Kanwil Ditjenpas Babel Klarifikasi Membantah Dugaan Penyiksaan Terhadap CPNS Tidak Benar

MediaSuaraMabes, Babel – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kepulauan Bangka Belitung memberikan klarifikasi resmi terkait adanya isu dugaan penyiksaan terhadap Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemasyarakatan. Dalam keterangannya, Kanwil Ditjenpas Babel dengan tegas membantah tuduhan tersebut dan memastikan informasi yang beredar tidak benar, Jum’at (19/09/2025).

Kakanwil Ditjenpas Kep. Babel, Herman Sawiran didampingi Kalapas Tanjung Pandan, Royhan Al-Faisal , ibu CPNS yang bersangkutan serta keluarga. Ia menegaskan tidak ada bentuk penyiksaan ataupun tindakan yang berlebihan terhadap CPNS.

Lebih lanjut, Herman mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan mengingatkan pemberitaan yang terjadi tidak sesuai dengan sebenarnya.

Senada, Kalapas Royhan Al-Faisal mengatakan pemberitaan ini sangatlah tidak benar seperti bola liar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami sudah bertemu dengan orangtua CPNS tersebut untuk menjelaskan hal yang sebenarnya terjadi, pemberitaan ini sudah di pelintir oleh oknum yang tidak jelas sehingga memperburuknya citra instansi kami,” ungkap Royhan.

Ibunda CPNS tersebut menjelaskan kita sudah melakukan mediasi dengan kanwil. dan mendapatkan penjelasan yg memadai dan mengharapkan masalah ini dapat segera selesai.

“Persoalan terjadi karena masalah miskomunikasi saja. Apa yg di berita dimedia adalah tidak benar dan telah diselesaikan secara kekeluargaan,” tuturnya.

Kegiatan ini juga melalui sambungan Videocall, CPNS tersebut mengatakan untuk keadaan saat ini hanya memerlukan waktu istirahat yang cukup untuk pemulihan .

Dengan klarifikasi ini, Kanwil Ditjenpas Babel berharap masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan tidak termakan kabar yang menyesatkan, sembari terus mendukung upaya peningkatan kualitas SDM Pemasyarakatan di Bangka Belitung. (edi Babel74).

Bhabinkamtibmas Desa Selingsing Damaikan Permasalahan KDRT Dengan Mediasi

MediaSuaraMabes, Babel – Bhabinkamtibmas Desa Selingsing Polsek Gantung Polres Belitung Timur Bripka Yoan Apriansyah mediasi Permasalahan Rumah Tangga warga binaannya. Kegiatan mediasi ini berlangsung di kantor Desa Selingsing Kec. Gantung Kab. Belitung Timur, Kamis(18/09/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Perangkat Desa Selingsing, Bhabinkamtibmas Desa Selingsing Yoan Apriansyah, Babinsa Desa Selingsing dan kedua belah pihak yang berselisih.

Bhabinkamtibmas Desa Selingsing Bripka Yoan Apriansyah seizin Kapolres Belitung Timur AKBP Indra Feri Dalimunthe, S.H., S.I.K., M.H., M.M. saat dijumpai mengatakan, “Kami telah memediasi kedua belah pihak yang berselisih paham terkait rumah tangganya, seperti yang diharapkan kedua belah pihak sepakat berdamai dengan membuat surat perjanjian damai di kantor Desa Selingsing.

Bripka Yoan Apriansyah juga menyampaikan bahwa penyelesaian masalah antar warga sebaiknya dilakukan secara musyawarah dan mufakat. Dengan cara ini, maka masalah dapat diselesaikan dengan baik dan tidak menimbulkan masalah baru.

“Saya berharap dengan adanya mediasi ini, maka permasalahan antara kedua belah pihak dapat diselesaikan dengan baik dan tidak menimbulkan masalah baru,” ucap Bripka Yoan. (edi Babel74).

Polda Kalbar Gelar Silaturahmi Dan Diskusi Untuk Demokrasi Inklusif, Polres Ketapang Hadir Melalui Zoom Meeting

MediaSuaraMabes, Ketapang Kalbar – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat menggelar acara silaturahmi dan diskusi yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat di Masjid An Nur Komplek Mapolda Kalbar. Acara yang mengusung tema ” Membangun Demokrasi Yang Inklusif Dan Berkeadilan Demi Terciptanya Harmonisasi Kehidupan Di Bumi Khatulistiwa,” ini juga diikuti Polres jajaran termasuk Polres Ketapang yang mengikuti melalui siaran online zoom meeting di Aula Mapolres Ketapang, Jumat (19/09/2025) Pukul 08.00 Wib.

