Koramil 02/Tarumajaya Gelar Program Army Go To School di MTs Jihadul Khair, Segara Makmur

MediaSuaraMabes, Tarumajaya – Koramil 02/Tarumajaya melaksanakan program Army Go To School dengan memberikan pembinaan, arahan, serta pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada para siswa MTs Jihadul Khair yang berlokasi di Desa Segara Makmur, pada hari ini.

Kegiatan dipimpin oleh personel Koramil 02/Tarumajaya sebagai bentuk dukungan TNI AD dalam menanamkan kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, dan semangat kebangsaan kepada para pelajar. Para siswa mendapat materi dasar PBB seperti sikap sempurna, penghormatan, langkah tegap, hingga gerakan formasi kelompok.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka menilai kehadiran TNI melalui program Army Go To School mampu memberikan motivasi positif bagi siswa, terutama dalam membentuk karakter disiplin dan meningkatkan kekompakan.

Koramil 02/Tarumajaya berharap melalui kegiatan ini para pelajar dapat menerapkan nilai-nilai kedisiplinan serta mampu menjadi generasi muda yang berakhlak, berwawasan kebangsaan, dan siap berkontribusi untuk lingkungan sekitar.

Koramil 02 Tarumajaya memberikan pembinaan wawasan kebangsaan kepada para pelajar melalui materi Cinta Tanah Air yang berlangsung di dalam ruangan pada hari ini. Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin TNI dalam membentuk generasi muda yang berkarakter kuat, disiplin, serta memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi.

Dalam penyampaiannya, anggota Koramil 02 Tarumajaya menjelaskan bahwa cinta tanah air tidak hanya diwujudkan melalui sikap bangga sebagai bangsa Indonesia, tetapi juga melalui tindakan sehari-hari seperti menghormati perbedaan, menjaga persatuan, serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keutuhan NKRI dan menjauhi segala bentuk sikap yang dapat memecah belah bangsa.

Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para pelajar. Mereka tampak aktif bertanya dan berdiskusi saat sesi tanya jawab dibuka. Pihak Koramil 02 Tarumajaya berharap materi yang disampaikan dapat menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini, sehingga para pelajar tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang berintegritas dan siap menghadapi tantangan zaman.

Kepala Sekolah MTs Jihadul Khair, Fahri, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas kegiatan Army Go To School yang digelar Koramil 02/Tarumajaya di lingkungan sekolah mereka.

“Kami sangat berterima kasih kepada jajaran Koramil 02/Tarumajaya atas perhatian dan pembinaan yang diberikan kepada para siswa kami. Pelatihan PBB seperti ini sangat bermanfaat untuk menanamkan disiplin, membentuk karakter, serta meningkatkan rasa tanggung jawab para siswa,” ujar Fahri.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut memberikan motivasi baru bagi siswa.
“Kami melihat antusiasme tinggi dari anak-anak. Mereka merasa bangga dilatih langsung oleh anggota TNI. Harapan kami, nilai-nilai positif ini dapat mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah,” tambahnya.

Kepala Sekolah MTs Jihadul Khair, Fahri, mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran Koramil sekaligus menyampaikan harapan agar kondisi sekolah dapat segera mendapat perhatian dari pihak terkait.

“Kami sangat berterima kasih atas pelatihan dan arahan dari Koramil 02/Tarumajaya. Ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami. Namun kami juga berharap pemerintah ataupun pihak-pihak yang peduli pendidikan dapat membantu memperbaiki fasilitas sekolah kami yang saat ini sangat memprihatinkan,” ujarnya.

Fahri menambahkan bahwa kerusakan bangunan sudah berlangsung cukup lama, sehingga membahayakan kenyamanan dan keselamatan siswa.

“Anak-anak belajar dengan semangat, tapi kami khawatir dengan kondisi bangunan yang tidak layak. Kami berharap ada bantuan agar sekolah ini bisa menjadi tempat belajar yang aman dan nyaman,” tambahnya.

Koramil 02/Tarumajaya menyatakan siap mendukung upaya positif terutama dalam pembinaan kedisiplinan dan karakter siswa, serta berharap kondisi MTs Jihadul Khair dapat segera mendapatkan penanganan demi kelancaran proses pendidikan.

Pihak sekolah berharap kerja sama dengan Koramil 02/Tarumajaya dapat terus berlanjut melalui berbagai program pembinaan yang mendukung pendidikan karakter bagi para pelajar.

Babinkamtibmas Desa Setiamulya Aipda Arif Pramono Beserta Bhayangkari Gelar Jumat Berkah, Berbagi Sayur Gratis ke Warga Kampung Tanggul haji Samsuri

MediaSuaraMabes, Bekasi – Dalam rangka kegiatan Jumat Berkah, Babinkamtibmas Desa Setiamulya Aipda Arif Pramono mengadakan aksi sosial dengan membagikan sayur mayur gratis kepada warga Kampung Tanggul haji Samsuri RT 02 RW 011, Jumat (14/11/2025).

