak.

Melalui kerjasama ini pula, Kodam XXI/RI menegaskan bahwa selain melaksanakan tugas pokok pertahanan negara dan menjaga keamanan wilayah, Kodam juga berkomitmen kuat dalam pembinaan teritorial dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, baik prajurit maupun masyarakat.

Saya menyampaikan apresiasi dan terimakasih yang setinggi tingginya kepada seluruh perguruan tinggi yang telah menandatangani PKS ini. Semoga kerjasama ini mampu menhasilkan sesuatu yang lebih besar dan lebih berdampak dibandingkan jika kita kerja sendiri-sendiri

Sebagai penutup, saya mengajak seluruh Forkopimda, Pimpinan Instansi, perguruan tinggi, serta Komandan Satuan kewilayahan untuk menjadikan Centurion-21 sebagai ruang berbagi data dan perspektif, memperkuat sinergi lintas sektor serta menjaga Lampung dan Bengkulu tetap aman, Stabil dan berdaya.

Ketahanan wilayah bukan hasil kerja satu imstituti, tetapi buah dari kepercayaan dan kolaborasi bersama.

Serta Sambutan dari Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng menyampaikan, Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ini merupakan momentum strategis dalam memperkuat sinergitas dan soliditas antara institusi pertahanan negara, perguruan tinggi, serta mitra kerja sama terkait, dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional yang semakin kompleks, mulai dari ketahanan pangan, penguatan sumber daya manusia, hingga pembentukan karakter bela negara, Universitas Lampung memandang bahwa ketahanan pangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ketahanan nasional.

Melalui kerja sama ini, Universitas Lampung siap berkontribusi melalui pengembangan riset pertanian, inovasi teknologi pangan, pendampingan masyarakat, serta optimalisasi pemanfaatan lahan dan sumber daya lokal guna mendukung kemandirian dan keberlanjutan pangan nasional.

Selain itu, kerja sama ini juga memiliki peran penting dalam penguatan nilai-nilai bela negara. Perguruan tinggi bersama TNI memiliki tanggung jawab bersama dalam menanamkan wawasan kebangsaan, nasionalisme, disiplin, serta semangat pengabdian kepada negara, khususnya kepada generasi muda dan sivitas akademika.

Lebih lanjut, pengembangan sumber daya manusia menjadi fokus utama dalam kerja sama ini. Melalui program pendidikan, pelatihan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, Universitas Lampung bersama Pangdam XXI/Radin Inten dan mitra kerja sama terkait berkomitmen untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, serta memiliki daya saing dan loyalitas kebangsaan yang kuat.

“Bapak/Ibu yang berbahagia, Kerja sama ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi akan diwujudkan dalam program-program nyata yang berlandaskan kebersamaan, kekompakan, dan semangat pengabdian. Kami optimis kerja sama ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi kepentingan masyarakat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada kesempatan yang berbahagia ini, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pangdam XXI/Radin Inten beserta seluruh jajaran, serta para mitra kerja sama, atas kepercayaan dan kerja sama yang telah terjalin dengan Universitas Lampung.

Semoga Perjanjian Kerja Sama yang ditandatangani hari ini menjadi fondasi yang kuat bagi kolaborasi yang berkelanjutan dan bermakna. Akhir kata, marilah kita jadikan kerja sama ini sebagai bentuk nyata pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara, dengan semangat bersama rakyat TNI kuat, bersama mitra bangsa berdaulat,” Tutupnya.

Kegiatan Launching Aplikasi Centurion-21, Lapor Pangdam serta Penandatanganan PKS antara Kodam XXI/RI dengan Perguruan Tinggi, Indonesia Indicator, dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung merupakan langkah strategis Kodam XXI/RI dalam memperkuat sinergitas dengan unsur pemerintah daerah, akademisi, serta lembaga terkait, khususnya dalam mendukung percepatan transformasi digital, keterbukaan informasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Aplikasi Centurion-21 dan Lapor Pangdam dinilai dapat menjadi sarana efektif dalam menampung aspirasi masyarakat sekaligus sebagai media deteksi dini terhadap potensi permasalahan di wilayah, sehingga membantu pimpinan dalam pengambilan keputusan yang cepat dan tepat.