Pada kesempatan yang sama Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., juga mengikuti kegiatan tersebut secara langsung di Masjid An Nur Polda Kalbar bersama Kapolda Kalbar dan jajaran pejabat utama Polda Kalbar. Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran serta seluruh pihak dalam menjaga stabilitas dan kerukunan. Ia menya takan bahwa demokrasi bukan hanya tentang perbedaan pendapat, tetapi juga tentang bagaimana perbedaan itu bisa saling menghargai demi kepentingan bersama.

“ Demokrasi yang inklusif berarti semua suara didengar, tanpa memandang latar belakang. Sementara demokrasi yang berkeadilan memastikan setiap warga negara mendapatkan haknya secara proporsional dalam menyampaikan pendapat. Mari bersama ciptakan kondisi demokrasi yang aman tertib lancar dan sehat, Kita ciptakan rasa aman dan damai di kalbar serta mari kita menjadi mitra yang baik. Kepentingan yang aman dan damai adalah tujuan kita bersama ” papar Kapolda Kalbar.

Di Polres Ketapang sendiri, siaran online diskusi yang berlangsung hangat ini dihadiri oleh Wakapolres Ketapang Kompol Frits Orlando Siagian, S.I.K., M.H., pejabat utama Polres Ketapang, perwakilan forkopimda Ketapang, perwakilan Kodim 1203 Ketapang, tokoh agama, tokoh adat, perwakilan organisasi kepemudaan, mahasiswa, serta awak media.

Dalam sesi diskusi, beberapa perwakilan masyarakat dan mahasiswa menyampaikan pandangan mereka terkait kebebasan menyampaikan pendapat dimuka umum. Sementara itu, perwakilan tokoh masyarakat dan tokoh agama menekankan perlunya edukasi secara baik dalam menangani isu berita hoaks yang berpotensi memecah belah persatuan. Kegiatan Diskusi pun ditutup dengan sesi photo bersama para peserta diskusi.

(A’ang Sanjaya/Red)

Respon Cepat, Sat Polairud Polres Ketapang dan Basarnas Evakuasi Nelayan Trouble Mesin di Perairan Laut Muara Pawan

MediaSuaraMabes, Ketapang Kalbar – Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Ketapang bersama Badan SAR Nasional (Basarnas) Ketapang melaksanakan evakuasi terhadap seorang nelayan yang mengalami kendala mesin perahu di perairan Laut Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, pada Kamis (18/09/2025).

Peristiwa berawal saat nelayan yang sedang mencari ikan mengalami kerusakan mesin perahu sehingga tidak dapat kembali ke daratan. Mendapat laporan tersebut, tim gabungan Sat Polairud Polres Ketapang dan Basarnas Ketapang segera bergerak cepat menggunakan armada patroli menuju lokasi kejadian.

Dengan koordinasi yang baik, personel gabungan berhasil mengevakuasi nelayan beserta perahunya ke tempat aman di dermaga terdekat. Proses evakuasi berjalan lancar dan nelayan dalam kondisi selamat.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR Melalui Kasat Polairud AKP Maryono menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergitas antara Polri dan Basarnas dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya para nelayan.

“Kami bersama Basarnas akan selalu siap siaga untuk memberikan pertolongan bagi masyarakat pesisir yang menghadapi situasi darurat di laut,” ungkapnya.

“Alhamdulillah untung Bapak Polisi same basarnas sigap nolong saye pade saat mesin kato saye mati saat hendak pulang, saye ucapkan banyak-banyak terimakasih kepada pak polisi dan basarnas ” ucap Bapak Zulkarnain selaku nelayan yang ditolong.

Berkat kesigapan tim gabungan, nelayan tersebut berhasil dievakuasi dengan selamat dan kembali berkumpul bersama keluarga. Kejadian ini juga menjadi pengingat pentingnya keselamatan serta kesiapan peralatan saat melaut.