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang tampak antusias menerima bantuan tersebut. Aipda Arif Pramono menjelaskan bahwa kegiatan Jumat Berkah ini merupakan bentuk kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan sederhana seperti ini, kami ingin menumbuhkan rasa kebersamaan dan membantu meringankan kebutuhan warga di tengah kondisi ekonomi yang tidak selalu mudah,” ujar Aipda Arif.

Selain membagikan sayur, Aipda Arif juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga agar tetap menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan gotong royong antarwarga.

Warga Sambut Gembira Jumat Berkah Babinkamtibmas Desa Setiamulya Berbagi Sayur Gratis

Kegiatan Jumat Berkah yang digelar Babinkamtibmas Desa Setiamulya, Aipda Arif Pramono, kembali mendapat sambutan hangat dari warga. Dalam kegiatan sosial tersebut, Aipda Arif membagikan sayur mayur gratis kepada warga Kampung Tanggul haji Samsuri RT 02 RW 011, Jumat (14/11/2025).

Aksi berbagi ini menjadi rutinitas positif yang ditunggu masyarakat setiap pekannya. Salah satu warga penerima, Ibu Siti (43), mengungkapkan rasa syukurnya atas kegiatan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak buat Pak Arif. Sayur ini sangat membantu untuk kebutuhan dapur kami. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ujar Ibu Siti dengan senyum bahagia.

Selain berbagi sayur, Aipda Arif juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada warga agar tetap menjaga keamanan lingkungan serta mempererat silaturahmi antarwarga.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat semakin harmonis serta menumbuhkan semangat gotong royong di lingkungan Desa Setiamulya.

Warga Kampung Tanggul menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kepedulian Babinkamtibmas yang selalu hadir di tengah masyarakat.

Ruslan Israpilov Korban Postingan Di Medsos Lapor Ke Polisi Dugaan Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik

JAKARTA, Ruslan Israpilov selaku korban Pencemaran Nama Baik postingan melalui Media Sosial (Medsos) di Akun Instagram melaporkan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik ke Polisi setempat.

Adapun laporan Korban Ruslan Israpilov tersebut tercatat dengan tanda terima Laporan Polisi Nomor: STTL/529/X/2025/BARESKRIM di Jakarta, dengan tanggal kejadian 23 Oktober 2025, pukul 16:00 WIB

Selanjutnya Ruslan Israpilov selaku korban Pencemaran nama baik tersebut mengungkapkan kronologi kejadiannya pelanggaran hukum UU ITE , pada tanggal 23 Oktober 2025, sebuah akun Instagram dengan nama “@mr.terimakasih” yang mengidentifikasikan diri sebagai Sergei Domogatskii memposting beberapa slide yang berisi foto dan teks yang secara eksplisit menyebut nama Ruslan Israpilov sebagai pemimpin dari geng yang diduga terlibat dalam penculikan dan penyiksaan.

“Postingan tersebut dengan jelas menampilkan nama lengkap dan foto Ruslan Israpilov.” ungkap Ruslan Israpilov selaku Korban Pencegahan nama baik kepada sejumlah awak media di Jakarta, Rabu (12/11/2025).

Selanjutnya kata Ruslan Israpilov ditemukan bahwa akun Instagram lain, “@fachwerk_domogatskogo”, yang secara eksplisit mengidentifikasi Sergei Domogatsky sebagai pemiliknya, juga telah memposting konten fitnah yang sama, ditulis dalam bahasa Rusia.

Lanjut Ruslan Israpilov, sehingga ia sendiri telah mengajukan laporan polisi terkait dugaan tindak pidana pencemaran nama baik pada 27 Oktober 2025, yang telah diterima secara resmi oleh Badan Reserse Kriminal (BARESKRIM) dengan nomor tanda terima STTL/529/X/2025/BARESKRIM.

Menurut Ruslan Israpilov hal ini diajukan sebagai bentuk perlindungan hukum atas reputasi dan nama baiknya serta sebagai upaya untuk menegakkan keadilan dalam penggunaan media sosial secara bertanggung jawab di Indonesia.

Selanjutnya Ruslan Israpilov menegaskan bahwa penggunaan nama “mr.terimakasih” sebagai identitas akun yang terlibat dalam tindakan pencemaran nama baik dapat dianggap sebagai bentuk penghinaan simbolik dan ironi linguistik. Kata “terimakasih”, yang umumnya memiliki konotasi positif, sengaja digunakan oleh pelaku untuk menyamarkan niat jahat — suatu tindakan yang dapat dianggap sebagai ejekan dan bentuk ketidakhormatan terhadap korban dan para investor yang mengalami kerugian.

