Ketua PWI Bekasi Raya Tegas: Tatang Bukan Anggota PWI

MediaSuaraMabes, Kota Bekasi – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya, Ade Muksin, S.H, memberikan penegasan sekaligus klarifikasi atas pemberitaan sejumlah media online yang menyebutkan bahwa seorang oknum wartawan berinisial Tatang yang diduga terlibat dalam peredaran obat keras ilegal adalah bagian dari PWI Bekasi Raya.

Menurut Ade Muksin, informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan. Ia memastikan bahwa nama Tatang tidak tercatat dalam keanggotaan resmi PWI Bekasi Raya, baik sebagai anggota biasa maupun anggota muda.

“Saya tegaskan, saudara Tatang bukan anggota PWI Bekasi Raya. Setelah kami lakukan pengecekan dalam database resmi organisasi, namanya tidak pernah terdaftar sebagai anggota,” ujar Ade Muksin dalam keterangannya, Minggu (21/9/2025).

Ade menambahkan, PWI Bekasi Raya adalah organisasi profesi wartawan yang sah dan selalu menjunjung tinggi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 serta Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Karena itu, pihaknya menolak keras setiap upaya mengaitkan nama baik organisasi dengan dugaan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh pihak luar.

“Kami menghormati aparat penegak hukum (APH) untuk menindak tegas siapa pun yang terbukti melanggar hukum. Namun, jangan sampai marwah PWI dan profesi wartawan tercoreng oleh klaim yang tidak sesuai fakta,” tegasnya.

Ade juga meminta media yang sudah memuat berita tersebut untuk segera memberikan hak jawab secara proporsional sesuai dengan ketentuan Pasal 5 ayat (2) UU Pers.

“Pers wajib melayani hak jawab. Kami minta agar klarifikasi ini dipublikasikan, demi menjaga akurasi pemberitaan dan menghindari kesalahpahaman publik,” katanya.

Menindaklanjuti klarifikasi tersebut, redaksi media yang sebelumnya menayangkan berita terkait dengan ini menyampaikan permohonan maaf kepada PWI Bekasi Raya atas kekeliruan penyebutan keanggotaan saudara Tatang. Redaksi berkomitmen untuk melakukan perbaikan pemberitaan dan menjadikan kasus ini sebagai pelajaran agar lebih cermat dalam melakukan verifikasi informasi.

Di akhir pernyataannya, Ketua PWI Bekasi Raya mengimbau agar setiap media lebih berhati-hati dalam melakukan verifikasi sebelum mengaitkan nama organisasi profesi ke dalam pemberitaan. (Red)

MSM Resmikan Biro Jakarta Pusat, Gelar Syukuran Bersama

MediaSuaraMabes, Jakarta Pusat – Resmi dibuka Biro Jakarta Pusat sebagai langkah memperkuat jaringan pemberitaan dan pelayanan informasi di wilayah ibu kota. Peresmian tersebut ditandai dengan acara syukuran yang digelar pada Jumat, 19 September 2025.

Acara berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai, bertempat di Apartemen Amethys, Jl. Rajawali Selatan 2 No.1B, Kemayoran, Jakarta Pusat (Mie Ayam Ocut).

Kepala Biro Jakarta Pusat MSM, Siska Fardiah, menyampaikan bahwa pembukaan biro ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi antarjurnalis serta memperkuat koordinasi redaksi.

“Dengan diresmikannya Biro Jakarta Pusat, kami berharap kehadiran MSM semakin memberikan kontribusi positif dalam penyebaran informasi yang akurat dan berimbang,” ujar Siska.

Acara syukuran dihadiri oleh Pimpinan Umum MSM Suratno, Redaktur Suwoto, Kabiro Jakarta Barat Mauludin Akbar, Kabiro Jakarta Utara Kristiyanto, serta para jurnalis pusat.

Pembukaan dimulai dengan doa bersama, dilanjutkan dengan potong tumpeng yang diserahkan Kepala Biro Siska Fardiah kepada Pimpinan Umum. Acara ditutup dengan ramah tamah dan karaoke bersama, menciptakan suasana akrab dan penuh kebersamaan.