(A’ang Sanjaya/Red)

Kadis DPMD Drs Gungun Gunardi Hadiri Hari Jadi Desa Nagrak Selatan Yang Ke-45 Tahun

MediaSuaraMabes, Sukabumi – Pemerintah Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, menggelar acara Hari Jadi Desa Nagrak Selatan yang ke-45, yang jatuh pada tanggal 19 September 2025, acara berlangsung di lapang Gumbira

Acara tersebut dihadiri Kepala Dinas DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa), Drs. Gun Gun Gunardi, M.A.P., Camat Nagrak, Aparatur Desa, Ketua TP PKK,Danramil,Kapolsek,Forkopimda,Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda serta masyarakat Desa Nagrak Selatan.

Dalam acara tersebut ditampilkan berbagai macam kegiatan seperti acara adat, senam bersama, tari-tarian,.

Tutang Sutiawan, selaku Kepala Desa Nagrak Selatan, dalam sambutannya menyampaikan akan pentingnya sebuah sinergitas antara Pemdes dan masyarakat guna tercapainya cita-cita bersama dan bisa memberikan yang terbaik untuk desa.

“Ahamdulillah, hari ini tepat ditanggal 19-September-2025 kita bisa merayakan acara Hari Jadi Nagrak Selatan yang ke-45. Dimana kegiatan ini bisa terlaksana dan sukses berkat kerjasama dari semua pihak,” ucapnya.

TutAng Sutiawan pun mengucapkan banyak terimakasih atas support yang telah diberikan oleh Muspika Kecamatan Nagrak dan juga Masyarakat Desa Nagrak Selatan

“Saya selaku Kepala Desa Nagrak Selatan mengucapkan terimakasih kepada Muspika Kecamatan Nagrak yang sudah mendukung acara ini, dan juga Kepada Masyarakat Desa Nagrak Selatan yang telah menyumbangkan tenaga, pikiran maupun materinya, semoga menjadi keberkahan buat kita semua,” tutupnya.

Sementara itu, di lokasi yang sama,Ketua Panitia Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Nagrak Selatan, Suhendi, mengatakan bahwa berbagai persiapan untuk mensukseskan HUT ke-45 Desa Nagrak Selatan dilakukan dimulai dengan pembentukan panitia dan rencana kegiatan.

“Hampir satu bulan setengah kami mempersiapkan hingga terlaksananya acara ini. Alhamdulillah, antusias warga untuk mensukseskan acara ini begitu tinggi dan itu bisa dilihat dari hadirnya ribuan warga di acara Hari Jadi Desa Nagrak Selatan ke-45 ini,” ujarnya.

Lanjut TutAng Sutiawan, kami sangat mengapresiasi atas partisipasi dan juga antuasias warga dalam mensukseskan kegiatan HUT Desa Nagrak Selatan ke-45 tahun ini.

“Semoga kedepannya acara HUT Desa Nagrak Selatan bisa lebih meriah lagi dan semua pihak yang ada di wilayah Desa Nagrak diharapkan bisa lebih all out lagi dalam memeriahkan Hari Jadi Desa Nagrak Selatan ditahun mendatang,”pungkasnya

Reporter :Rio Julianto

Wakil Bupati Sukabumi Dampingi Komisi VIII DPR-RI Tinjau Program SR Di Cibadak

MediaSuaraMabes, Sukabumi – Bupati (Wabup) Sukabumi H Andreas menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Spesifik Komisi VIII DPR RI ke Sentra Phalamarta sebagai lokus Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) Kabupaten Sukabumi,

Turut mendampingi Wabup Andreas dalam kunjungan Komisi VIII DPR RI tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha, dan beberapa kepala dinas lain nya, Forkopimcam Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Menurut Wabup SMRP adalah salah satu bukti Komitmen bersama untuk mewujudkan indonesia maju berkeadilan dan sejahtera.

“Melalui SRMP, Pemerintah bertujuan menyediakan Pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak anak penerima manfaat dan secara jangka panjang program ini berguna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Wabup.

Wabup berharap SRMP dapat menjadi model inspiratif,mencetak generasi unggul dan berdayasaing.

“Kami berharap dapat memperkuat sinergi lintas sektor tentu kami optimis hal tersebut dapat meningkatkan kualitas pendidikan,” imbuhnya.

Kunker Bertujuan untuk Menggali Informasi Aktual Mengenai Persoalan Sosial di Masyarakat

Acara dilanjutkan dengan diskusi untuk membahas isu isu aktual, jaring aspirasi dan hal hal penting yang akan dibawa kepembahasan ditingkat pusat.

Wakil ketua Komisi VIII DPRD RI, H. Abidin Fikri Mengatakan bahwa kunker spesifik yang dilakukan bersama jajarannya dalam rangka menggali informasi secara langsung mengenai permasalahan spesifik di daerah tertentu, termasuk meninjau kondisi lapangan dan berdiskusi dengan pihak terkait.