Menurut Ruslan Israpilov, jika Sergei Domogatsky yang diduga menyerang dirinya ( Ruslan ) tanpa mengenalnya secara pribadi, terdapat kemungkinan, Sergei Domogatsky tahu bahwa cepat atau lambat para investornya akan menghubungi Ruslan, dan Ruslan akan mendukung serta melindungi mereka dengan segala cara yang sah secara hukum.

“Oleh karena itu, diduga Sergei Domogatsky memilih taktik kotor untuk mengalihkan perhatian dari skandal penipuannya dan terus melakukannya. Orang seperti ini merusak citra Bali dan citra Indonesia.” tegas Ruslan Israpilov

Menurut Ruslan Israpilov pasalnya Pemerintah Indonesia telah menghabiskan miliaran dolar untuk membangun citra yang baik bagi para pengunjung dan investor, tetapi diduga orang seperti Sergei Domogatsky justru merusak citra tersebut hanya demi kepentingan pribadinya yang kotor. Setiap unggahan serupa di media sosial miliknya merusak citra Indonesia.

“Atas nama Ruslan Israpilov, selaku korban pencemaran nama baik menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mempercayai informasi yang belum terverifikasi yang beredar di media sosial, dan menyerukan kepada pihak penegak hukum untuk segera mengambil tindakan hukum yang tegas terhadap penyebaran informasi fitnah dan palsu (hoaks); tegasnya

Kemudian Ruslan Israpilov selaku korban menuntut agar segera menutup akun-akun Instagram yang diduga digunakan untuk menyebarkan konten palsu dan memfitnah; serta menurut agar segera mengembalikan reputasi dan nama baik Ruslan Israpilov, yang telah tercemar secara tidak adil oleh publikasi jahat tersebut.” Pungkasnya.

Editor : (Red)

Nagari Gadut Bedah Lima Rumah, Bukti Nyata Solidaritas Sosial yang Mengakar

MediaSuaraMabes, Tilatang Kamang Agam – Di tengah tantangan ekonomi, Nagari Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, kembali menunjukkan kebesaran hatinya. Lima unit rumah tidak layak huni (RTLH) di masing-masing jorong telah dan akan sedang segera dibedah, bukan sekadar program, melainkan manifestasi nyata dari kepedulian dan kepekaan sosial yang telah lama tertanam dalam sanubari Nagari Gadut dan masyarakat ketika diwawancarai saat menunggu kedatangan bupati Agam di Jorong III Kampung Nagari Gadut Kecamatan Tilatang Kamang pada Munggu, (9 November 2025)

​”Ini bukan hanya tentang sepuluh juta dana dari nagari,” tegas Wali Nagari Gadut, Edison, dengan nada penuh haru.

“Ini adalah perwujudan dari ide, gagasan, tenaga, dan dana, serta sumber daya yang luar biasa dari seluruh pihak.

Tanpa partisipasi masyarakat, kemustahilan ini tidak akan terwujud secepat dan serampung ini.” ungkap Edison, Wali nagari Gadut

​Apresiasi Tinggi dari Wakil Rakyat dan Pemerintah Daerah aksi heroik Nagari Gadut ini langsung disambut dengan rasa hormat dan apresiasi tinggi dari berbagai pihak.

Neldawilis akrab disapa “Ponen,” anggota DPRD Dapil III, mengungkapkan kebanggaan dan harunya yang mendalam.

​”Kami merasa bangga dan haru atas kepedulian tinggi dari masyarakat setempat. Tidak menutup kemungkinan, kami akan segera memberikan bantuan dan perhatian lebih lanjut kepada kaum duafa ini, karena mereka adalah tanggung jawab kita bersama.”

​Ponen menyampaikan Rasa hormat tak terhingga d kepada Bupati Agam yang menyempatkan diri datang untuk melakukan survei langsung sekaligus memberikan donasi kepada penerima bedah rumah.

Kehadiran beliau menegaskan bahwa pemerintah hadir, bukan hanya di atas kertas, tetapi langsung di tengah-tengah warganya yang membutuhkan.

​Program bedah rumah ini adalah sebuah jembatan menuju kehidupan yang lebih bermartabat.

“Berharap, dengan bedah rumah ini, kehidupan mereka bisa lebih layak,” ucap Wali Nagari Edison, menyuarakan harapan seluruh warga.

​Senada dengan Wali Nagari, Negon, Wali Jorong III Kampundari mewakili masyarakat penerima, tak henti-hentinya menyampaikan terima kasih.

“Terima kasih atas perhatian luar biasa dari Bapak Bupati, anggota dewan, Forkopimca, dan teristimewa, seluruh masyarakat lainnya. Kepedulian ini adalah anugerah terindah,” ungkapnya, menyoroti betapa kuatnya ikatan sosial di Nagari Gadut.