MSM mengundang seluruh anggota dan jurnalis untuk terus mendukung operasional biro baru ini, demi mewujudkan semangat kebersamaan dan profesionalisme dalam tugas jurnalistik.

Red. Siska Fardiah/ Erifin indra. Kabiro/ wakabiro jakpus

Penggerebekan Toko Tramadol di Tarumajaya Gagal, Diduga Bocor Sebelum Aksi

MediaSuaraMabes, Bekasi – Upaya Ketua Kadus 04 bapak Isom bersama warga Kampung Lagoa, Desa Setiamulya, Kecamatan Tarumajaya untuk menggerebek sebuah toko yang diduga menjual obat-obatan terlarang jenis Tramadol berakhir gagal, Sabtu (20/9/2025).

Penggerebekan yang dilakukan di Jalan Tarumajaya itu sebenarnya sudah direncanakan dengan matang dan didampingi aparat kepolisian Polsek Tarumajaya Babinkamtibmas Aipda Arif Pramono serta Babinsa Koramil 02 Tarumajaya. Sertu Parmadi Namun, saat tiba di lokasi, toko yang menjadi target sudah dalam keadaan tutup dan tergembok. Diduga kuat informasi penggerebekan bocor lebih dahulu, sehingga pemilik berhasil melarikan diri dan mengamankan barang dagangannya.

Ketua Kadus 04 bapak Isom menyayangkan gagalnya penggerebekan ini. Menurutnya, masyarakat sudah lama resah dengan aktivitas toko tersebut.

“Warga kecewa karena penggerebekan bocor. Kami berharap aparat lebih serius menindaklanjuti agar peredaran obat berbahaya di lingkungan kami bisa benar-benar dihentikan,” tegasnya.

Sementara itu, pihak kepolisian bersama Babinsa menyatakan akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku serta memastikan adanya tindakan tegas sesuai hukum. Aparat juga meminta masyarakat tetap waspada dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan terkait peredaran obat-obatan terlarang.

Ketua RW 02 bapak Muhtar dan Warga Kelurahan Marga Mulya Grebek Toko Obat Terlarang di Jalan H. Tobroni

MediaSuaraMabes, Bekasi – Aksi tegas dilakukan Ketua RW 02 bapak Muhtar beserta warga Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara dengan menggerebek sebuah toko yang diduga menjual obat-obatan terlarang jenis Tramadol, Sabtu (20/9/2025).

Penggerebekan tersebut dilakukan setelah adanya laporan keresahan warga terkait aktivitas toko yang berlokasi di Jalan H. Tobroni. Warga menduga toko tersebut kerap menjual obat terlarang yang dapat merusak generasi muda.

Dalam aksi tersebut, warga tidak bergerak sendiri. Ketua RW 02 bapak Muhtar bersama tokoh masyarakat setempat berkoordinasi dengan aparat kepolisian dari Polsek Bekasi Utara untuk mendampingi jalannya penggerebekan.

Sejumlah barang bukti diduga Tramadol berhasil diamankan dari lokasi. Aparat kepolisian langsung melakukan pemeriksaan terhadap pemilik toko untuk ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.

Ketua RW 02 bapak Muhtar menyampaikan bahwa tindakan ini dilakukan demi menjaga lingkungan tetap aman dan bebas dari peredaran obat-obatan terlarang.

“Warga sudah lama resah, dan hari ini kami bertindak bersama aparat. Kami berharap pihak kepolisian menindak tegas agar tidak ada lagi toko serupa di wilayah kami,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Polsek Bekasi Utara membenarkan adanya penggerebekan dan akan memproses kasus ini lebih lanjut. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam melaporkan segala bentuk peredaran narkoba maupun obat-obatan berbahaya.

Dendang Bersholawat Bersama KH Muhammad Jazari

MediaSuaraMabes, Belitung Timur Desa Dendang – Pengajian Akbar dalam rangka Memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw tahun 2025 Masehi / 1447 Hijriyah bersama K H Muhammad Jazari di Mushollah Al Mubarok Dusun jaya Bakti Desa Dendang Kecamatan Dendang Kabupaten Belitung Timur Sabtu 20 September 2025 .

