DPP Forum RT-RW Gelar Deklarasi Damai dan Doa Bersama untuk Mewujudkan Jakarta Utara yang Nyaman dan Aman

MediaSuaraMabes, Jakarta Utara – Bertempat di GOR Jakarta Utara, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Forum RT-RW DKI Jakarta mengadakan sebuah acara besar yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan pemerintah. Kolaborasi antara DPP Forum RT-RW DKI Jakarta dengan Pemerintah Kota Jakarta Utara, 40 Ormas dan LSM, tokoh masyarakat, serta warga Jakarta Utara bertujuan untuk menyatukan seluruh elemen dalam mewujudkan kebersamaan dalam keberagaman.

Pembacaan Deklarasi Damai yang diacara ini dibacakan oleh Saudara Eprianto, Dewan Kota Jakarta Utara. Pembacaan Deklarasi ini diikuti oleh para peserta yang hadir, termasuk Walikota Jakarta Utara, pejabat Kodim 0502 Jakarta Utara, Polres Metro Jakarta Utara, perwakilan dari Forum RT-RW DKI Jakarta, serta perwakilan Ormas, LSM, dan tokoh masyarakat.

Deklarasi ini merupakan komitmen bersama untuk menjaga persatuan dan kesatuan warga Jakarta Utara dan mencegah segala bentuk tindakan intoleransi yang dapat memecah belah masyarakat. Para peserta acara kemudian menandatangani deklarasi damai sebagai simbol kesepakatan bersama untuk menjaga keharmonisan dan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga Jakarta Utara.

Selain pembacaan deklarasi, acara ini juga diwarnai dengan doa bersama untuk keselamatan, kedamaian, dan kesejahteraan masyarakat Jakarta Utara. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga dalam menghadapi tantangan sosial yang ada, serta menciptakan suasana yang kondusif bagi perkembangan dan kemajuan daerah tersebut.

Melalui deklarasi ini, diharapkan masyarakat Jakarta Utara dapat lebih waspada terhadap berbagai tindakan yang dapat merugikan serta menciptakan perpecahan di tengah-tengah komunitas. Acara ini merupakan langkah positif untuk membangun Jakarta Utara yang lebih harmonis, aman, dan nyaman bagi semua pihak.

Triyanto Mokar Siknun-Jurnalis DKI Jakarta-Media Suara Mabes

Sinergi Dakwah dan Kesehatan, Masjid Baitul Mu’minin Hadirkan Bekam Mobile Indonesia

MediaSuaraMabes, Jakarta — Semangat menghidupkan sunnah Rasulullah ﷺ di bidang kesehatan kembali digelorakan. Kegiatan Pengobatan Thibbun Nabawi dan Tradisional yang digelar di Masjid Baitul Mu’minin hari ini berlangsung penuh antusias dari jamaah dan masyarakat sekitar 100 orang dengan therapist 14 orang.

Acara ini diinisiasi oleh Team Bekam Mobile (Praktisi Thibbun Nabawi Indonesia) bekerja sama dengan DKM Masjid Baitul Mu’minin serta didukung oleh UMI Care dan Rumah Sehat L&A Karipudin.

Kegiatan yang mengusung tema “Yuk Hidup Sehat Sesuai Syariat” ini menghadirkan berbagai metode pengobatan sunnah, seperti Bekam, Fasdhu, Terapi Listrik, Akupuntur, Pijat Refleksi, Kreek, serta Pijat Bayi.

Ketua pelaksana, Ustadz M. Heriyanto, menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin bulanan.

“Kami berharap kegiatan ini bisa berjalan terus setiap bulan. Selain menyehatkan tubuh, jamaah juga bisa beramal melalui infaq terbaiknya. Jadi berobat sambil bersedekah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DKM Masjid Baitul Mu’minin, Ustadz Ahmad Sakti, S.Pd.I, menyambut baik kegiatan ini sebagai bagian dari dakwah kesehatan yang berpijak pada nilai-nilai Islam.

“Kesehatan adalah amanah. Thibbun Nabawi mengajarkan kita menjaga tubuh dan ruhani sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ,” tutur beliau.

Adapun kegiatan pengobatan dilaksanakan pada Sabtu, 11 Oktober 2025, pukul 08.30 hingga 15.00 WIB, bertempat di area Masjid Baitul Mu’minin. Pengobatan tidak menetapkan biaya, namun jamaah dianjurkan memberikan infaq terbaik sebagai bentuk dukungan dan sedekah.

Ketua Team Bekam Mobile, Ustadz Umar Alhajjam, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi umat agar kembali kepada pengobatan yang halal, alami, dan ilmiah.

“Kami ingin mengembalikan umat kepada pengobatan yang sesuai syariat, dengan niat ibadah dan keikhlasan,” katanya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan Thibbun Nabawi di tengah masyarakat modern yang mulai kembali mencari solusi kesehatan alami dan ilahiah.