​Dukungan penuh dan apresiasi juga datang dari para tokoh masyarakat, yang memandang prakarsa bedah rumah daru Nagari Gadut sangat luar biasa semoga menjadi amal jariyah yang akan terus mengalir pahalanya.

Masyarakat secara kolektif mendukung prakarsa Nagari Gadut dan menyetujui upaya menjadikan rumah tidak layak huni menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman, bahkan berharap inisiatif ini akan terus berkelanjutan, termasuk dalam mendukung kegiatan usaha masyarakat lainnya.

​Solidaritas ini membuktikan bahwa gotong royong dan kepedulian sosial adalah pilar utama kekuatan sebuah nagari atau joring khususnya.

Usai survei dan memberikan donasi bupati langsung menuju tempat kegiatan BKMT untuk mengisi kegiatan dakwah.

(Fk/YamanLbs)

Chef Esach Finalis MasterChef Sembuh Dari Kanker Stadium 4, Kini Kembali Masak Untuk Pasien RS Mandaya Royal Puri

MediaSuaraMabes, Kota Tangerang – Faisal Esach Rifky, finalis MasterChef Indonesia Season 2, membuktikan bahwa semangat dan harapan mampu mengalahkan penyakit mematikan. Setelah berjuang melawan kanker kelenjar getah bening (Limfoma Hodgkin Stadium 4) yang telah menyebar hingga ke paru-paru, Chef Esach kini dinyatakan sebagai survivor dan kembali ke RS Mandaya Royal Puri bukan sebagai pasien, melainkan sebagai mitra kolaborasi dalam menciptakan menu sehat bagi pasien rawat inap Mandaya.

Awalnya, Chef Esach sempat menjalani pengobatan di luar negeri. Namun setelah mendapatkan informasi mengenai RS Mandaya Royal Puri, ia memutuskan untuk berkonsultasi di sana. Ternyata, dokter di Mandaya memberikan rekomendasi pengobatan yang sama dengan yang ia dapatkan di luar negeri, bahkan dengan fasilitas yang lebih baik dan biaya yang lebih terjangkau.

Faisal menjalani pengobatan intensif di RS Mandaya Royal Puri dengan melakukan 12 kali kemoterapi. Hasil pemeriksaan setelah kemoterapi ketiga menunjukkan kemajuan luar biasa, setengah dari kankernya telah menghilang dan hanya tersisa satu titik kecil. Hingga akhirnya, pada kemoterapi ke-12, dokter menyatakan tubuh Faisal bersih dari kanker.

Untuk memastikan hasil tersebut, Mandaya menggunakan teknologi Digital PET Scan, teknologi pemindaian mutakhir yang mampu mendeteksi sisa sel kanker paling kecil sekalipun. Hasilnya menunjukkan tidak ada lagi tanda-tanda kanker di tubuh Faisal.

Kini, setelah melalui perjuangan panjang dan mendapatkan kehidupan kedua, Chef Esach kembali ke RS Mandaya Royal Puri untuk berbagi inspirasi melalui dunia kuliner. Bersama Mandaya, ia mengembangkan berbagai menu sehat dan bergizi yang dirancang khusus bagi pasien yang sedang menjalani pengobatan maupun pemulihan, agar tetap dapat menikmati hidangan lezat tanpa mengorbankan nilai gizi.

“Kami sangat tersentuh dengan perjuangan Chef Esach dalam melawan kanker kelenjar getah bening stadium 4-nya di Mandaya. Beliau tidak menyerah, bahkan mampu kembali ke aktivitasnya yang semula. Tentunya ini menjadi contoh yang sangat inspiratif bahwa kanker bukan akhir dari segalanya. Bahkan, saya terinspirasi untuk memulai kolaborasi ini agar cerita Chef Esach dapat diketahui pasien-pasien Mandaya melalui program Sepiring Harapan, yaitu menu pasien yang dibuat secara kolaboratif bersama Chef Esach dan tim dokter gizi Mandaya,” kata dr. Ben Widaja, Presiden Direktur Mandaya Hospital Group, Sabtu (8/11/2025).

Dari Dapur Ke Komunitas : Inspirasi Untuk Para Pejuang Kanker

Kehadiran Chef Esach sekaligus menjadi bagian dari acara gathering komunitas kanker yang diselenggarakan oleh RS Mandaya Royal Puri pada Sabtu (8/11). Acara yang mengangkat tema nutrisi dan asupan gizi bagi pasien kanker ini merupakan kegiatan rutin komunitas Geng Macan (Mandaya Advanced Cancer Center), yang beranggotakan lebih dari 1.000 pasien. Kegiatan ini digelar setiap tiga bulan sekali sebagai bentuk dukungan berkelanjutan bagi para pejuang dan penyintas kanker.