Acara di Awali kata Sambutan Oleh Pihak tuan rumah jam 17 .30 wib , Oleh Bapak Ropik Mubarok dari BPD Desa Dendang.

Selanjutnya pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an di teruskan pidato sambutan dari pemerintah Daerah kabupaten Belitung Timur yang pada Kesempatan ini di hadiri Oleh wakil Bupati Belitung Timur Khairil Anwar.

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw Merupakan Momentum bagi kita semua untuk Meneladani Akhlak mulia Rasullullah Muhammad Saw dan Memperkuat nilai nilai keagamaan Sebagai pondasi Untuk Membagun Daerah yang lebih baik ,” pesan wakil Bupati Belitung Timur Khairil Anwar dalam pidato Sambutannya .

Selanjutnya acara Zikir , Solawat,Do’a dan Dakwah di pimpin Oleh K H Muhammad Jazari dari kulon Progo jawa Tengah.

“Kita harus Cinta Indonesia, Kemaren tangal 28 Agustus 2025 Kehidupan Berbangsa dan BerNegara Kita Mendapat suatu Ujian dari Allah SWT. Demostrasi Mewarnai Demokrasi Indonesia Sempat Ribut dan Ricu yang di lakukan Oleh oknum Demostran dengan Rasa emosi yang tidak terkendali, karena emosi oknum Demostran yang tidak terkendali pada akhirnya semua Menyesal di Belakang harinya, Dengan acara Maulid Nabi Muhammad Saw, Mari Kita Bermussaba diri, lewat zikir Solawat Do’a kita berMunjat kepada Allah untuk di berikan Rahmat kebahagian hidup Dunia dan Akhirat, Perbaiki Akhlak, laksanakan Sholat lima waktu, perbanyak Zikir, Solawat kepada Rasulullah Muhammad Saw, Dengan bayak bersolawat berarti kita umat Islam yang cinta kepada Rasulullah Muhammad Saw, Siapa yang banyak bersolawat kepada Rasulullah Muhammad Saw, Nanti di Akhiratnya orang tersebut termasuk orang-orang yang dekat dengan Rasulullah Muhammad Saw,” Demikian kutipan Dakwah yang di Sampaikan oleh Bapak KH Muhammad Jazari pada Kesempatan Zikir, Solawat, Do’a dan Dakwah Islam di Mushola Al Mubarok Dusun jaya Bakti Desa Dendang.

Hadir dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1447 H / 2025, ibu Camat Dendang Susiawati S.IP. komisi IV DPRD Propensi Bangka Belitung ibu Maisinun. Wakil Bupati Belitung Timur Khairil Anwar, Kapolsek Dendang Iptu Diki Zulkarnain S.H, kepala Depang Dendang, Tokoh Tokoh Agama, Tokoh Tokoh pemuka Adat, Tokoh-tokoh masyarakat Serta tamu tamu undang dari penjuru pelosok Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur.

Pengamanan Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di Musholla Al-Mubarok Sebagai garda terdepan di lakukan oleh Banser PBNU wilayah Dendang, Anggota Linmas, Satgas Desa Dendang, Serta dari Anggota petugas Polsek kecamatan Dendang.

( Saipul)

Kemenko Polkam Gelar Seminar Literasi Digital Untuk Jawa Barat Tangguh: Menangkal Ujaran Kebencian, Disinformasi, Dan Hoaks Dalam Fenomena “Echo Chamber & Post-Truth”

MediaSuaraMabes, Bandung – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) melalui Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi menyelenggarakan Seminar Literasi Digital Untuk Jawa Barat Tangguh: Menangkal Ujaran Kebencian, Disinformasi, Dan Hoaks Dalam Fenomena “Echo Chamber & Post-Truth”. Acara ini dipimpin oleh Marsma TNI, Arifien Sjahrir, Plt. Asisten Deputi Koordinasi Media Komunikasi dan Informasi (11/9/2025).