Redaksi: MediaSuaraMabes
Reporter: Must WotoW

Wakil Bupati Gunungkidul, Membuka TMMD Reguler ke-126 Tahun 2025 di Kalurahan Candirejo

MediaSuaraMabes, Gunungkidul – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-126 Tahun Anggaran 2025 resmi di buka bertempat di lapangan Ketonggo, Kalurahan Sumberjo, Kapanewon Semin, Kabupaten Gunungkidul, dengan mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Dan Ketahanan Nasional Di Wilayah” pada Rabu (08/10/2025).

Wakil bupati Gunungkidul, Joko Parwoto, S.E.,DBA.,M.M memimpin upacara sebagai Inspektur. Dalam amanatnya,Tema ini sangat relevan dengan semangat pembangunan Kabupaten Gunungkidul yang berorientasi pada pemerataan, kemandirian dan ketahanan sosial masyarakat pedesaan.

Sebagaimana pesan Bung Karno “Gotong royong adalah pembanting tulang bersama, pemeras keringat bersama, perjuangan bantu-binantu bersama. Amal semua buat kepentingan semua.” Nilai luhur gotong royong inilah yang menjadi jiwa pelaksanaan TMMD. Melalui kebersamaan antara TNI, Pemerintah Daerah dan masyarakat, kita membangun tidak hanya jalan dan talud tetapi juga membangun semangat dan ketahanan bangsa dari akar rumput.

Hadirin yang berbahagia, Kegiatan TMMD ke-126 Reguler Tahun 2025 di Padukuhan Candi, Kalurahan Candirejo, Semin ini menyasar kegiatan fisik meliputi pembangunan jalan beton, pembuatan talud jalan desa, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) dan rehab mushola serta pembuatan sumur bor untuk kebutuhan air bersih.

Selain itu di selenggarakan kegiatan non fisik berupa, penyuluhan-penyuluhan donor darah, pengobatan mata, bazar sembako, penghijauan dan bakti sosial sembako.Seluruh kegiatan ini menunjukkan bahwa TMMD tidak hanya membangun infrastruktur tetapi juga membangun manusia dan semangat kebangsaan di dalamnya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI–POLRI dan seluruh jajaran perangkat daerah serta masyarakat Kalurahan Candirejo dan Sumberejo atas dukungan, kerja keras dan semangat gotong royongnya. Semoga TMMD ini menjadi berkah bagi masyarakat, mempercepat pemerataan pembangunan dan memperkuat ketahanan sosial di wilayah Semin dan sekitarnya.Mari kita jadikan TMMD sebagai momentum untuk mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat, memperkuat semangat kebangsaan serta mendorong lahirnya desadesa yang tangguh, mandiri dan berdaya saing.

Dirgahayu TNI ke-80 Tahun 2025, “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju”. Semoga TNI selalu jaya, profesional dan menjadi kebanggaan rakyat Indonesia.

Menurut Dandim 0730/Gunungkidul Letkol Inf Roni Hermawan, TMMD Reguler merupakan program kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak. Termasuk Pemerintah Kabupaten, TNI/Polri, perusahaan, dan masyarakat.

”Kegiatan TMMD reguler ini kolaborasi dengan semua pihak. Tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat di Kalurahan Candirejo,” ujar Letkol Inf Roni Hermawan.

Ia menjelaskan, TMMD ke-126 ini menyasar sasaran fisik hingga nonfisik, yaitu sasaran fisik meliputi, Pembangunan jalan cor rabat beton jalan sepanjang 950 M, Lebar 3 M dan Tebal 0,12 M, Talud jalan sepanjang 489 M, Lebar 0.30 M dan Tinggi 0,90 M, Pembuatan sumur bor di lima titik, Lalu ada rehab tempat ibadah satu unit, Rehab RTLH lima unit,”ungkapnya.

TMMD reguler ke-125 juga menyasar sasaran nonfisik, meliputi Penyuluhan Wasbang dan bela negara dari Kodim 0730/Gunungkidul, Penyuluhan Kamtibmas dan sadar hukum dari Polres Gunungkidul, Penyuluhan narkoba dan cegah Judi Online dari Polres Gunungkidul, Penyuluhan penanggulangan bencana dari BPBD Gunungkidul, Penyuluhan pencegahan penyakit LSD pada hewan dari UPT Puskeswan Semin, Penyuluhan pengembangan dan peningkatan umkm dari Dinas koperasi tenaga kerja, Penyuluhan perlindungan perempuan dan anak dari Dinsos Kab GK, Penyuluhan pengembangan dan peningkatan UMKM dari Dinas koperasi tenaga dan UMKM Kab.GK, Penyuluhan KB Kesehatan dari UPT Puskesmas Semin, Penyuluhan pencegahan stunting dari klinik kartika 0730, Pelayanan donor darah dari PMI Gunungkidul, Pengobatan mata gratis dari tim dokter mata UGM, Bazar sembako murah dan Penghijauan.,”terangnya.

