Bentuk Kesiapsiagaan Personil, Polres Ketapang Laksanakan Simulasi Penanganan Unjuk Rasa

MediaSuaraMabes, Ketapang Kalbar – Polres Ketapang melaksanakan latihan simulasi penanganan unjuk rasa yang berlangsung di halaman Mapolres Ketapang, (05/09/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR. serta diikuti oleh para pejabat utama dan seluruh personel Polres Ketapang.

Simulasi ini digelar sebagai bentuk kesiapsiagaan personel Polres Ketapang dalam menghadapi aksi masa yg dapat terjadi di lapangan maupun Mako Polres Ketapang. Dalam latihan tersebut, personel dilatih mulai dari tahapan pengamanan, teknik negosiasi, hingga penanganan massa aksi sesuai dengan standar operasional prosedur Polri.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris menyampaikan bahwa latihan ini penting untuk meningkatkan kemampuan, kompetensi dan respon personil dalam menghadapi situasi yg berhadapan dgn massa, dalam rangka mewujudkan kamtibmas & kondusifitas wilayah. “Simulasi ini bertujuan agar personel siap menghadapi dinamika di lapangan, tetap mengedepankan langkah persuasif, humanis, namun juga tegas apabila situasi mengharuskan,” ujarnya.

Dengan adanya latihan ini, diharapkan seluruh personel Polres Ketapang semakin profesional dalam melaksanakan tugas pengamanan serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

(A’ang Sanjaya/Red)

Patroli Jaga Kondusipitas Pusat Keramaian Polsek Cikarang Barat Berikan Makanan Pada Warga

MediaSuaraMabes, Kab. Bekasi – Guna meningkatkan keamanan di wilayah hukum Polsek Cikarang Barat, terus melakukan Patroli skala sedang, dengan menyisir pusat keramaian dan ke pusat sentral ekonomi diwilayahnya.

Tak hanya Patroli Skala sedang yang di pimpin langsung Wakapolsek Cikarang Barat AKP Eli didampingi Kapolsubsektor Kawasan Industri MM2100 Ipda Dody Dwy Prabowo bersama anggota polisi lainnya juga membagikan makanan siap saji untuk masyarakat di pusat keramaian Jalan Imam Bonjol Cikarang Barat.

Dengan mendatangi satu persatu tempat keramaian para polisi tersebut langsung berinteraksi dengan para pengunjung pasar dan para pedagang pasar H. Adam Malik, Cikarang Barat.

Suasana akrab nampak terlihat antara petugas kepolisian dan warga masyarakat di lokasi tersebut, selain memberikan sosialisasi pada warga wakapolsek bersama petugasnya juga memberikan makanan siap saji pada pada ojek pangkalan dan petugas juru parkir di pasar tersebut.

“Di hari Jumat berkah ini kami berinteraksi dengan masyarakat disini dan anggota kami juga membagikan makanan siap saji untuk ojek pangkalan, juru parkir, pedagang dan pengunjung pasar,”

Lanjut Wakapolsek Cikarang Barat AKP Eli, mengatakan kegiatan Patroli yang dilakukan di hari Jumat berkah bertujuan menciptakan Kondusifitas paska aksi demo anarkis dibeberapa wilayah di Indonesia.

“Alhamdulillah di wilayah hukum kami Polres Metro Bekasi, warga masyarakat tidak ada yang melakukan aksi seperti itu dan kita ingin Kabupaten Bekasi ini selalu aman dan terjaga dari gangguan apapun,”

Patroli ini masih kata Wakapolsek Eli, akan terus dilakukan dibeberapa wilayah pusat keramaian dan pusat ekonomi di wilayah hukum Polsek Cikarang Barat, guna menciptakan keamanan bersama( Deden guntara)

Deklarasi Papua Barat Damai Wujud Persatuan dan Komitmen Menjaga Kamtibmas di Manokwari

MediaSuaraMabes, Manokwari Papua Barat – Pemerintah Provinsi Papua Barat bersama berbagai elemen masyarakat, tokoh pemuda, mahasiswa, tokoh agama, serta Forkopimda melaksanakan kegiatan Jalan Santai dan Deklarasi Papua Barat Damai, bertempat di Kabupaten Manokwari. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 17.00 WIT dengan diikuti sekitar 500 peserta. Kamis 04/09/2025.