Seminar ini bertujuan untuk memperkuat literasi digital melalui pemahaman echo chamber, fenomena post-truth, dan implikasi UU ITE; menyelaraskan kebijakan antar lembaga dan akademisi; merumuskan rekomendasi strategis menangkal disinformasi; mendorong kolaborasi multipihak membangun ekosistem media yang sehat; serta meningkatkan kapasitas kelembagaan dan komunitas dalam edukasi digital berkelanjutan.

Dalam sambutan Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Deputi,Marsda TNI Eko D. Indarto, yang disampaikan oleh Plt. Asisten Deputi Koordinasi Media Komunikasi dan Informasi menegaskan bahwa literasi digital tidak hanya mencakup kemampuan teknis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, memahami etika bermedia, menjaga keamanan digital, dan membangun kesadaran kolektif untuk menciptakan ekosistem informasi yang sehat.

“Perkembangan teknologi informasi telah merevolusi cara masyarakat mengakses dan menyebarkan informasi, membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas serta memperkuat prinsip demokrasi. Namun, era post-truth menghadirkan tantangan serius ketika opini dan emosi kerap mengalahkan fakta. Fenomena echo chamber atau ruang gema memperburuk keadaan dengan menciptakan lingkaran tertutup di dunia digital, yang memicu polarisasi, memperkuat hoaks dan ujaran kebencian, serta mengancam kohesi sosial bangsa.”, ujarnya.

Ia menekankan bahwa penyelenggaraan seminar ini sejalan dengan visi Presiden dan Kemenko Polkam dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional. Literasi digital yang kokoh diyakini mampu melahirkan masyarakat yang cerdas, kritis, dan berintegritas, tidak mudah terprovokasi oleh informasi menyesatkan, serta mampu berdialog secara dewasa di tengah dinamika global era post-truth.

Para narasumber turut menyoroti beragam tantangan dalam membangun komunikasi publik yang efektif di era digital, termasuk mekanisme echo chamber, strategi peningkatan literasi digital secara nasional, serta pentingnya penegakan UU ITE yang tepat guna membedakan antara kritik, disinformasi, dan ujaran kebencian. Mereka juga menekankan perlunya sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan akademisi untuk menghadapi ancaman kejahatan siber.

Dalam sesi diskusi, peserta mendorong kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, akademisi, media, dan masyarakat sipil guna memerangi hoaks serta disinformasi. Mereka juga menekankan urgensi langkah konkret pemerintah untuk meningkatkan literasi digital, terutama dalam meredam isu SARA dan politik identitas di media sosial, melalui regulasi yang adaptif namun tetap menjamin ruang demokrasi digital.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Kemenko Polkam dalam memperkuat kolaborasi lintas sektoral secara berkelanjutan. Sinergi ini melibatkan pemerintah sebagai perumus kebijakan, aparat hukum sebagai penjaga kepastian hukum, akademisi sebagai penyumbang gagasan ilmiah, media sebagai pengelola arus informasi, komunitas sebagai penggerak di tingkat akar rumput, serta sektor swasta sebagai penyedia teknologi, demi memperkuat ekosistem literasi digital Indonesia.

Seminar dihadiri oleh Gubernur Provinsi Jawa Barat yang diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jawa Barat Adi Komar, S.STP., M.Tr.Ap, dan menghadirkan narasumber utama, yaitu Bambang Tri Santoso – Ketua Tim Literasi Digital Segmen Pemerintahan, Kemenkomdigi, Dr. Sugeng Purnomo, S.H., M.Hum., Jaksa Ahli Utama pada JAM Datun, Kejaksaan RI; Profesor Dr. Dadang Rahmat Hidayat, S.Sos., S.H., M.Si. Guru Besar Universitas Padjajaran; dan ⁠Nisa Felicia Ph.D, Direktur Eksekutif Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan. Hadir juga sebagai peserta perwakilan unsur Instansi di lingkungan Provinsi Jawa Barat, Dekan dari perguruan tinggi di Jawa Barat, Perwakilan TNI-Polri di Jawa Barat, Perwakilan Kejati dan Kejari di Provinsi Jawa Barat , Komunitas literasi Kota Bandung, dan Civitas Akademika di lingkungan Jawa Barat.