Ia menambahkan, sumber dana kegiatan TMMD Reguler ke-126 ini meliputi anggaran APBN, APBD Provinsi DIY dan APBD Kabupaten Gunungkidul dan CSR BAZNAS Gunungkidul.

Untuk besarannya sendiri dari APBN Rp.338.300.000, APBD Provinsi DIY Rp.100.000.000, APBD Kab.Gunungkidul Rp.600.000.000, dan CSR BAZNAS Gunungkidul Rp.177.500.000”Total keseluruhan anggaran dana mencapai Rp 1,215.800.000 miliar,” ungkapnya.

Pihaknya pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan TMMD reguler ke-126 ini. Ia berharap kegiatan ini memberikan manfaat untuk masyarakat. ”Semoga bermanfaat untuk masyarakat dan mari bersama-sama merawat fasilitas yang ada,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto, S.E.,DBA.,M.M menyampaikan kegiatan TMMD reguler ini memberikan kemanfaatan untuk masyarakat. Mulai dari sarpras fisik hingga beragam kegiatan nonfisik. ”Harapan kami adanya TMMD ini dapat memfasilitasi berbagai kebutuhan masyarakat,” imbuhnya. (Pen0730GK).

Muspika Tarumajaya Memberikan Ucapan HUT TNI ke 80 Kepada Koramil 02/Tarumajaya

MediaSuaraMabes, Tarumajaya – Pemberian ucapan selamat HUT TNI KE-80 dari Muspika Tarumajaya ( Kecamatan Tarumajaya, Polsek Tarumajaya, UPTD Pertanian Tarumajaya, Puskesmas Tarumajaya dan KUA Tarumajaya Di terima langsung oleh Danramil 02/Tarumajaya ( Mayor Inf Budi Santoso).

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun TNI ke-80, Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Tarumajaya yang terdiri dari unsur Kecamatan Tarumajaya, Polsek Tarumajaya, UPTD Pertanian Tarumajaya, Puskesmas Tarumajaya, serta KUA Tarumajaya memberikan ucapan selamat dan penghormatan kepada jajaran TNI, khususnya Koramil 02/Tarumajaya Kodim 0509/Kabupaten Bekasi.

Ucapan selamat tersebut diterima langsung oleh Danramil 02/Tarumajaya, Mayor Inf Budi Santoso, di Makoramil 02/Tarumajaya pada momentum peringatan HUT TNI, Senin (06/10/2025).

Dalam kesempatan tersebut, para pimpinan Muspika Tarumajaya menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian TNI dalam menjaga kedaulatan negara serta peran aktif di wilayah, khususnya dalam mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat.

Danramil 02/Tarumajaya, Mayor Inf Budi Santoso, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari seluruh Muspika Tarumajaya. “Sinergi antara TNI bersama unsur Muspika dan masyarakat adalah kunci dalam menjaga keamanan serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Semoga TNI ke depan semakin profesional, modern, dan dicintai rakyat,” ujarnya.

Kapolsek Tarumajaya melalui perwakilannya menyampaikan, “Kami dari jajaran Polsek Tarumajaya mengucapkan selamat HUT TNI ke-80. Semoga TNI semakin jaya, semakin profesional, serta selalu menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI. Sinergitas antara Polri dan TNI di wilayah Tarumajaya akan terus kami jaga demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat.”

Ucapan tersebut diterima langsung oleh Danramil 02/Tarumajaya, Mayor Inf Budi Santoso, di Makoramil Tarumajaya.

Pemberian ucapan selamat ini menjadi simbol kebersamaan dan sinergitas antara TNI dengan unsur Muspika Tarumajaya, yang selama ini terjalin baik demi terciptanya kondusifitas wilayah di Kecamatan Tarumajaya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Rusunawa Rorotan: Teladani Kehidupan Rumah Tangga Rasulullah SAW

MediaSuaraMabes, Jakarta Utara — Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, Majelis Taklim Ibu-ibu gabungan (RT 01,02 dan 03) RW 014 Rusunawa Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, menggelar acara keagamaan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat cinta Rasul di Aula Masjid Al Barkah, Sabtu (4/10) mulai pukul 13.00 WIB.

Dengan mengangkat tema “Membangun Rumah Tangga Islami: Memahami Kehidupan Rumah Tangga Rasulullah SAW, Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah, dan Nabi Muhammad Teladan Suami dan Ayah Terbaik”, acara ini bertujuan menginspirasi masyarakat untuk meneladani akhlak dan kehidupan Rasulullah SAW dalam membangun keluarga yang harmonis dan penuh keberkahan.

Acara dibuka dengan sambutan ketua panitia ibu Yuliana sekaligus penanggung jawab acara dan di lanjutkan dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan secara merdu oleh Qori cilik Adinda Natan dan Sali Tilawah Adinda Ayleen. Suasana religi semakin terasa ketika anak-anak TPQ Al Barkah turut menampilkan kreasi Islami dan religi, mencerminkan semangat dakwah sejak usia dini.