Hadir dalam kegiatan antara lain Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, M.Si, Kabidkum Polda Papua Barat Kombes Pol. Robertus Pandiangan, S.I.K., M.H, para pejabat Pemprov Papua Barat, unsur TNI–Polri, anggota DPRK Manokwari, tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan mahasiswa, serta organisasi kepemudaan.

Acara diawali dengan pengibaran bendera start jalan santai oleh Gubernur Papua Barat bersama Forkopimda. Rute yang ditempuh melintasi sejumlah jalan protokol di Kota Manokwari dan berakhir di Panggung Golkar, Jl. Percetakan Negara. Usai jalan santai, kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, laporan ketua panitia, serta sambutan dari Kepala Kesbangpol Kabupaten Manokwari yang mewakili Bupati Manokwari.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, M.Si menyampaikan apresiasi kepada pemuda, mahasiswa, dan seluruh masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Menurutnya, Papua Barat, khususnya Manokwari sebagai Kota Injil, harus selalu menjadi teladan dalam menjaga kerukunan antar suku, ras, dan agama.

“Hari ini kita nyatakan bersama bahwa Tanah Papua Barat, Manokwari, dan Indonesia adalah tanah damai. Menjaga kedamaian adalah tanggung jawab kita semua. Mari kita hidup rukun dan menjaga keamanan bersama-sama,” tegas Gubernur.

Puncak kegiatan ditandai dengan pembacaan Deklarasi Papua Barat Damai oleh Tuti Achmad Weripih (perwakilan perempuan Papua) yang berisi ikrar bersama seluruh elemen masyarakat untuk:
1. Setia dan taat pada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
2. Menolak segala bentuk provokasi, anarkisme, kekerasan, hoaks, dan ujaran kebencian.
3. Mengutamakan dialog dan cara-cara damai dalam menyelesaikan perbedaan pendapat.
4. Mendukung TNI–Polri dalam menjaga keamanan dan menindak tegas pelaku gangguan kamtibmas.
5. Mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi serta berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman dan damai.

Setelah deklarasi, dilakukan penandatanganan fakta integritas oleh Gubernur Papua Barat bersama Forkopimda, serta penyerahan berita acara deklarasi dari perwakilan perempuan Papua kepada Gubernur. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. (*)

Pekerja Tambang Emas Tanpa Ijin (PETI) Tewas Tertimbun Tanah Longsor

MediaSuaraMabes, Kalbar – Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) diperbatasan kedua wilayah Singkawang-Bengkayang kembali lagi memakan korban jiwa. Korban jiwa berjumlah 2 (Dua) orang, yang menurut informasi tertimbun tanah longsor dilokasi aktivitas tambang emas tanpa ijin (peti). Kamis (4/9/2025)

Lokasi tersebut menurut informasi yang dikenal sebagai lokasi “Gudang Garam” dan terletak di antar ke dua wilayah antar Kec. Singkawang Selatan, Kota Singkawang dengan Kec. Sungai Raya Kepulauan, Kab. Bengkayang, Kalimantan Barat.

Adapun korban berjumlah 2 (dua) orang dengan inisial “Ys” alamat Semadai Kec. Kayan Hulu, Kab. Sintang, dan inisial “Yn” alamat Kec. Sekadau. Menurut informasi keterangan dari saksi mata, diketahui titik tempat kejadian perkara (TKP) Lokasi masuk dalam perbatasan antara Kel. Sagatani, Kec. Singkawang Selatan, Kota Singkawang dengan Desa Rukma Jaya Kec. Sungai Raya Kepulauan, Kab. Bengkayang, untuk lokasi sesuai dengan open camera berubah-ubah dan ditegaskan dengan keterangan Kepala Desa Rukma Jaya dan warga setempat bahwa lokasi tersebut tidak diketahui batas wilayah.

Dari desas desus angin berhembus pemilik Mesin Dompeng tersebut melarikan diri dan informasi yang diperoleh dari via WhatsApp, untuk diketahui bersama pemilik lahan berinisial “NK” yang beralamat di Kel. Sagatani, Kec. Singkawang Selatan, Kota Singkawang, dan pemilik alat (Mesin Dompeng) berinisial “DN” yang berasal dari Kab. Sintang, dan istrinya “DN” ini berasal dari Huluabang Kel. Sagatani Kec. Singkawang Selatan, Kota Singkawang.