Dalam acara tersebut, Chef Esach berbagi kisah perjuangannya melawan kanker sekaligus melakukan demo masak yang menampilkan kreasi makanan sehat untuk pasien kanker. Menu yang ia tampilkan membuktikan bahwa makanan sehat dan bergizi tetap bisa terasa nikmat dan menarik untuk dikonsumsi selama masa pengobatan. Para peserta acara pun mendapat kesempatan untuk mencicipi langsung hasil masakannya.

Geng Macan Corner: Wadah Karya dan Harapan Baru untuk Pejuang dan Penyintas Kanker

Dalam kesempatan yang sama, RS Mandaya Royal Puri meluncurkan Geng Macan Corner yang berlokasi di Urbe Coffee RS Mandaya. Geng Macan Corner adalah sebuah wadah apresiasi bagi para penyintas dan pasien kanker anggota komunitas Geng Macan. Di sini, mereka dapat menitipkan dan menjual hasil karya kuliner seperti makanan dan camilan buatan sendiri sebagai simbol bahwa penyintas kanker dapat kembali berkarya dan menjalani kehidupan yang produktif.

Sebagai anggota Geng Macan, Chef Esach pun turut menitipkan produk makanannya di Geng Macan Corner, seperti onde ubi cheese, lumpia ayam pedas, nasi liwet ayam, hingga ketan sengkolo. Keterlibatan ini menjadi bukti nyata bahwa kesembuhan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal baru untuk berbagi semangat dan memberikan inspirasi bagi orang lain.

RS Mandaya Royal Puri terus memperkuat posisinya sebagai salah satu rumah sakit dengan fasilitas kanker terlengkap di Indonesia. Dengan fasilitas modern seperti Elekta Versa HD Radiotherapy, brakiterapi untuk kanker kewanitaan, terapi apheresis untuk kanker darah, serta Digital PET CT Scan yang digunakan dalam proses pemeriksaan Chef Esach, Mandaya menghadirkan layanan diagnosis dan terapi kanker yang komprehensif dan presisi tinggi.

RS Mandaya Royal Puri juga baru-baru ini dianugerahi penghargaan sebagai salah satu dari 12 rumah sakit terbaik di Indonesia dalam kategori layanan kanker oleh Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) melalui ajang bergengsi PERSI Award 2025.

Dengan dukungan komunitas Geng Macan yang inspiratif dan kolaborasi bersama tokoh seperti Chef Esach, RS Mandaya Royal Puri terus menghadirkan harapan baru bagi pasien kanker untuk sembuh, bangkit, dan berkarya kembali dengan semangat yang lebih kuat.

Editor : (Ichsan).

Aneh, Jorong Parak Laweh Tidak Tergerak Terhadap Sampah, Tidak Mampu Mendorong Warganya Dalam Goro

MediaSuaraMabes, Agam – Aneh, Jorong Parak Laweh, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, seolah memilih bungkam seribu bahasa tatkala menyaksikan langsung warga jorong Ngungun bahu membahu melaksanakan GORO secara swadaya penuh ikhlas termasuk disinggung soal perannya dalam menggerakkan kesadaran warga di Jorongnya, Paraklaweh sepekan lalu.

Atas kenerja jorong parak lawek menimbulkan berbagai pertanyaan, apalagi menyangkut kelestarian lingkungan sekitar dan berpengaruh terhadap kegiatan usaha pertanian, ladang, perikanan, serta usaha lainnya.

Pertanyaan mengenai sejauh mana upaya Jorong Paraklaweh mendorong masyarakatnya untuk menghentikan kebiasaan membuang sampah di saluran irigasi, yang merupakan urat nadi pertanian dan lingkungan, hanya disambut kebisuan.

Sikap diam ini, alih-alih menenangkan, justru menimbulkan gugatan besar: apakah kepemimpinan lokal telah lepas tangan di tengah krisis sampah yang kian mengancam ekosistem dan ketahanan air di wilayah tersebut?

​Pilu Jorong Ngungun dan Rusaknya Urat Nadi Kehidupan.

​Di sisi lain, Jorong Ngungun, yang berada dalam lingkup Nagari Koto Tangah, mengungkapkan rasa sedih dan keprihatinan mendalam.

Mereka menjadi saksi nyata betapa rusaknya lingkungan, terutama jaringan irigasi, akibat tumpukan sampah rumah tangga yang dilemparkan tanpa rasa bersalah oleh warga sekitar, khususnya yang bermukim di bantaran air.

Irigasi yang seharusnya mengalirkan berkah air bagi sawah dan ladang, kini dipenuhi limbah, berbau busuk, dan menjadi sumber bencana banjir lokal yang tak terhindarkan, seolah menjerit minta diselamatkan.