Redaksi : Busrial

Isra’ Mi’raj Perintahkan Sholat, Apa Hikmahnya?

MediaSuaraMabes, Malang – Divisi Infanteri 2 Kostrad menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Sabilul Huda. Acara penuh khidmat ini dihadiri Panglima Divif 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., bersama keluarga besar prajurit dan persit. Singosari (28 Januari 2026)

Momentum Isra’ Mi’raj dijadikan sarana pembinaan rohani untuk memperkuat iman, takwa, serta meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam tugas pengabdian kepada bangsa.

Mengangkat tema “Isra Mi’raj dengan Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah SAW membentuk Prajurit yang Prima Guna Menuju Indonesia Maju”, kegiatan ini diisi tausiyah oleh Dr. H. Zainur Rozikin, M.M., M.Pd. Dosen Unmer yang akrab disapa Pak Zain. Beliau menekankan bahwa sholat adalah hadiah terbesar dari peristiwa Isra’ Mi’raj, sekaligus kunci kebahagiaan dunia dan akhirat.

“Sholat berjamaah membawa banyak hikmah antara lain : dilimpahkan rezeki, dijauhkan dari siksa kubur, menerima catatan amal dengan tangan kanan, dimudahkan melewati jembatan sirotulmustakim dan dimasukkan ke surga Allah SWT tanpa dihisab” jelas pak Zain

Sholat bukan hanya kewajiban, tetapi juga cahaya yang menuntun hidup seorang muslim. Dengan sholat, hati menjadi tenang, jiwa menjadi kuat, dan langkah hidup selalu berada dalam ridha Allah. Prajurit yang menjaga sholatnya akan memiliki kekuatan lahir dan batin, sehingga mampu mengabdi dengan penuh keikhlasan dan keberanian.

Melalui peringatan ini, diharapkan seluruh prajurit dan keluarga besar Divif 2 Kostrad semakin kokoh dalam keimanan, disiplin dalam ibadah, serta mampu mengimplementasikan nilai keteladanan Rasulullah SAW. Dengan semangat spiritual yang terjaga, prajurit diharapkan menjadi pribadi yang profesional, berakhlak mulia, dan siap mendukung terwujudnya Indonesia yang maju dan bermartabat.

(Wajidi Adiansyah)

Natal Nasional Ormas Pemuda Batak Bersatu Digelar di Bekasi, Tegaskan Peran Keluarga dalam Iman

MediaSuaraMabes, Bekasi Jawa Barat — Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Batak Bersatu (PBB) menggelar Acara Natal Nasional pada Minggu, 25 Januari 2026, bertempat di Gedung Graha Tiara, Jalan Inspeksi Kalimalang, RT 001/RW 001, Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Perayaan Natal Nasional PBB tahun ini mengangkat tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” yang diambil dari Alkitab Matius 1:21–24. Tema tersebut menegaskan pentingnya peran iman dan kehadiran Tuhan dalam membangun keluarga yang kuat, rukun, dan penuh kasih.

Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Ormas Pemuda Batak Bersatu, Bapak Lambok Firnando Sihombing, S.Pd, beserta jajaran Pengurus Pusat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PBB. Turut hadir rekan-rekan juang PBB dari berbagai tingkatan kepengurusan, mulai dari DPD, DPC, PAC hingga Ranting dari sejumlah daerah di Indonesia, termasuk kehadiran rekan-rekan juang dari DPD Provinsi Banten.

Suasana perayaan Natal berlangsung khidmat namun meriah. Acara semakin semarak dengan penampilan Taruna dan Taruni Marching Band dari Akademi Maritim Cirebon (AMC) yang memberikan hiburan sekaligus nuansa nasionalisme dalam perayaan tersebut.

Ibadah Natal diisi dengan khotbah oleh Penasehat DPP PBB, Pendeta Dr. Freddy Siagian, M.Th. Dalam khotbahnya, ia menyampaikan pesan agar kehadiran Tuhan dalam perayaan Natal ini membawa kasih, pemulihan, dan damai sejahtera bagi seluruh keluarga besar Pemuda Batak Bersatu.