Menurut keterangan saksi sekira pukul 15.00 Wib mendengar informasi ada pekerja PETI tertimbun tanah longsor akibat ada potongan kayu yang menimpa korban sehingga korban tertimbun dan belum diketemukan. Dengan bantuan warga sekitar proses pencarian dilakukan penggalian oleh warga sampai pukul 22.12 Wib, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia dan sudah kaku, kemudian langsung dilakukan evakuasi dibawa ke Pondok pekerja PETi untuk dilakukan pembersihan,” singkat saksi.(Hepni)

Sumber : Warga/Masyarakat.

FSPTSI-KSPSI Pecat Sekum Surya Kalfin Karena Memecah Belah Organisasi

MediaSuaraMabes, Jakarta — Pengurus Pusat (PP) FSPTSI (Federasi Serikat Pekerja Transport Seluruh Indonesia)-KSPSI (Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) pecat Sekretaris Umum, Surya Kalfin karena memecah belah organisasi dan menimbulkan keributan. Ia digantikan Suharto sebagai Sekretaris Umum baru.

Berdasarkan informasi yang diperoleh media di Jakarta, disebutkan jika pemecatan Surya Kalfin sebagai Sekretaris Umum dilakukan tanggal 17 Agustus 2025 melalui Rapat Pleno kepengurusan FSPTSI All Industrial-KSPSI Rekonsiliasi.

Atas keputusan tersebut, Ketua Umum FSPTSI All Industrial-KSPSI, Kanjeng Raden Haryo (KRH).HM.Jusuf Rizal,SH saat dikonfirmasi media secara terpisah menyebutkan jika organisasi serikat pekerja yang dipimpinnya memang telah mengambil keputusan untuk memberhentikan atau memecat Surya Kalfin karena beberapa pertimbangan.

“Keputusan tersebut diambil berdasarkan aspek konstitusi organisasi, upaya memecah belah dan keributan, data dari pihak APH maupun saran dan pendapat PD (Pengurus Daerah) FSPTSI-KSPSI dan PC (Pengurus Cabang) se-Sumatera Utara,” tegas Jusuf Rizal, pria berdarah Madura-Batak itu.

Secara kronologis disampaikan jika sebelumnya ada dualisme di kepengurusan FSPTSI, setelah Karmen Siregar-Nursal Tanjung membuat Munaslub secara illegal. Namun Jusuf Rizal tidak terlalu pusing. Karena berkaitan dengan Munas KSPSI, FSPTSI Pimpinan Karmen Siregar diakomodir di Munas KSPSI di Hotel Sahid Jakarta

Setelah Munas KSPSI tersebut, kemudian FSPTSI Pimpinan Jusuf Rizal mempertanyakan keabsahan keberadaan FSPTSI di KSPSI. Atas masalah tersebut, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KSPSI merespon dan selanjutnya menerbitkan Surat Keputusan yang intinya FSPTSI Pimpinan Jusuf Rizal dan FSPTSI Pimpinan Karmen Siregar dianjurkan melakukan rekonsiliasi.

Ada dua poin dalam perintah DPP KSPSI tersebut yaitu pelaksanaan Rekonsiliasi diberikan waktu satu tahun mulai 14 Juli 2023 sampai 14 Juli 2024. Kemudian bagi pihak yang tidak bersedia melakukan Rekonsiliasi dapat membentuk organisasi sendiri, namun tidak boleh menggunakan nama dan logo FSPTSI yang sudah dipatenkan oleh FSPTSI Pimpinan Jusuf Rizal sesuai UU Merek Nomor 20 Tahun 2016.

Karmen Siregar dan Surya Kalfin ikut dalam rekonsiliasi. Karmen diakomodir sebagai pembina dan Surya Kalfin sebagai Sekretaris Umum menggantikan Suharto yang kemudian turun jadi Wakil Sekretaris Umum. Namun sejak diangkat jadi Sekum Surya Kalfin tidak pernah ke Sekretariat, sulit dihubungi dan tidak jelas keberadaannya.

Ditengah FSPTSI All Industrial – KSPSI melaksanaan konsolidasi, tiba-tiba atas dukungan Surya Kalfin sebagai Sekum dilaksanakan Muscalub PC FSPTSI Deliserdang. Padahal PC FSPTSI Deliserdang sudah ada kepengurusan dan terdaftar di Disnaker setempat.