​Kontras Antara Kepedulian dan Ketidakpedulian Massa

​Pemandangan ini menyajikan sebuah kontras yang menusuk: satu jorong yang merasakan langsung dampak buruk, berjuang dalam keprihatinan, dan jorong lain yang seolah tutup mata dan telinga.

Namun, mereka merasa Jorong Parak Laweh seolah berdiri di luar lingkaran kepedulian itu, tanpa ada gerakan masif yang melibatkan warganya sendiri.

​Paragraf 4: Upaya yang Sudah Dilakukan: Sebatas Seremonial atau Akar Masalah?

​Lalu, apa sesungguhnya upaya konkret yang telah dilakukan oleh pengelola di tingkat nagari dan jorong, termasuk yang enggan bergeming?

Warga berharap upaya sosialisasi dan edukasi mengenai pengelolaan sampah telah dilakukan, bahkan sampai menyurati dan mendatangi rumah warga.

” Kalau tidak juga diindahkan lakukan pengawasan ketat dan tindak atas pencemaran lingkungan ” tegas salah seorang dari peserta goro yang diiyakaan yang lain.

Warga berharap ada inisiatif gotong royong bersama yang melibatkan beberapa jorong, Wali Nagari, dan masyarakat, seperti aksi membersihkan gorong-gorong yang tersumbat.

Namun, terbukti bahwa kesadaran yang minim dan ulah segelintir warga yang “kalamak di paruiknyo” (hanya mementingkan diri sendiri) membuat tumpukan sampah terus bermunculan.

​Goro Bersama: Solusi Sementara di Tengah Krisis Kesadaran Jangka Panjang

​Dorongan untuk menggelar Goro Bersama atau Gotong Royong warga Ngungun sebagai upaya pencegahan dan penanganan memang menjadi langkah yang patut diapresiasi, namun ironisnya, aktivitas tersebut kerap terasa sebagai pemadam kebakaran yang hanya menyelesaikan masalah di permukaan, bukan di akarnya.

” Kami minta pemerintah terkait peduli karena menyangkut hajat hidup ekonomi pertanian bagi anak istri kami” ucap mereka dengan nada geram

Salah satu tokopun menyatakan, Selama kesadaran kolektif untuk tidak membuang sampah sembarangan tidak tertanam kuat, selama itu pula irigasi akan kembali menjadi tempat pembuangan.

Aksi bersih-bersih hanya akan menjadi ritual tahunan yang sia-sia tanpa diikuti penegakan aturan dan komitmen yang berkelanjutan dari semua pihak.

Siapa yang Bertanggung Jawab Atas kurangnya partisipasi aktif jorong menggerakkan Parak Laweh?

​Jorong Parak Laweh mungkin memilih diam, tetapi diamnya adalah refleksi keras bagi seluruh pemangku kepentingan di Nagari Koto Tangah.

Bukankah menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kolektif? Jika jorong lain sudah bergerak, mengapa Parak Laweh tak kunjung menunjukkan taringnya dalam perlawanan terhadap sampah?

Apakah diperlukan bencana yang lebih besar, seperti banjir bandang yang menghanyutkan hasil panen, agar keheningan itu pecah menjadi sebuah aksi nyata?

Warga Ngungun dan lingkungan yang rusak tengah menanti jawaban, dan yang lebih penting, menanti sebuah perubahan sikap.

Atas contoh tauladan yang telah diberikan oleh warga Ngungun mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan karena memiliki kesadaran tinggi.

(FKYamanLbs)

Pengacara Reza Darmawan Saleh Ajukan Praperadilan Terhadap Polrestabes Makassar

MSM-Club, Jakarta – Seorang ibu rumah tangga berinisial HM melalui kuasa hukumnya Reza Darmawan Saleh dari Kantor Hukum RDS & Partners, resmi mengajukan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Makassar setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggelapan dalam jabatan atau penggelapan oleh Polrestabes Makassar.

Permohonan praperadilan tersebut terdaftar dengan nomor perkara: 42/Pid.Pra/2025/PN Mks, dan dijadwalkan mulai disidangkan pada minggu depan.

“Klien kami adalah rakyat kecil, dan penetapan status tersangka terhadap dirinya dilakukan secara sewenang-wenang, tidak sesuai prosedur, dan tidak sah,” ujar Reza Darmawan Saleh dalam keterangannya kepada media.

Menurut Reza, perkara ini bermula dari laporan seseorang berinisial RY yang menuduh kliennya melakukan penggelapan uang sebesar Rp3.005.779.000. Namun, laporan tersebut dinilai tidak berdasar, karena HM justru memiliki bukti transfer pembayaran kepada pelapor melalui agen BRILink sebesar Rp3.078.552.000.