“Biarlah kehadiran-Nya menjadikan keluarga besar Pemuda Batak Bersatu mengalami kasih pemulihan dan damai sejahtera, sehingga mampu menjadi berkat di tengah masyarakat,” ujar Pendeta Freddy Siagian dalam khotbahnya.

Melalui perayaan Natal Nasional ini, Ormas Pemuda Batak Bersatu menegaskan komitmennya untuk terus mempererat persaudaraan, memperkuat nilai-nilai keimanan, serta menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman, baik di internal organisasi maupun dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Jurnalis Media Suara Mabes Kota Tangerang: Saud.M.Marbun.

Satgas Gulbencal Kodam I/BB Pulihkan SDN 101305 Bandar Tarutung, Siswa Kembali Bersekolah

MediaSuaraMabes, Tapanuli Selatan – Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan melakukan pembersihan SD Negeri (SDN) No 101305 di Desa Bandar Tarutung, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, sebagai bagian dari upaya pemulihan sarana pendidikan pascabencana, Selasa (27/1/2026).

Kegiatan pembersihan dilaksanakan oleh Babinsa Koramil 19/Siais Kodim 0212/Tapanuli Selatan bersama personel Yon TP 901/Simalungun. Personel TNI membersihkan ruang-ruang kelas, lingkungan sekolah, serta fasilitas penunjang lainnya dari sisa material dampak bencana. Selain itu, dilakukan pengecatan dinding bangunan sekolah guna menciptakan lingkungan belajar yang bersih dan nyaman.

Upaya tersebut membuahkan hasil dengan kembalinya fungsi sekolah secara normal. SDN No 101305 kini sudah dapat digunakan kembali dan para siswa telah kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar dalam kondisi lingkungan sekolah yang lebih aman dan layak.

Salah seorang guru SDN No 101305 mengapresiasi bantuan TNI dalam pemulihan sekolah pascabencana. Ia menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Kepala Staf Angkatan Darat, serta jajaran TNI yang telah membantu membersihkan dan memulihkan sekolah, sehingga para siswa dapat kembali bersekolah dan belajar dengan nyaman.

Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap mengatakan, pemulihan fasilitas pendidikan menjadi salah satu prioritas Satgas Gulbencal dalam penanganan pascabencana. “TNI akan terus hadir membantu masyarakat, termasuk memastikan sekolah dan fasilitas umum lainnya dapat segera difungsikan kembali agar aktivitas warga, khususnya pendidikan, berjalan normal,” katanya.

Sumber: Pendam I/BB
(Tomi J. Purba)

Polisi Sahabat Anak, Sat Binmas Polres Metro Jakut Edukasi 60 Murid TK Mitra Penabur Kelapa Gading

MediaSuaraMabes, Jakarta Utara — Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Metro Jakarta Utara melaksanakan kegiatan Polisi Sahabat Anak (Polsanak) di TK Mitra Penabur, Kelapa Gading, Jakarta, pada Rabu, 28 Januari 2026 mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini diikuti 60 murid.

Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Binmas memberikan edukasi dasar kepada anak-anak mengenai pengenalan rambu-rambu lalu lintas melalui metode interaktif yang disesuaikan dengan usia peserta didik. Suasana pembelajaran dibuat menyenangkan dengan sesi bermain, bernyanyi, dan belajar bersama, sehingga materi mudah dipahami.

Selain menyasar anak-anak, pihak kepolisian juga menyampaikan pesan keselamatan kepada para guru. Sat Binmas mengimbau agar pihak sekolah meneruskan kepada orang tua murid untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya terkait pencegahan penculikan dan pelecehan seksual, serta menanamkan kebiasaan tertib berlalu lintas dalam aktivitas sehari-hari.

Sebagai bentuk apresiasi, personel kepolisian juga membagikan hadiah kepada para siswa. Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama antara siswa, guru, dan petugas kepolisian.

Hingga kegiatan berakhir, seluruh rangkaian acara dilaporkan berjalan lancar, aman, dan kondusif.

Kristiyanto
Kabiro Jakarta Utara

Add to cart