Untuk tidak menimbulkan keributan, PC FSPTSI Deliserdang yang sah diam tidak mengerahkan pasukan untuk melawan. PC FSPTSI-KSPSI Deliserdang dan PD FSPTSI-KSPSI Sumut mengumpulkan bukti- bukti adanya pelanggaran organisasi. Dari keterangan Pihak Kepolisian setempat disebutkan Surya Kalfin melaksanakan Muscalub PC. FSPTSI-KSPSI Deliserdang dalam rangka Rekonsiliasi.

Gerakan upaya memecah belah organisasi dan keributan tidak hanya dilaksanakan di PC.FSPTSI-KSPSI Deliserdang. Tapi juga dilaksanakan di Medan. Padahal PC FSPTSI-KSPSI Medan sudah ada serta terdaftar di Disnaker. Bahkan PC FSPTSI-KSPSI Medan beberapa kali menerima penghargaan Hubungan Industrial dari Walikota Medan.

“Jadi PP.FSPTSI-KSPSI tidak pernah menugaskan untuk kegiatan rekonsiliasi, karena waktu Rekonsiliasi sudah berakhir hanya satu tahun, 14 Juli 2023-14 Juli 2024,” tegas Jusuf Rizal, Relawan Prabowo, Ketua Harian KSPSI itu

Dalam Surat Pemecatan, selain Surya Kalfin diberhentikan sebagai Sekum FSPTSI-KSPSI juga dipecat sebagai anggota FSPTSI di semua tingkatan serta tidak boleh menggunakan nama dan logo FSPTSI.

Berdasarkan Catatan Redaksi Jusuf Rizal selain sebagai Ketum FSPTSI-KSPSI juga menjabat Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) dan Ketum PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia). Sementara Ketua PD.FSPTSI Sumut adalah Febri Dalimunthe dan Sekretaris Fauzi Nasution. Ketua PC FSPTSI Medan, Lamsir Simamora dan Ketua PC FSPTSI Deliserdang, Misgianto Gareng. Mereka semua PUK (Pengurus Unit Kerjanya) terdaftar di Disnaker setempat.

(Suwoto)

Mantan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona diperiksa Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung

MediaSuaraMabes, Bandar Lampung – Mantan Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona diperiksa Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung terkait kasus dugaan korupsi proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kabupaten Pesawaran senilai Rp8,2 M bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2022. pada Kamis (04/09/2025).

Saat dikonfirmasi, Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Lampung, Armen Wijaya membenarkan adanya pemeriksaan tersebut.

“Pada hari ini kita melakukan pemanggilan tahapan penyelidikan terhadap kegiatan pekerjaan yang ada di kabupaten Pesawaran,” katanya.

Ia menyebutkan, dalam dugaan kasus korupsi tersebut, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap belasan saksi.

“Penggunaan dana DAK (dana alokasi khusus) tahun 2022, permintaan keterangan,”ucapnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di kantor Kajati Lampung, mantan Bupati Pesawaran ini diperiksa penyidik Pidsus sejak pukul 13.00 WIB hingga pukul 23.49 WIB

Saat di wawancarai usai di laksanakan pemeriksaan Dendi Ramadhona yang di dampingi oleh familinya ini mengaku dirinya diperiksa Kejati Lampung terkait regulasi dan kewenangan sebagai kepala daerah terkait SPAM di Dinas PUPR tahun 2022.

“Ya,saya hadir disini dimintai keterangan terkait tentang regulasi dan kewenangan selaku dulu sebagai kepala daerah 2022, terkait adanya permasalahan SPAM dinas PU RP Pesawaran ,”pungkasnya.

(Adi S)

Warga Keluhkan Kondisi Lampu Penerangan Jalan umum (PJU) Rusak Di Simpang Makam Pahlawan Sukaharja Ketapang

MediaSuaraMabes, Ketapang – Warga simpang makam pahlawan kelurahan Sukaharja kecamatan Delta Pawan kabupaten Ketapang provinsi Kalimantan Barat, keluhkan lampu penerangan jalan umum yang tidak menyala.

Hal ini menyebabkan Sering terjadinya kecelakaan di malam hari dikarenakan lampu Penerangan jalan umum (PJU) dalam kondisi mati ( rusak).

Seorang warga yang berinisial ( DN ) yang menceritakan keterangan Beliu. tentang lampu penerangan yg tidak aktif membuat pertanyaan karena menyangkut perjuangan pejuang- pejuang para leluhur yang telah gugur, banyak berjasa memperjuangkan kemerdekaan negara republik indonesia.