“Penyelidikan dan penyidikan dilakukan secara sewenang-wenang dan tidak didasarkan pada ketentuan hukum yang berlaku (due process of law) serta keadilan prosedural (procedural justice),” tegas Reza.

Ia menilai penetapan tersangka terhadap kliennya tidak memenuhi unsur bukti permulaan yang cukup, sebagaimana diatur dalam Pasal 184 KUHAP dan ditegaskan dalam Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 21/PUU-XII/2014.

“Jika dalam tahap penyelidikan tidak ditemukan adanya peristiwa pidana, maka tidak mungkin perkara dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan,” ujar Reza menegaskan.

Reza menyoroti sejumlah kejanggalan dalam penanganan perkara tersebut. Salah satunya, gelar perkara tahap penyelidikan dilakukan lebih dahulu oleh Polrestabes Makassar pada 8 Agustus 2023, sementara laporan polisi baru dibuat oleh pelapor pada 23 Agustus 2023.

“Ini jelas janggal. Bahkan dalam kesimpulan gelar perkara disebutkan bahwa perkara ditingkatkan ke tahap penyelidikan, namun justru dinaikkan ke tahap penyidikan,” ujarnya.

Selain itu, dari tujuh orang saksi yang dimintai keterangan dalam tahap penyelidikan, tidak satu pun mendukung sangkaan terhadap kliennya. Dua orang saksi bahkan menyatakan bahwa barang yang diambil telah dibayar langsung ke rekening pelapor.

“Banyaknya saksi bukan jaminan kebenaran hukum. Kualitas keterangan saksi yang menentukan, dan dalam perkara ini tidak ada yang menguatkan tuduhan pidana terhadap klien kami,” terang Reza.

Reza juga mengungkap adanya pelanggaran serius dalam proses penyidikan. Menurutnya, penyidik telah mengumpulkan alat bukti sebelum adanya Surat Tugas dan Surat Perintah Penyidikan, padahal hal tersebut merupakan kewenangan penyelidik, bukan penyidik.

“Tindakan tersebut jelas bertentangan dengan hukum acara dan menjadikan alat bukti yang dikumpulkan sebagai unlawful legal evidence yang tidak memiliki nilai pembuktian,” jelasnya.

“Oleh karena penyelidikan cacat hukum dan tidak sah, maka mutatis mutandis penyidikan dan penetapan tersangka terhadap klien kami juga tidak sah,” tegas Reza.

Ia menambahkan, sebagian besar bukti dan dokumen gelar perkara yang dilaksanakan oleh Polrestabes Makassar pada tahap penyelidikan telah dimiliki pihaknya, sehingga hal itu memperkuat dasar pengajuan praperadilan.

Lebih lanjut, Reza menuding bahwa Polrestabes Makassar mengabaikan bukti transfer dari HM ke rekening pelapor, serta keterangan saksi pemilik agen BRILink yang telah mengonfirmasi kebenaran transaksi tersebut.

“Dengan adanya bukti pembayaran itu, maka tidak ada peristiwa pidana penggelapan. Ketika bukti itu dikesampingkan, maka proses hukum ini bukan lagi mencari kebenaran materil,” tegas Reza

Melalui gugatan praperadilan ini, tim hukum RDS & Partners meminta kepada Pengadilan Negeri Makassar, antara lain untuk:
1. Menyatakan penyidikan yang dilakukan Polrestabes Makassar tidak sah dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat;
2. Menyatakan surat perintah penyidikan dan surat penetapan tersangka terhadap HM tidak sah dan tidak berkekuatan hukum.

“Kami berharap hakim praperadilan dapat menegakkan keadilan dan menyatakan seluruh proses penyidikan terhadap klien kami tidak sah menurut hukum,” tutup Reza Darmawan Saleh.

Editor: [Redaksi]
Sumber: Wawancara dan Dokumen Hukum RDS & Partners

Pemuda Cilincing Asah Kreativitas Digital Lewat Workshop Fotografi dan Desain Berbasis Handphone (Pembinaan Aktivitas Pemuda Jakarta Utara 2025)

MediaSuaraMabes, Jakarta Utara — Suku Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Administrasi Jakarta Utara bersama Karang Taruna Unit RW 03 Kelurahan Cilincing menggelar Workshop Pelatihan Teknik Fotografi dan Desain untuk Konten Kreator (Skala Handphone) sebagai bagian dari program Pembinaan Aktivitas Pemuda Jakarta Utara 2025.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (2/11) di Balai Warga RW 03 Cilincing ini diikuti sekitar 30 peserta yang terdiri dari unsur pemuda, anggota karang taruna, dan masyarakat sekitar.