Abidin menegaskan bahwa pihaknya hadir untuk memastikan program strategis di daerah bisa berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

“Program strategis Sekolah Rakyat, yang bertujuan memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan karena itu mari kita sukses bersama sama,” ujar H Abidin

Reporter :Rio Julianto

LSM Lira Indonesia dan Majelis Belia Malaysia Bentuk Generasi Muda Anti Korupsi Tingkat Asean

MediaSuaraMabes, Jakarta — Organisasi LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) Indonesia dan Majelis Belia, Penang, Malaysia bentuk Generasi Muda Anti Korupsi Non Governmental Organization (NGO) Asean (GEMAKU NGO ASEAN) atau Asean Non-Governmental Organization (NGO) Anti-Corruption Youth Generation guna membangun generasi anti korupsi serta menciptakan kawasan Asean yang bersih dari korupsi.

Komitmen mendirikan Gemaku NGO Asean tersebut dilakukan LSM LIRA dari Indonesia dan Organisasi Mejelis Belia dari Malaysia, Kamis, 18 September 2025 di Pendopo LSM LIRA di Cibubur, Jakarta Timur saat menerima kunjungan persahabatan (Friendship NGO) Rombongan Pengurus Majelis Belia, Penang, Malaysia.

Kesepakatan tersebut ditandatangani KRH.HM.Jusuf Rizal, SH, Presiden LSM LIRA Indonesia dengan Ketua Umum Majelis Belia, Penang, Malaysia M. Alif Anas. Sedikitnya 20 orang rombongan dari Malaysia. Dari LSM LIRA ada Wapres Imam Bogie, Samsudin, Mustakim Ishak, Ada Irham (Ketum Pemuda Lira), Ranti Tanjung (Ketum Perempuan Lira), Miftah Yusufpati (Pemred Liranews), Haji Fauzi (Sekjen Ormas Madas Nusantara), dan lainnya

Baik Jusuf Rizal dan Alif Anas sepakat berpandangan jika generasi muda perlu bergerak melawan praktek-praktek korupsi yang merusak generasi muda, masyarakat dan bangsa. Korupsi itu musuh bangsa dan membawa kesengsaraan bagi masyarakat dari semua aspek.

“Karena itu kami merasa senang atas jalinan kerjasama yang membuahkan lakhirnya Generasi Muda Anti Korupsi Non Governmental Organization (NGO) Asean. Gerakan generasi muda tingkat Asean melawan korupsi,” tegas Alif Anas antusias.

Sementara itu pria berdarah Madura-Batak penggiat anti korupsi, Jusuf Rizal menambahkan jika Gemaku NGO Asean merupakan upaya kolaboratif pemuda dari berbagai negara di Asia Tenggara untuk memerangi korupsi melalui berbagai program antara lain pendidikan, aksi nyata, dan inovasi digital, dengan berbagai NGO maupun lembaga pemerintah.

Lebih lanjut menurut Jusuf Rizal, Inisiatif pembentukan Gemaku NGO Asean bertujuan membentuk generasi penerus yang berintegritas, menyuarakan anti-korupsi, dan menciptakan kawasan ASEAN yang bersih dari korupsi melalui Peran dan Aksi Generasi Muda.

Adapun berbagai program yang akan dijalankan yaitu :

Pendidikan dan Kesadaran

Menginisiasi program edukasi antikorupsi, serta menanamkan nilai-nilai jujur, disiplin, dan bertanggung jawab sejak dini.

Aksi Nyata di Lingkungan

Membentuk komunitas antikorupsi, melakukan pengawasan partisipatif, dan menindaklanjuti dengan aksi nyata di daerah masing-masing.

Kontrol Sosial dan Moral

Generasi muda memiliki peran sebagai kontrol sosial untuk mengkritisi kebijakan yang tidak adil dan sebagai kekuatan moral untuk mencegah praktik korupsi.

Inovasi Teknologi

Mengembangkan teknologi transformasi digital untuk mendorong transparansi dan melawan korupsi melalui konten kreatif.

Peran sebagai Agen Perubahan

Melalui seminar, dialog, dan kegiatan ilmiah, pemuda dapat memahami dampak korupsi dan bergerak menjadi bagian dari solusi bagi bangsa.