” Ini menyangkut Jasa Para pahlawan kita yang gugur dalam Medan perang, untuk mengenang jasa mereka kita hanya merawat lampu di jalan Brigjen Katamso Simpang makam pahlawan PJU itu saja kita tidak mampu, mau jadi apa Negara ini !!!”. (Tutur) DN selaku warga masyarakat, kapada awak media Suara mabes.Com Kamis Tgl. (04/09/2025) di kediamannya.

Agar berita bisa berimbang dan tidak sepihak media suara mabes .com melakukan konfirmasi ke pihak Dinas Perhubungan Ketapang. Menurut keterangan Kepala Dinas perhubungan pihaknya belum bisa melakukan pemeliharaan di karenakan kekurangan Anggaran.

“pagi smoga sehat selalu; mengenai stetmen kami bahwa kami sangat perhatian terhadap keamanan dan kenyamanan masyarakat kita dikabupaten ketapang… Namun untuk sementara ini imbas yg kami terima dari efisiensi dan permasalahan yg belum terbayarkan pada paket2 pekerjaan di opd lain pada tahun (2024) kemarin itu sangat berpengaruh terhadap penganggaran pemeliharaan LPJU yg kami tangani… kami hanya dapat anggaran pemeliharaan tahun (2025) ini hanya 130 juta : yg terdiri dari ;
-pemeliharaan lampu2 dalam dan luar kota
– pemeliharaan NCB di sekian ribu box meteran PJU dikota / luar kota dikabupaten ketapang
– ⁠Pemeliharaan ornamen Pju
– ⁠pemeliharaan kabel2 di setiap jaringan PJU dikabupaten ketapang
sehingga dana pemeliharaan 130 juta itu habis terpakai sampai bulan april saja .. itupun hanya bagian2 pital yg kita tangani.. kabupaten ketapang bisa terang benderang kami tangani … ketika dana minimal untuk pemeliharaan setiap kecamatan luar kota itu 30 juta x 18 kecamatan = 540 juta.
2 kecamatan kota minimal .300 juta … nah ini bisa bersinar kota dan desa diketapang saya jamin … karna … dari pajak Penerangan Jalan dapatnya tahun (2024) kemarin (26,6 M)…dan pajak penerangan jalan umum itu semakin tahun semakin meningkat yg cukup signifikan …. demikian trimakasih” (Ucap). Akia. SE.M.A.P ,selaku Kadis Perhubungan kabupaten Ketapang. KamisTgl.(04/09/2025) Melalui pesan singkat WhatsApp.

Lanjut kadis Perhubungan Akia. SE.M.A.P., Berharap agar penambahan PJU di hentikan kan untuk sementara waktu, fokus pada pembenahan dan pemeliharaan yang di utamakan.

“harapan kita supaya anggaran pemeliharaan yg ditingkatkan… sementara penambahan jaringan pju di offkan dulu biar pembenahan dan pemeliharaan jaringan yg diutamakan”. (Tutup).
Akia.SE.M.A.P., kepada media Suara mabes.com.

( Sukarto/ red)

Penemuan 5 Jiwa Manusia Terkubur Dalam Satu Lobang Yang Sudah Membusuk di Gudang Walet Dibawah Pohon Nangka

MediaSuaraMabes, Indramayu – Firasat dirasakannya tak nyaman menurut sumber suara Ibu Ema adalah sahabat keluarga dari almarhumah Euis isteri dari Almarhum Budi awalludin Bin H Sahroni ( alm) tidak seperti biasanya setiap hari whatsAp memberi kabar, sejak Jumat sore tanggal 29 Agustus 2025 , whatsAp tidak dibalas, ceklis satu, ditelp ga aktif, rasa kekhawatiran menjadi – menjadi rasanya tutur Ibu Ema saat menyuarakan dihadapan publik lingkungan Masyarakat Kelurahan Paoman.

Lanjutnya Ema menghubungi rekan – rekan Sahabatnya melalui telp celuller ke sahabat keluarga Almarhumah Euis, kenapa rumahnya sepi biasanya ngantarkan anaknya sekolah TK , berulang kali whatsAp ceklis satu saja sampai telp manual juga ga aktif. Tegasnya Ibu Ema

Rasa penasaran dihari senin 1 September 2025 Pukul. 16.00 wib keadaan rumah tampak terkunci, hingga memanggil tukang bangunan langsung didobrak situasi didalam ruang sepi tapi bau busuk menyengat, mencari keberadaan bau busuk dari kamar nya almarhumah Euis bercak darah pada sprei, kamar mandi darah berceceran, disela pintu belakang Gudang walet didobrak bau busuk sangat menyengat dibawah pohon nangka ada gundukan tanah tapi setelah dikorek – korek terlihat jempol kaki manusia. Lemas sekali tak berdaya tutur Ibu Ema.