“Jumat Curhat” Bersama Komunitas Ojol di Halaman Mako Polsek Jakarta Utara

MediaSuaraMabes, Jakarta Utara – Kapolres Metro Jakarta Utara dan Polsek Kelapa Gading adakan “Jum’at Curhat” dengan komunitas Ojol di halaman Mako Polsek Kelapa Gading Jakarta Utara 19/09/2025.

Giat dihadiri oleh :
– Kapolres Metro Jakarta Utara KOMBES POL ERICK FRENDRIZ, S.I.K., M.Si.
– Wakapolres Metro Jakut AKBP JAMES H. HUTAJULU. S.I.K., S.H., M.H., M.IK.
– Kasat Intelkam Polres Metro Jakut KOMPOL TIMUR TRI PRASETYO, S.E
– Kasi Propam Polres Metro Jakut KOMPOL I GEDE NGURAH SUKERATHA, SH
– Kabag SDM AKBP AMIN MUHARJO, M.AP
– Kasat Binmas Resju KOMPOL JOKO SUTRIONO, SH, MM
– PS. Kabag Log Polres Metro Jakut KOMPOL H. KHOIRI.,SH, MH
– Wakasat Binmas polres metro jakut KOMPOL WIDODO S.Sos.
– Kasi Dokes Polres Metro Jakut dr. FRINDA THERESIA BARUS, M.A.R.S

Acara jumat curhat juga dihadiri dari TNI : – Pjs Danramil 06/Kelapa Gading KAPTEN INF NONO SANYOTO dan Masyarakat : – Tokoh Masyarakat Drg. OBENG, – Influencer Sdri. ISYE FITRI, – Ketua Ojol Kelapa Gading Sdr. ROSID

Rangkaian Acara kegiatan diisi pemeriksaan gigi oleh Tim Drg. Obeng dan pemeriksaan kesehatan oleh Dokes Polres Metro Jakarta Utara pimp. Kasi Dokes Polres Metro Jakut dr. FRINDA THERESIA BARUS, M.A.R.S

Dilanjutkan dengan Makan Siang Gratis (Mie Ayam) serta Bakti sosial pemberian paket sembako sebanyak 150 paket yang berisi : – Beras @5 Kg, – Paket kesehatan Gigi (Sikat gigi, Odol, kumur gigi Anti bakteri dan Tumbler), – Es Krim Wals.

Kapolres Metro Jakarta Utara dalam sambutannya menyampaikan bahwa bersinergi dan menghormati komunitas ojol, mari kita saling mendekat dan menjaga Jakarta Utara khususnya Kelapa Gading.

Turut memberikan sambutan Drg. OBENG menyampaikan, bahwa kami menyediakan 2 unit mobil pemeriksaan gigi, bagi yang memiliki gigi bolong ataupun pembersihan karang gigi gratis, mari kita sama-sama menjaga wilayah Kelapa Gading.

Acara selesai pada pukul 15.00 Wib kegiatan selesai, situasi aman dan kondusif.

KRISTIYANTO
KABIRO JAKARTA UTARA

Peninjauan Lansung ke Lokasi Perkebunan Kelapa Sawit Milik PT.INCASI RAYA GRUP Oleh Ketua Umum Organisasi Masyarakat Inderapura Bersatu (Ormas IB)

MediaSuaraMabes, Pesisir Selatan Sumbar – Ketua Umum Organisasi Masyarakat Inderapura Bersatu (Ormas IB), Lucki Andrisko bersama rombongan melakukan peninjauan langsung ke lokasi perkebunan kelapa sawit milik PT. Incasi Raya Grup yang berada di Muaro Sakai, Nagari Muaro sakai Inderapura, Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan, Sabtu (20/9/2025). Juga didampingi pihak Kapolsek Pancung Soal.

Peninjauan tersebut dilakukan karena pihak Incasi Raya ditemukan melakukan aktivitas penanaman bibit kelapa sawit baru oleh pihak perusahaan. Dalam inspeksi di lapangan, tim Ormas IB menemukan bahwa PT. Incasi Raya tengah melakukan penanaman baru dengan sistim repleting. Kalau yang dilakukan Incasi sekarang sudah mwnyalahi aturan. Ini sudah mengibuli masyarakat atau kasarnya sudah mencuri-curi, ini sudah tidak elok lagi, ‘ujar Lucky panggilan akrabnya.