“Bagi Indonesia ini sejalan dengan program pemerintah guna menyiapkan Generasi Emas 2045 (100 tahun Indonesia) yang anti korupsi. Sekaligus mendukung komitmen Presiden Prabowo Subianto perang dan rela mati guna melawan korupsi,” tegas Jusuf Rizal yang juga akan memantau pejabat terkorup di Asean

Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Siruaya Utamawan Dorong Perlindungan Sosial bagi Pekerja Platform Digital dan Transportasi

MediaSuaraMabes, Pasuruan – Anggota Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Siruaya Utamawan, menekankan pentingnya perlindungan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan kepastian hukum bagi para pekerja platform digital dan transportasi online. Hal ini disampaikannya saat menjadi narasumber utama dalam diskusi bertema “Manfaat BPJS Kesehatan bagi Pekerja Platform Digital-Transonline” yang diselenggarakan dalam Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Serikat Pekerja Dirgantara, Digital dan Transportasi Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPDT FSPMI) tahun 2025, pada hari Kamis, 18 September 2025.

Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan serikat pekerja, antara lain Sekjen DPP FSPMI Sabilar Rosyad, S.H., Ketua Umum PP SPDT FSPMI Drs. M. Syawal Harahap, Ketua DPW FSPMI Jawa Timur Pujianto, serta Sekretaris Umum PP SPDT FSPMI Indra Kurniawan. Turut hadir pula Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pasuruan, dr. Dina Diana Permata beserta jajaran.

Dalam diskusi yang dimoderatori oleh Drs. M. Syawal Harahap, Siruaya Utamawan menyatakan bahwa SPDT FSPMI memiliki potensi besar untuk tumbuh seiring dengan era digitalisasi yang tidak terelakkan. Namun, ia mengingatkan bahwa digitalisasi tanpa kendali dapat berdampak negatif, salah satunya mengikis rasa solidaritas.

“SPDT harus mencari cara untuk meramu kepentingan-kepentingan individu para pekerja menjadi sebuah kepentingan komunal yang diperjuangkan bersama,” tegas Siruaya.

Ia juga menjelaskan bahwa Program JKN sendiri sangat bergantung pada digitalisasi, terutama untuk mencegah kecurangan (fraud). “Tahun 2024, beban jaminan JKN mencapai Rp170 triliun. Angka fraud secara persentase mungkin kecil, tapi secara nominal tetap sangat besar, sehingga digitalisasi menjadi kunci,” paparnya.

Siruaya meluruskan beberapa pandangan umum, salah satunya mengenai fungsi BPJS Kesehatan. “Fungsi kami adalah memberikan jaminan, bukan pemberi pelayanan kesehatan. Penyelenggara layanan ada di fasilitas kesehatan (Faskes) yang menjadi mitra kami,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti kontribusi besar segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) dalam menjaga keberlangsungan Program JKN. Menurutnya, hanya segmen PPU yang preminya masih surplus, sementara rasio klaim segmen lain pada tahun 2025 diproyeksikan di atas 100%. “Meski begitu, ketahanan dana jaminan sosial masih aman hingga akhir 2025 berkat adanya cadangan dari surplus tahun-tahun sebelumnya,” tambahnya.

Siruaya menunjukkan keberpihakannya yang kuat kepada para pekerja. “Saya marah besar kalau ada pekerja dianeh-anehkan oleh fasilitas kesehatan dan tidak mendapatkan haknya sesuai ketentuan.” ujarnya.

Secara khusus, ia mendorong perjuangan para pengemudi ojek online (ojol) untuk mendapatkan status sebagai pekerja, bukan mitra. “Kita harus mendukung teman-teman ojol untuk dijadikan pekerja bukan mitra, agar mereka mendapatkan kepastian hukum dan hak-hak jaminan sosial yang semestinya,” serunya.

Di akhir sesi, Siruaya Utamawan membuka diri untuk menerima segala masukan dan kritik dari para anggota serikat pekerja demi perbaikan Program JKN ke depan. “Silakan sampaikan kepada saya agar program JKN ke depannya menjadi lebih baik,” pungkasnya.