Masing – masing kerabat, sahabat keluarga H Sahroni menghubungi Kepolisian Sektor Kota dan Resort Indramayu. Pukul 18.35 Wib Pihak Kepolisian datang dari Inafis – Labfour Polda Jabar mendalami ke TKP senin malam selasa 1 September 2025 pukul 19.00 wib Rumah almarhum H Sahroni RT/ RW : 002 / 003 . No. 52 Jl.Siliwangi Kelurahan Paoman. Kecamatan Indramayu kota.

Selama 4 jam kurang lebihnya Kondisi 5 jiwa manusia yang terkubur dalam satu Liang sudah bau busuk untuk di Evakuasi kerumah sakit Polri Bhayangkara – Losarang guna indentifikasi Outopsi lebih mendalam, hingga 5 jiwa manusia yang sudah meninggal dunia terkubur dalam satu liang,
Diantaranya : 1. H.Sahroni Bin H.Toyib 72 tahun . 2. Budi awaludin Bin H.Sahroni 44 tahun, 3. Euis Binti Fulan 37 tahun , 4. Ratu binti budi awaludin 7 tahun dan 5. Bella binti budi awaludin 8 bulan ,masih membutuhkan pendalaman yang lebih akurat. Tutupnya

Beralih kemako Polres In dramayu Jl.Gatot Subroto No.3 Kelurahan Kepandean kecamatan Indramayu Jawa Barat. Kasie Humas Polres Indramayu AKP.Tarno dalam keterangannya Rabu 3 September 2025 dikatakannya pengerahan Team gabungan ini dilakukan untuk menelusuri berbagai petunjuk dari lokasi kejadian sehingga kasus tersebut bisa diungkap secepat mungkin. Tegas

Sambungnya menurut Kasie Humas Polres Indrmayau AKP.Tarno, ia memastikan seluruh proses penanganan kasus ini dilakukan secara cermat khususnya, guna mengungkap penyebab kematian para korban.

Informasi dan petunjuk yang diperoleh Team dilapangan sangat penting, mudah – mudahan segera terungkap terang benderang ” ucapnya” keawak mediasuaramabes

Sejauh ini kata dia, Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, namun seluruh temuan masih dalam tahap analisis oleh penyidik bersama Team Forensik dari Puslabfor.

Selain itu pihaknya pun telah meminta keterangan dari lima saksi dan jumlah saksi ini dapat bertambah sesuai kebutuhan penyelidikan. Tegas Tarno

Saat ini belum ada penetapan tersangka dalam kasus ini, Team gabungan tengah fokus mendalami keterangan saksi dan bukti dilapangan, doakan agar kasus ini cepat terungkap sehingga keluarga korban mendapat kepastian hukum kata AKP Tarno.

Tambahnya ia menyampaikan hasil pemeriksaan awal memperkirakan, kelima jenazah telah terkubur selama tiga hingga empat hari sebelum ditemukan pada senin 1 september 2025 malam saat itu.

Selain itu mengatakan kondisi jenazah sudah mengeluarkan bau menyengat dan wajah sulit dikenali sehingga diperlukan pemeriksaan lanjutan melalui metode Forensik serta Autopsi. Dan kami masih menunggu hasil resmi autopsi untuk mengetahui penyebab kematian maupun luka – luka yang ditemukan ” tutup AKP. Tarno kepada mediasuaramabes.

Eddysae

TNI–Polri Bersinergi Gelar Patroli Skala Besar di Singkawang Tengah, Ciptakan Rasa Aman Untuk Warga

MediaSuaraMabes, Singkawang – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Singkawang Tengah bersama personel TNI melaksanakan patroli skala besar pada Rabu malam (3/9/2025). Patroli berlangsung sejak pukul 21.00 hingga 23.00 WIB dengan menyusuri sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Singkawang Tengah.