Menambah kemeriahan dan kekhusyukan, tim Hadroh Sundiro RW 014 Rusunawa Rorotan tampil membawakan lantunan shalawat yang diiringi musik hadroh, mengajak para hadirin bershalawat dan menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Puncak acara diisi oleh tausiyah dan siraman rohani dari Ustadz Ahmad Fauzi, HM. Dalam ceramahnya, beliau mengajak para jamaah untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan berumah tangga, baik sebagai suami yang penuh kasih, ayah yang penyayang, maupun pemimpin yang adil.

“Rasulullah adalah teladan terbaik dalam segala aspek kehidupan, terutama dalam membina rumah tangga. Sudah sepatutnya kita belajar dari akhlak beliau dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah,” ujar Ustadz Ahmad Fauzi, HM dalam ceramahnya.

Acara Maulid ini diselenggarakan oleh Majelis Taklim gabungan dari ibu-ibu di lingkungan RW 014 Rusunawa Rorotan dan dipimpin oleh Ibu Yuliana selaku Ketua Panitia. Kehadiran warga yang antusias menambah semarak dan kekhidmatan acara.

Sebagai penutup, seluruh panitia dan hadirin bersama-sama memanjatkan doa agar peringatan Maulid ini membawa berkah, mempererat ukhuwah, dan menjadi momentum memperkuat keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Acara ditutup dengan sesi foto bersama panitia dan peserta sebagai bentuk kebersamaan dan dokumentasi.

Komarudin
Jurnalis DKI Jakarta

Management PT Pasti Maju Indonesia Perusahaan Keamanan di Jakarta Selatan Sampaikan Salam Hormat Untuk Prajurit Bangsa

MediaSuaraMabes, Jakarta — Dalam semangat cinta tanah air dan rasa hormat yang mendalam terhadap para penjaga kedaulatan bangsa, PT Pasti Maju Indonesia, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang keamanan dan beralamat di Rukan Permata Senayan, Jakarta Selatan, mengucapkan Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-80.

Momentum peringatan Hari TNI ini menjadi wujud apresiasi terhadap seluruh prajurit yang dengan penuh dedikasi menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), baik di darat, laut, maupun udara.

> “Semoga TNI senantiasa menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa. Kami turut memberikan penghormatan tertinggi atas pengabdian dan semangat juang yang tiada henti dari para prajurit dalam melindungi tanah air Indonesia tercinta,” ujar Hendrik, selaku Pimpinan PT Pasti Maju Indonesia.

Sebagai perusahaan yang berkomitmen di bidang keamanan, PT.Pasti Maju Indonesia menjadikan semangat dan disiplin TNI sebagai inspirasi dalam menjalankan tugas menjaga ketertiban serta menciptakan rasa aman di lingkungan masyarakat.

Selama ini, PT Pasti Maju Indonesia juga dikenal sebagai mitra strategis dalam mendukung sistem keamanan nasional, dengan menghadirkan tenaga profesional, teknologi modern, dan layanan pengamanan yang berstandar tinggi. Komitmen ini sejalan dengan semangat TNI dalam membangun Indonesia yang tangguh, aman, dan berdaulat.

Jayalah TNI, Jayalah Indonesia!

Red.Swt

Kuasa Hukum Masyarakat dari tiga Desa menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR RI

MediaSuaraMabes, Jakarta – Kuasa Hukum Masyarakat dari tiga Desa, Yudi Rijali Muslim, S.H., M.H., menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPR RI, Dr. Habiburahman, S.H., M.H.

Dalam forum resmi itu, Yudi menyampaikan sedikitnya ada empat persoalan agraria yang hingga kini masih membelenggu masyarakat Desa Teluk Bayur (Kecamatan Sungai Laur), Desa Suka Karya, dan Desa Pelanjau Jaya (Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat).

“Persoalan agraria ini sudah berlangsung puluhan tahun, masyarakat tiga desa terus berada dalam ketertindasan. Kami berharap Komisi III DPR RI bisa menjadi pintu masuk untuk menghadirkan keadilan,” tegas Yudi Rijali Muslim dalam keterangannya.

Empat Persoalan Agraria

Yudi merinci empat bentuk persoalan yang dialami masyarakat, yaitu:

1. Tidak adanya ganti rugi dalam proses pembebasan lahan hingga terbitnya HGU.

2. Penguasaan lahan masyarakat di luar HGU yang dikuasai oleh perusahaan secara melawan hukum.

3. Kewajiban kebun plasma 20% tidak dipenuhi, padahal hal tersebut merupakan amanat undang-undang.

4. Manipulasi dalam pembentukan koperasi, di mana perusahaan diduga menempatkan orang-orang kepercayaannya sebagai pengurus koperasi untuk mengendalikan pengelolaan lahan.