Gubernur Sumbar Resmikan Kantor Samsat Nagari Alahan Panjang

MediaSuaraMabes, Alahan Panjang – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah didampingi Bupati Solok meresmikan secara resmi pengoperasian Samsat Nagari Alahan Panjang, Senin (15/9) di Kantor Samsat Nagari Alahan Panjang. Peresmian ini dihadiri oleh Tim Pembina Samsat Sumatera Barat, Forkopimda, Instansi terkait, Bank Nagari serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa hadirnya Samsat Nagari merupakan bagian dari upaya mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat, khususnya dalam hal pembayaran pajak kendaraan bermotor. Dengan adanya Samsat Nagari ini, masyarakat Alahan Panjang dan sekitarnya tidak perlu lagi menempuh jarak jauh ke kota kabupaten untuk mengurus administrasi kendaraan.

“Pemerintah terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan dekat dengan masyarakat. Samsat Nagari di Alahan Panjang ini diharapkan mampu mendorong kesadaran wajib pajak, sekaligus meningkatkan penerimaan daerah,” ucap Gubernur.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumbar, Syefdinon, menyampaikan bahwa Samsat Nagari Alahan Panjang adalah inisiatif pertama yang melibatkan kolaborasi langsung antara Pemprov Sumbar dan Pemkab Solok di sektor pelayanan pajak.

“Ini amanat undang-undang untuk kita bersinergi. Didukung oleh Bank Nagari, Jasa Raharja, dan mitra lainnya, kami terus melakukan evaluasi agar pelayanan pajak makin mudah diakses masyarakat,” jelas Syefdinon.

Selain menghadirkan layanan di nagari, Pemprov Sumbar juga membuka Samsat di pusat keramaian seperti mal dan kampus, sebagai bagian dari upaya jemput bola pelayanan pajak.

Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang taat, Pemprov Sumbar memberikan empat tiket umrah kepada wajib pajak yang telah membayar pajak secara rutin selama 15 tahun berturut-turut.

Pemerintah berharap kehadiran Samsat Nagari Alahan Panjang akan semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan, meningkatkan kepatuhan pajak, dan mendorong terciptanya kesejahteraan bersama.

(Jurnalis Sumbar Delco)

Puluhan Pelaku UMKM Ikuti Sosialisasi Pemasaran Produk Via Online

MediaSuaraMabes, Kota Padang – Puluhan pelaku Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) di Kota Padang khususnya kecamatan Bungus Teluk Kabung mengikuti sosialisasi tentang pemasaran produk via online di Aula Kantor Camat Bungus Teluk Kabung, didampingi oleh Pendamping Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Mikro (Dinkop dan UKM), Rabu (17/9/2025).

Mereka diberikan informasi tentang kerjasama dengan salah satu Perusahaan Ojek Online B-MEN yang mempunyai program pengantaran makanan dan market yakni Go Kuliner dan Marketplace.

Syafrizal, Ketua Pengawas dan Pembinaan UMKM Kecamatan Bungus Teluk dari Dinas Dindagkop dan UKM menuturkan, pihaknya terus berupaya mendongkrak penjualan produk UMKM.

Sebelumnya pelaku UMKM mengikuti pelatihan marketplace, kini mereka dikenalkan dengan aplikasi penghantaran melalui Ojek Online, B-MEN. Para pelaku UMKM juga langsung didaftarkan sebagai mitra perusahaan Ojek Online dengan program Go Kulinernya.

Terdapat 2300 pelaku UMKM yang semuanya bergerak di bidang Kuliner. Menurut Syafrizal, mereka sebelumnya tak terdaftar dalam program tersebut.

“Mereka belum terdaftar di B-MEN Go Kuliner. Sehingga kita coba berinovasi untuk menghubungkan kedua pihak,” ucapnya.

Sebagian pelaku UMKM masih memiliki keterbatasan dalam mengakses pemasaran secara online. Padahal sekarang banyak kanal atau media yang dapat dimanfaatkan oleh pedagang.

Lebih lanjut Syafrizal mengungkapkan perusahaan Ojek Online B-MEN siap membantu pelaku UMKM yang belum bergabung dalam kegiatan tersebut.

“Kita tidak berhenti di sini pak, mereka tadi yang baru terdaftar akan kita pantau bagaimana perkembangannnya. Pihak B-MEN juga membuka konsultasi, ” tuturnya.

Merissa Yulia Desma, salah satu pelaku UMKM Kuliner tradisional di kecamatan Bungus Teluk Kabung mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Dirinya memang belum pernah mendapat informasi tentang program layanan antar produk makanan dari ojek online.

“Kita tadi diajari menginstal aplikasi sampai dengan memasukkan data- data. Semoga dengan adanya Aplikasi B-MEN ini penjualan semakin lancar, ” ungkapnya.

Add to cart