Lucki Andrisko menegaskan bahwa segala bentuk kegiatan yang menyangkut tanah ulayat harus mendapatkan persetujuan dan sepengetahuan KAN, selaku lembaga adat yang memiliki wewenang dalam mengelola, mengawasi, dan memutuskan pemanfaatan tanah adat demi kesejahteraan masyarakat.

“Kami minta perusahaan segera menghentikan aktivitas penanaman bibit sawit baru ini sampai ada keputusan dan persetujuan resmi dari KAN Inderapura. Tanah ini bukan tanah kosong, ini tanah ulayat yang diatur adat,” tegas Lucki saat berdialog dengan pihak perusahaan.

Diketahui, luas lahan perkebunan kelapa sawit milik PT. Incasi Raya Grup di wilayah adat Inderapura mencapai lebih dari 17.000 hektare. Namun, sejak mulai beroperasi di wilayah tersebut pada tahun 1997, hingga kini perusahaan belum memenuhi kewajibannya untuk menyediakan kebun plasma bagi masyarakat setempat.

Menurut Ormas IB, masyarakat adat berhak atas plasma sebesar 20 persen dari luas kebun inti, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Apalagi, masa berlaku Hak Guna Usaha (HGU) PT. Incasi Raya akan habis pada tahun 2029, dan masyarakat menyatakan tidak akan memberikan perpanjangan apabila hak mereka tidak dipenuhi.

“Warga tidak akan tinggal diam. Jika hingga 2029 hak plasma ini tidak direalisasikan, maka tidak ada perpanjangan HGU. Kami akan perjuangkan hak masyarakat adat sampai tuntas,” lanjut Lucki.

Menanggapi temuan dan aspirasi masyarakat yang disampaikan oleh Ormas IB, pihak PT. Incasi Raya berjanji akan segera menggelar pertemuan internal dengan jajaran direksi dan pengambil kebijakan perusahaan. Mereka menyatakan akan membuka ruang dialog lebih lanjut dengan lembaga adat dan masyarakat.

Kegiatan peninjauan ini mendapat perhatian luas dari warga setempat yang mendukung penuh langkah Ormas IB dalam mengawal hak-hak masyarakat adat. Mereka berharap, perusahaan lebih terbuka dan menghormati keberadaan struktur adat serta memperhatikan kesejahteraan warga di sekitar wilayah operasionalnya.

(Apriadi)

Batang Tuaka Berdarah Hijau: Mafia Kayu Renggut Hutan, Negara Merugi Ratusan Miliar

MediaSuaraMabes, Kab. Indragiri Hilir – Selama lebih dari lima belas tahun, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir, seolah menjadi panggung gelap bagi mafia kayu. Ribuan gelondongan terus mengalir tanpa kendali, menguap begitu saja dari hutan-hutan rakyat. Tak hanya merampas sumber daya alam, praktik ini menorehkan luka besar berupa kerugian negara yang ditaksir mencapai Rp90 hingga Rp135 miliar dalam kurun waktu satu setengah dekade, belum termasuk kerusakan ekologis yang tak ternilai.

Di kawasan Parit Lanjer, tepatnya di belakang SDN 020, pernah terungkap kasus mencengangkan: 3.000 gelondongan kayu dibiarkan menumpuk tanpa proses hukum yang jelas. Bila dihitung dengan harga pasar Rp2–3 juta per batang, nilai kayu tersebut mencapai Rp6–9 miliar hanya dalam satu kejadian. Dan bila praktik semacam ini berlangsung setiap tahun, maka negara dipaksa menanggung kehilangan yang sangat besar.

Perhitungan kasar menunjukkan, jika transaksi ilegal itu terjadi rutin selama 15 tahun, nilai pasar kayu yang hilang berkisar Rp90–135 miliar. Dari sisi penerimaan negara, potensi pendapatan dari pajak, PNBP, maupun pungutan lain yang seharusnya masuk kas negara lenyap antara Rp9–27 miliar. Angka ini menggambarkan bagaimana mafia kayu bukan sekadar pelanggar hukum, melainkan perampok pendapatan negara.