Perusahaan seharusnya tunduk pada hukum. Namun yang terjadi justru sebaliknya, masyarakat kehilangan tanahnya, tidak mendapatkan plasma, dan bahkan koperasi pun dikendalikan oleh kepentingan perusahaan,” tambah Yudi.

Perusahaan yang Diadukan

Dalam RDP tersebut, Yudi menyebut secara tegas sejumlah perusahaan yang dilaporkan ke Komisi III DPR RI. Perusahaan-perusahaan tersebut adalah:

PT Budidaya Agro Lestari (PT BAL) dan PT Santika Nata Palma bagian dari Minamas Goup, Perusahaan Asal Malaysia

PT Prakarsa Tani Sejati (PT PTS) – beroperasi di wilayah Desa Teluk Bayur

Ke tiga perusahaan ini diduga kuat melakukan pelanggaran hukum agraria serta mengabaikan kewajiban terhadap masyarakat sekitar.

Menurut Yudi, perusahaan-perusahaan itu telah beroperasi di wilayah Marau dan Sungai Laur selama puluhan tahun, namun menyisakan masalah berkepanjangan bagi masyarakat lokal.

“Kami tidak anti investasi, tapi investasi jangan sampai menindas. Jika perusahaan menanam sawit di atas tanah masyarakat tanpa ganti rugi, tanpa plasma, itu sama saja merampas hak hidup orang banyak,” ujarnya menegaskan.

Harapan kepada DPR

Melalui RDP ini, Yudi berharap Komisi III DPR RI dapat menindaklanjuti persoalan tersebut dengan serius, baik melalui jalur pengawasan maupun rekomendasi hukum.

“Kami titipkan persoalan ini kepada DPR RI. Harapan masyarakat hanya satu, negara hadir, hukum ditegakkan, dan keadilan dipulihkan,” pungkas Yudi.

Rapat dengar pendapat ini mendapat perhatian dari sejumlah anggota Komisi III DPR RI yang berjanji akan menindaklanjuti aduan masyarakat, khususnya menyangkut dugaan pelanggaran hukum agraria dan kewajiban perusahaan perkebunan terhadap warga sekitar.

(Zaenal Abidin)

Tiga Dekade PLN IP: UBP Saguling Menyalakan Semangat, Merajut Kebersamaan dalam Coffee Morning

MediaSuaraMabes, Bandung Barat – PLN Indonesia Power UBP Saguling turut merayakan Tiga Dekade HUT PLN Indonesia Power yang tahun ini mengusung tema “Driving Sustainable Energy Transition”. Perayaan digelar secara hybride oleh PLN IP Head Office dan diikuti oleh seluruh unit, termasuk UBP Saguling.

Insan PLN IP UBP Saguling melaksanakan perayaan penuh antusias di Gedung CSR Husni Sabar bersama Managemen dan seluruh Pegawai maupun TAD. Momentum ini menjadi titik refleksi sekaligus akselerasi bagi PLN Indonesia Power dalam menghadirkan inovasi, memperkuat ketahanan energi, serta berkontribusi nyata menghadirkan green energy untuk negeri.

Selain terhubung secara hybride dengan PLN IP HO, UBP Saguling juga menyelenggarakan Coffee Morning periode September–Oktober secara offline. Kebersamaan semakin terasa dengan perayaan ulang tahun pegawai yang lahir pada periode tersebut, menambah hangat suasana di antara seluruh Insan UBP Saguling.

Kegiatan dilanjutkan dengan Social Action sebagai bentuk nyata kepedulian perusahaan melalui program TJSL. Dalam kesempatan ini, UBP Saguling memberikan santunan kepada 100 anak yatim dan dhuafa, sekaligus memperkuat nilai kebermanfaatan perusahaan untuk masyarakat sekitar.

Perayaan HUT PLN IP ke-30 tahun di UBP Saguling ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama. Rangkaian kegiatan ini menjadi simbol bahwa perjalanan tiga dekade bukan hanya tentang menjaga energi, melainkan juga menggerakkan perubahan menuju masa depan yang lebih hijau, berkelanjutan, dan penuh harapan.

Hari Guru Sedunia

Oleh : Drs.M.Siringoringo, M.Pd,Jurnalis Pusat MSM

MediaSuaraMabes, Jakarta – Setiap tanggal 5 Oktober diselenggarakan peringatan Hari Guru Sedunia bersama dengan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO), UNICEF, dan Education International (EI).

Sebagaimana penulis beritakan dalam  media Suara Mabes (MSM), dalam edisi 4/5/24, dibawah judul ““Guru Hebat Indonesia Kuat” Tulisan ini diangkat dalam  memperingati Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2024) HGN bertema “Guru Hebat  Indonesia kuat” Hari Guru Nasional adalah momentum penting bagi masyarakat Indonesia untuk menghargai dan mengapresiasi para guru atas pengabdian dan pengabdian dan jasa mereka dalam bidang pendidikan. Pada tahun 2024 ini, peringatan Hari Guru Nasional jatuh pada hari Senin (25/11/2024).