Kegiatan ini dipimpin PS. Kanit Binmas Polsek Singkawang Tengah, Aiptu Sutrisno, bersama personel Bhabinkamtibmas dan Reskrim. Turut mendampingi rekan-rekan TNI yang hadir sebagai wujud sinergi nyata dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Kolaborasi ini juga menunjukkan komitmen kuat TNI–Polri untuk terus hadir menjaga stabilitas keamanan di Kota Singkawang.

Rute patroli dimulai dari Mapolsek Singkawang Tengah dan melewati sejumlah jalan protokol, antara lain Jalan Jenderal Sudirman, KS Tubun, Pahlawan, Veteran, Rawasari, hingga Jalan Budi Utomo. Petugas juga menyisir kawasan pemukiman, pusat keramaian, dan titik-titik yang dinilai rawan potensi gangguan kamtibmas.

Kapolres Singkawang Melalui Kapolsek Singkawang Tengah menyampaikan bahwa patroli skala besar bersama TNI ini bertujuan memberikan rasa aman sekaligus pencegahan terhadap potensi tindak kriminalitas. “Kebersamaan TNI–Polri di lapangan menjadi bukti nyata bahwa kami selalu siap menjaga dan melindungi masyarakat Singkawang dari segala bentuk gangguan keamanan,” ujarnya.

Selain patroli, para personel juga berinteraksi langsung dengan masyarakat yang ditemui di sepanjang rute. Hal ini menjadi upaya untuk mendekatkan aparat dengan warga sekaligus membangun kepercayaan bahwa TNI–Polri senantiasa hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Dengan adanya patroli gabungan ini, diharapkan masyarakat Kota Singkawang khususnya wilayah Singkawang Tengah dapat beraktivitas dengan lebih tenang. Sinergi TNI–Polri bersama masyarakat diharapkan terus terjaga sehingga tercipta lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.(Hepni)

Sumber : Humas Polres Singkawang.

Polres Nabire Gelar Coffee Morning Bersama Forkopimda dan Tokoh Masyarakat Wujudkan Persatuan dan Kedamaian Negeri

MediaSuaraMabes, Nabire Papua Tengah – Kepolisian Resor Nabire, menggelar kegiatan Coffee Morning bersama Forkopimda, aparat keamanan, serta tokoh masyarakat dan agama dalam rangka mewujudkan persatuan dan kedamaian di Kabupaten Nabire. Senin, (01/09/2025) siang, bertempat di Aula Wicaksana Laghawa Polres Nabire.

Kegiatan ini, dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Nabire Burhanuddin P., Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., perwakilan Dandim 1705/Nabire, Ketua DPRK Nabire, Kajari Nabire, perwakilan Pengadilan Negeri, Danyon Brimob C Pelopor Nabire, Kasat Pol PP, serta para tokoh FKUB, BKSAG, tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K. menegaskan pentingnya sinergitas seluruh pihak, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), di tengah dinamika situasi Nasional. “Kami mengajak semua elemen, untuk bersama-sama mendukung upaya pengamanan sehingga Kabupaten Nabire tetap aman, damai, dan kondusif,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Nabire Burhanuddin P. mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini, serta menekankan pentingnya peran tokoh masyarakat dalam menangkal informasi hoaks dan mencegah keresahan. “Mari kita jaga daerah ini bersama-sama, dengan terus mendukung aparat TNI-Polri serta menyebarkan informasi yang benar kepada masyarakat,” ungkapnya.

Sejumlah tokoh masyarakat juga turut memberikan masukan, antara lain perlunya kesepakatan bersama menjaga keamanan, peningkatan patroli dialogis, hingga penanganan isu-isu provokatif secara bijak agar tidak menimbulkan gangguan Kamtibmas. Para tokoh menegaskan, dukungan terhadap langkah-langkah pengamanan yang dilakukan oleh TNI-Polri bersama Pemerintah daerah.

Menutup kegiatan, Kapolres Nabire menyampaikan kesimpulan bahwa keamanan Nabire merupakan tanggung jawab bersama. Ia juga meminta dukungan masyarakat, untuk tidak terprovokasi isu Nasional yang dapat berdampak di daerah. “Kami akan terus berupaya maksimal, menjaga stabilitas keamanan dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif sesuai prosedur,” tegasnya.

Kegiatan Coffee Morning ini, berlangsung Senin hingga pukul 12.35 WIT, dengan semarak, aman dan kondusif.

Red MSM Papua Tengah (Nas)

Add to cart