Lebih mengerikan lagi, kerugian tersebut belum memasukkan biaya ekologis. Setiap batang pohon yang ditebang secara ilegal berarti hilangnya penyangga air, penyimpan karbon, dan rumah bagi keanekaragaman hayati. Dampaknya bukan hanya menimpa Batang Tuaka, tetapi juga masyarakat luas melalui banjir, tanah longsor, dan perubahan iklim.

Dari aspek hukum, praktik ini jelas melanggar Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, yang telah diperbarui dalam Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020. Pasal-pasalnya dengan tegas menyebutkan bahwa pengambilan, pengangkutan, hingga penjualan hasil hutan tanpa izin sah merupakan tindak pidana yang dapat dijatuhi sanksi berat, baik pidana penjara maupun denda.

Selain itu, Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan juga masih berlaku dan memperkuat kewajiban negara dalam melindungi hutan dari perusakan. Dengan dasar hukum yang jelas, tidak ada alasan bagi aparat penegak hukum untuk menutup mata atau membiarkan mafia kayu terus beroperasi. Setiap kelalaian sama saja dengan pengkhianatan terhadap amanat undang-undang.

Masyarakat Batang Tuaka sudah terlalu lama menjadi saksi bisu dari kejahatan lingkungan yang terus merajalela. Sementara itu, suara-suara kritis kerap dibungkam, dan proses hukum berjalan lamban. Situasi ini melahirkan pertanyaan besar: siapa sesungguhnya yang diuntungkan, dan siapa yang melindungi para pelaku?

Kini saatnya pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan lembaga terkait bertindak tegas. Mafia kayu tidak hanya merusak hutan, tetapi juga menggerogoti ekonomi negara dan mengancam masa depan lingkungan. Jika dibiarkan, Batang Tuaka bukan lagi sekadar saksi kehancuran hutan, melainkan simbol kegagalan negara dalam menjaga kekayaan alamnya.

Dum 0791

Ketum APKLI : Matur Nuwun Bupati Pandeglang

MediaSuaraMabes, Pandeglang Banten – Balon Gerakan Pasar Rakyat Julang Ke Langit, Ketum APKLI-P:Matur Nuwun Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani.

Balon Gerakan Pasar Rakyat julang ke langit dilepas Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, menurut Ketum APKLI-P, dr. Ali Maksun Atmo M.Biomed, ini pertanda kebangkitan PKL UMKM Indonesia.

Pandeglang Banten ditengah pendulum paket kebijakan stimulus ekonomi 8+4+5, Balon Gerakan Pasar Rakyat (GPR), dilepas Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, hal tersebut dilakukan pada Gebyar Gerakan Pasar Rakyat PKL UMKM dan Pelantikan DPD/DPC APKLI-P Se-Pandeglang Banten di alun-alun Pandeglang (Jumat, 19/9/2025)

Bupati Pandeglang mengajak Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI-P) Perjuangan untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, untuk memajukan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta meningkatkan perekonomian daerah. Lanjut Bupati, kedepannya supaya sinergitas ini harus ditingkatkan, karena dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Selamat dan sukses atas dilantiknya DPD APKLI-P Pandeglang dibawah Ketua Ahmad Saeful Rochman,” ujar Raden Dewi Setiani.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum APKLI-P dr. Ali Mahsun Atmo M. Biomed menegaskan bahwa momentum hari ini sangat bersejarah, dulu asal muasal Banten ini dari Pandeglang, saya meyakini Balon Gerakan Pasar Rakyat (GPR) yang menjulang ke langit adalah petanda kebangkitan ekonomi PKL UMKM dari Pandeglang untuk Indonesia maju dan transformatif, adil dan makmur. Kami haturkan matur nuwun sangat, terima kasih sebesar-besarnya kepada Bupati Raden Dewi Setiani karena sudah berkenan untuk melepas Balon GPR dengan tulus dan ikhlas.