Penulis , hampir Setiap tahun mengangkat tulisan ilmiah  tekait Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas),di Media Suara Mabes ini seperti di edisi 3 Mei 2024,dibawah judul  Hari Pendidikan Nasional 2024, demikian juga pada edisi  21 November 2024 dibawah judul, “Guru Hebat, Indonesia Kuat”. Demikan juga di edisi 26 November 2021 dibawah judul, “Guru memang bukan orang hebat, tetapi semua orang hebat, adalah berkat jasa guru” ( dalam rangka Hari Guru Nasional).

Pengabdian dan jasa mereka dalam bidang pendidikan. Pada tahun 2024 ini, peringatan Hari Guru Nasional jatuh pada hari Senin (25/11/2024).  Jika pembaca setia  Media Suara Mabes masih  ingat, pada November tahun lalu saya mengangkat satu tulisan   yang berjudul “ Guru  Memang bukan orang Hebat, Tetapi  Semua orang Hebat, Adalah Berkat Jasa  Guru”. Judul ini saya tulis juga dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2023. Tahun ini (2024)

HGN bertema “Guru Hebat  Indonesia kuat” Presiden Prabowo Subiyanto Dalam Hardiknas  2 Mei tersebut menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 melalui laman media sosial resminya pada Jumat (2/5). Dalam pesannya, Presiden menegaskan pentingnya pendidikan sebagai pilar utama kebangkitan bangsa.

Sementara  tahun 2025 ini penulis mengangkat  “Hari Guru Sedunia”yang jatuh pada 5 Oktober.

Dilansir dari situs UNESCO, Hari Guru Sedunia menyoroti kontribusi dan prioritas guru dalam pendidikan. Peringatan Hari Guru Sedunia merayakan peran guru dalam perkembangan pendidikan di seluruh dunia.

Hari Guru Sedunia adalah untuk memperingati diadopsinya rekomendasi ILO/UNESCO 1966 tentang Status Guru. Kemudian pada 1997 ditetapkan pula untuk status tenaga pengajar pendidikan tinggi. Hari Guru Sedunia mulai diperingati sejak tahun 1994.

Hari Guru Sedunia merefleksikan dukungan untuk para guru dalam mengubah pendidikan. Selain itu juga merupakan upaya untuk memikirkan kembali jalanan ke depan untuk profesi guru secara global.

Perbedaan Hari Guru Sedunia dan Hari Guru Nasional, Begini Sejarahnya

Hari Guru Nasional 25 November, Ini Bedanya dengan Peringatan 5 Oktober

Hari Guru Nasional diperingati setiap tanggal 25 November untuk menghormati guru di Indonesia bertepatan dengan berdirinya PGRI, sedangkan Hari Guru Sedunia dirayakan setiap 5 Oktober sebagai perayaan global untuk menghargai kontribusi guru di seluruh dunia.

Berikut adalah rincian perbedaannya:

Meski sama-sama memperingati Hari Guru, keduanya diperingati pada tanggal yang berbeda sesuai dengan sejarahnya. Namun, kedua peringatan ini dilaksanakan untuk merayakan peran guru

Hari Guru Sedunia adalah untuk memperingati diadopsinya rekomendasi ILO/UNESCO 1966 tentang Status Guru. Kemudian pada 1997 ditetapkan pula untuk status tenaga pengajar pendidikan tinggi. Hari Guru Sedunia mulai diperingati sejak tahun 1994.

Hari Guru Sedunia ( World Teachers’ Day ) 5 Oktober 2025  mengusung tema “Recasting Teaching as a Collaborative Profession”alias “Merekontruksi Mengajar sebagai Profesi Kolaboratif”. Tema ini menyoroti pentingnya kolaborasi dalam profesi guru untuk memperkuat sistem pendidikan.

Hari Guru Sedunia pertama kali dirayakan pada tahun 1994 untuk memperingati lahirnya rekomendasi United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) dan International Labor Organization (ILO) mengenai status guru.

Isi rekomendasi mengatur terkait hak, tanggung jawab, standar kualifikasi, serta kondisi belajar mengajar. Perayaan global bukan sekedar acara tahunan, melainkan simbol penghargaan dunia terhadap dedikasi guru dalam dunia pendidikan.

Melalui tema ini, UNESCO mendorong pemerintah, lembaga pendidikan, hingga masyarakat untuk menempatkan profesi guru dalam lingkungan kerja yang stabil dan berbasis kolaboratif.

Dukungan kebijakan, praktik berkesinambungan, serta jejaring profesional dianggap penting untuk meningkatkan kualitas mengajar.

Berbagai cara dapat dilakukan untuk memperingati Hari Guru Sedunia

Hari Guru se Dunia bermula pada tahun 1966. Ketika itu, UNESCO dan ILO menyelenggarakan konferensi khusus di Paris, Perancis. Pertemuan membahas status guru, termasuk hak dan tanggung jawab.

Kemudian pada 5 Oktober 1994, Hari Guru Sedunia diperingati untuk pertama kali dalam rangka ulang tahun ke-30 konferensi 1966. Sejak saat itu, tanggal 5 Oktober ditetapkan sebagai momen tahunan berskala global untuk menghargai dan menghormati kontribusi guru bagi pembangunan pendidikan di seluruh dunia.

Cara Merayakan Hari Guru Sedunia

Berikut beberapa cara bermakna untuk merayakan Hari Guru Sedunia tahun 2025: (https://tirto.id)

  1. Mengucapkan terima kasih kepada guru sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan bimbingan mereka.
  2. Mengikuti seminar atau kegiatan sekolah yang didedikasikan untuk merayakan guru sekaligus membahas isu-isu pendidikan.
  3. Mendukung kebijakan pendidikan yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan dan profesionalisme guru.
  4. Memberikan kartu ucapan atau hadiah bermakna sebagai tanda penghargaan atas peran penting guru dalam pendidikan.
  5. Mengunjungi sekolah yang membutuhkan perhatian khusus dan memberikan dukungan untuk membantu peningkatan kualitas pembelajaran.

Berdasarkan situs Kemendikbud, Hari Guru Nasional diperingati untuk memberikan penghormatan dan apresiasi kepada guru di Indonesia. Peringatannya bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (HUT PGRI).

Hari Guru Nasional diperingati bersamaan dengan lahirnya PGRI pada 25 November 1945. Sebelumnya pada tahun 1912, nama PGRI adalah PGHB (Persatuan Guru Hindia Belanda).

Pada tahun 1932, PGHB berubah menjadi PGI (Persatuan Guru Indonesia). Dahulu Belanda menganggap PGI sebagai ancaman karena PGI menjadi semakin nasionalis dan semakin memperkuat perjuangan Indonesia.

“Guru adalah arsitek kehidupan, membangun pondasi pengetahuan yang kokoh untuk setiap anak bangsa. Mereka membimbing dengan kasih sayang, memberi contoh dengan ketulusan, dan mengajarkan arti perjuangan lewat kesederhanaan. Hari ini, kami merayakan peran pentingmu dalam hidup kami ( para siswa) . Terima kasih telah menjadi inspirasi yang tak tergantikan. Selamat Hari Guru Nasional 2024, semoga cahaya ilmu yang kau bagikan(Guru-guru) terus menerangi dunia.”

“Guru bukan sekadar penyampai ilmu, tetapi juga penumbuh mimpi dan penjaga harapan. Dalam setiap tatapan tulusmu, ada dorongan yang membuat kami percaya diri melangkah ke depan. Di Hari Guru Nasional ini, kami berterima kasih atas segala pengorbananmu. Selamat Hari Guru, pahlawan Tanpa tanda jasa yang selalu menginspirasi dengan cinta.”

Sesungguhnya. Kita memperingati hari guru dua kali dalam setahun, yaitu  Pertama, Hari Guru Sedunia diperingati setiap 5 Oktober. Kedua, Hari Guru Nasional pada 25 November. Meski sama-sama Hari Guru, keduanya memiliki sejarah yang berbeda.

Selain itu, cakupan perayaannya pun tidak sama. Hari Guru Sedunia dirayakan secara internasional, sementara Hari Guru Nasional merupakan peringatan khusus di Indonesia. Namun, momen ini tetap memiliki tujuan yang sejalan yaitu mengapresiasi setiap kontribusi guru di dunia pendidikan.

Hari Guru Sedunia atau World Teacher’s Day mulai diperingati pada 5 Oktober 1994. Perayaannya diselenggarakan oleh UNESCO bersama Organisasi Perburuhan Internasional (ILO), UNICEF, dan Education International (EI). Biasanya, puncak acara World Teacher’s Day berlokasi di Markas UNESCO, Paris, Prancis.

Dikutip dari laman UNESCO, tanggal 5 Oktober dipilih bukan tanpa alasan. Waktu tersebut bertepatan dengan pengesahan Rekomendasi ILO/UNESCO 1966 tentang Status Guru, yang menetapkan tolok ukur mengenai hak dan tanggung jawab guru, dan standar untuk persiapan awal dan pendidikan lanjutan, perekrutan, pekerjaan, serta kondisi pengajaran dan pembelajaran. Rekomendasi tentang Status Tenaga Pengajar Pendidikan Tinggi kemudian diadopsi pada 1997 untuk melengkapi Rekomendasi tahun 1966 dengan mencakup tenaga pengajar di pendidikan tinggi.