Ekonomi rakyat 65,4 juta PKL UMKM merupakan jantung ekonomi Indonesia. Pasar rakyat adalah warisan ekonomi dan budaya leluhur bangsa yang dikembangkan, sehingga mampu maju dan unggul me menghadapi tantangan. Pada Juli 2025 di Pasar Santa Jakarta Selatan, Gerakan Pasar Rakyat (GPR), Revitalisasi dan Integrasi PKL UMKM Indonesia pertama kali dicanangkan di Ibukota Negara RI. Hari ini dibumi Pandeglang Banten kita ingin kembalikan Pasar Rakyat sebagai sentra rantai pasok pangan dan bahan baku usaha ekonomi rakyat.

Untuk itu pasar rakyat harus direvitalisasi berbasis inovasi tematik, sesuai tantangan era digital dan perubahan perilaku masyarakat khususnya gen Z- milenial, harus diintegrasikan dengan transportasi, digitalisasi, serta warung kelontong, kuliner, komunitas ekonomi rakyat dan masyarakat sekitar pasar.

Untuk mewujudkannya APKLI-P hadirkan grosir nusantara 5 (Ns5), serta toko dan kuliner Ns5, dan telah menjalin kerja sama dengan 5 BUMD DKI Jakarta, yakni Pasar Jaya, Dharma Jaya, Food Station, Sarana Jaya dan Bank Jakarta, juga dengan PT Indolima Perkasa.

Pada kesempatan mulia ini, kami mendorong BUMD dan swasta, serta stakholer lain di Banten melakukan hal yang sama, sehingga ujung dan muaranya adalah daya jual dan omset PKL UMKM terdongkrak, usahanya maju, unggul, dan hidupnya sejahtera berkeadilan, serta ciptakan lapangan kerja untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan. Lebih dari itu, PKL UMKM5 mampu antarkan Indonesia sukses jemput puncak bonus demografi 2030, dan pada 2045 Indonesia benar-benar jadi Indonesia maju.

Kepada Ahmad Saeful Rochman, Ketua DPD APKLI-Pandeglang, jadilah pemimpin yang amanah, berintegritas dan dedikatif serta utamakan kemajuan PKL UMKM dan perekonomian Pandeglang. Laksanakan amanah Ibu Bupati dan APKLI-P untuk mengelola serta memaksimalkan kemanfaatan rumah kemasan Pandeglang demi kemajuan ekonomi masyarakat, Juga harus dukung penuh sukseskan program unggulan Presiden Prabowo Subianto, MBG, Kopdes/Kopkel, swasembada pangan di Pandeglang,” pungkas dokter ahli kekebalan tubuh yang juga Presiden Kawulo Alit Indonesia dan Ketua Umum Komite Ekonomi Rakyat Indonesia (KERIS), yang didampingi Bendahara Umum APKLI-P Hanifah Zumzumi, Wasekjen Tri Timbul Prasubakti, Wabendum Siska, Ir Rika Rahmati MT Ketua DPW Provinsi Banten, dan Ketua DPD Kab/Kota Se-Banten beserta jajaran.

Di Alun-Alun Pandeglang Banten selama 9 hari sejak 19/9/2025 digelar Gebyar Gerakan Pasar Rakyat PKL UMKM diikuti 35 Tenan PKL UMKM DPC APKLI-P Se-Pandeglang, serta puluhan tenan Se-Banten.

Turut hadir Ketua DPRD Pandeglang, Agus Khatibul Umam, Kadinas Koperasi dan UMKM, Kadinas Perhubungan, Kadinas LH, Kasatpol PP, Dandin dan Kapolres Pandeglang, Ketua MUI, Ulama dan tokoh Masyarakat. Secara simbolis diserahkan QRIS ke PKL UMKM dari BJB dan Bank Banten, serta Bantuan Modal Ke PKL UMKM dari Baznas masing-masing Rp. 1,5 juta. Disamping menjamu Makan Siang Ketua Umum APKLI-P beserta jajaran di Pendopo, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani dengan penuh semangat kunjungi Tenan PKL UMKM Gebyar GPR PKL UMKM Pandeglang Banten. Acara ditutup dengan doa dipimpin ulama besar Banten Abah Anom.

(BL)

Add to cart