Peringatan Hari Guru Sedunia bertujuan merayakan semua guru di seluruh dunia, merenungkan dukungan apa yang dibutuhkan guru untuk dapat sepenuhnya menggunakan bakat dan panggilan sebagai pendidik, serta memikirkan kembali cara memajukan profesi guru secara global.

Tahun 2024 bertepatan dengan 30 tahun peringatan Hari Guru Sedunia dengan tema “Valuing teacher voices: Towards a new social contract for education” ( Menghargai suara guru: Menuju kontrak sosial baru untuk pendidikan)

Puncak peringatan Hari Guru Sedunia 2024 akan diselenggarakan di Paris. Adapun acaranya meliputi upacara pembukaan, pesan-pesan tingkat tinggi dari UNESCO, ILO, UNICEF, dan Education International, pidato utama, serta pemberian penghargaan.(Ring-O)

Polda Papua Barat Kawal Deklarasi Bersama Penertiban PETI di Distrik Wasirawi

MediaSuaraMabes, Manokwari Papua Barat – Kepolisian Daerah Papua Barat menunjukkan keseriusan dalam menangani aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) yang marak terjadi di Distrik Wasirawi, Kabupaten Manokwari. Langkah konkret itu diwujudkan melalui kehadiran Kapolda Papua Barat Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., pada Rapat Kesepakatan dan Deklarasi Bersama Penertiban Pengelolaan Pertambangan Tanpa Izin (PETI) yang berlangsung di Aula Sasana Karya, Kantor Bupati Manokwari, Jumat (3/10/2025).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi yang digelar sebelumnya pada 29 September 2025, terkait meningkatnya aktivitas pertambangan ilegal di Wasirawi, Rapat kali ini diikuti sekitar 70 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, DPRK, MRPB, tokoh adat, pemilik hak ulayat, hingga pelaku usaha tambang.

Dalam arahannya, Kapolda Papua Barat menegaskan bahwa seluruh aktivitas pertambangan, baik skala besar maupun pertambangan rakyat, wajib mengikuti peraturan perundang-undangan. Ia menekankan, tidak ada ruang bagi aktivitas ilegal yang merusak lingkungan maupun melanggar hukum.

“Saya akan berdiri paling depan untuk membela masyarakat yang berada di posisi benar sesuai aturan. Tetapi saya juga akan berdiri paling depan untuk menindak tegas apabila ada pelanggaran hukum,” tegas Kapolda.

Kapolda juga memberikan batas waktu lima hari hingga Selasa (7/10/2025) bagi masyarakat yang masih melakukan aktivitas ilegal untuk menurunkan peralatan dari lokasi tambang, Setelah itu, tim gabungan akan mendirikan pos komando taktis (poskotis) guna memastikan pembersihan dan pengawasan di lapangan berjalan optimal.

Selain itu, Kapolda mengingatkan bahwa tata kelola pertambangan harus mempertimbangkan kelestarian lingkungan dan hak-hak masyarakat adat.

“Jika gunung dan sungai bisa berbicara, mereka pasti sudah berteriak karena kerusakan akibat aktivitas tambang liar. Kita wajib menghormati alam,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Manokwari Hermus Indou menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah. Ia menyampaikan bahwa pemerintah siap memfasilitasi proses perizinan resmi agar masyarakat dapat mengelola sumber daya alam secara legal, transparan, dan berkelanjutan.

Rapat ini menghasilkan Berita Acara Kesepakatan dan Naskah Deklarasi yang ditandatangani bersama seluruh pemangku kepentingan, Isi deklarasi antara lain penghentian sementara seluruh aktivitas PETI, pembentukan Satgas terpadu untuk pengawasan, hingga komitmen percepatan perubahan tata ruang wilayah agar pertambangan rakyat bisa difasilitasi secara legal.

Kapolda Papua Barat menyambut baik kesepakatan tersebut dan menegaskan Polda akan mengawal setiap langkah pemerintah dalam penertiban sekaligus mempercepat legalisasi sesuai regulasi.

“Harapannya kita semua satu komitmen, bahwa pengelolaan sumber daya alam harus memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan daerah, bukan justru menimbulkan kerusakan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo S.H., S.I.K., M.Kom., menambahkan, deklarasi ini merupakan momentum penting untuk menyatukan persepsi.

“Deklarasi bersama ini menegaskan bahwa penanganan PETI bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga pemerintah daerah, tokoh adat, hingga masyarakat. Polda Papua Barat akan menindak tegas pelanggaran, sekaligus mendorong solusi legal agar masyarakat tetap mendapat manfaat tanpa melanggar hukum,” ungkap Kabid Humas.

Dengan adanya kesepakatan ini,
diharapkan seluruh pihak dapat menjaga komitmen, mendukung penertiban PETI, serta bersama-sama mengawal tata kelola pertambangan di Papua Barat agar berjalan sesuai hukum, ramah lingkungan, dan berpihak pada masyarakat adat. (*)

Add to cart