Workshop dibuka secara resmi oleh Sekretaris Kelurahan Cilincing, H. Heru Widiartomo, yang mewakili Lurah Cilincing. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai upaya positif dalam menumbuhkan potensi generasi muda di bidang digital kreatif.

“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi para pemuda agar lebih produktif dan kreatif di era digital. Kami dari pihak kelurahan sangat mendukung inisiatif positif ini, ” ujar Heru Widiartomo.

Sebagai narasumber, panitia menghadirkan Tri Kusuma Widodo atau yang akrab dikenal Ido Arkan, Founder Arkan Frame Production. Ia membagikan materi seputar teknik dasar fotografi, komposisi gambar, pencahayaan, hingga tips desain visual menggunakan perangkat handphone. Peserta juga diajak praktik lapangan melalui sesi hunting foto di lingkungan sekitar untuk mengasah kemampuan langsung di lapangan.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Karang Taruna RW 03 dan Samarat Creative, yang sama-sama berkomitmen mengembangkan potensi kreatif pemuda di tingkat lokal.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Banyak di antara mereka berharap pelatihan serupa dapat diselenggarakan secara rutin.

“Kami sangat senang bisa belajar langsung tentang fotografi dan desain hanya dengan handphone. Kegiatan ini membuka wawasan baru bagi kami untuk membuat konten yang lebih menarik,” ujar salah satu peserta.

Sementara itu, Ketua RW 03 Kelurahan Cilincing H. Farudi menilai kegiatan ini sebagai langkah nyata dalam membangun semangat kreatif di kalangan pemuda.

“Inisiatif seperti ini harus terus digalakkan karena dapat melahirkan generasi muda yang mandiri, kreatif dan mampu memanfaatkan teknologi untuk hal-hal positif,” tuturnya.

Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat mengembangkan keterampilan praktis dalam pembuatan konten digital untuk berbagai keperluan — mulai dari promosi usaha hingga kegiatan sosial di lingkungan masyarakat.

Triyanto Mokar Siknun – Jurnalis DKI-Jakarta, Media Suara Mabes

Kunker Wapres ke Manokwari Menegaskan Arahan Presiden Prabowo untuk Percepatan Pembangunan Papua

MediaSuaraMabes, Manokwari – Wakil Presiden (Wapres) bersama Ibu Selvi Gibran Rakabuming melakukan kunjungan kerja ke Manokwari, Papua Barat, Selasa (4/11/2025).

Rombongan Wapres lepas landas dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta menggunakan Pesawat Kepresidenan Boeing 737-800 TNI AU pukul 07.00 WIB dan mendarat di Bandara Rendani sekitar pukul 13.20 WIT.

Setibanya di Manokwari, Wapres dan Ibu Selvi disambut oleh Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir bersama jajaran Forkopimda.

Mengenakan mahkota khas Kasuari, Wapres dan Ibu Selvi kemudian disambut dengan tarian adat Papua yang memukau, “Teras Seni”, sebagai bagian dari penghormatan budaya dan simbol kerja sama pembangunan antara pemerintah pusat dan masyarakat Papua Barat.

Selanjutnya, Wapres memberikan keterangan pers kepada awak media di bandara. Wapres menegaskan bahwa kunjungannya ke Papua kali ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk terus memantau dan memperkuat percepatan pembangunan di Tanah Papua.

Wapres menambahkan, perhatian Presiden terhadap Papua sangat besar, dan pemerintah berkomitmen untuk memastikan pembangunan berjalan secara merata di seluruh wilayah Indonesia.

“Bapak Presiden memang memberikan perhatian khusus, konsen yang sangat besar untuk pembangunan di Papua. Dan sesuai komitmen kita bersama, yang namanya pembangunan tidak boleh lagi Jawa-sentris,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wapres menekankan pentingnya peran seluruh pemangku kepentingan untuk mengawal visi dan misi Presiden agar program-program prioritas nasional dapat terealisasi dengan baik di Papua.

“Jadi ini tugas kita bersama, tugas saya sebagai pembantu Presiden untuk mengawal visi-misi dan program Presiden agar bisa berjalan dengan baik, terutama untuk Papua,” ungkapnya.

Selanjutnya, Wapres dijadwalkan melanjutkan Rapat Pleno dengan BP3OKP dan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua guna membahas percepatan pembangunan di Papua Barat, termasuk bidang Trans Papua, produktivitas, dan pembangunan Orang Asli Papua.

(Pendam XVIII/Ksr)

Ketua Umum SPI NEW. Aditya Kukuhkan Kepengurusan DPW SPI Kabupaten Bekasi: Sinergi dengan TNI dan KTNA untuk Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

MediaSuaraMabes, Bekasi — Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan yang digagas oleh Bapak Presiden Republik Indonesia, organisasi Serikat Organisasi Petani (SPI NEW) menggelar kegiatan pengukuhan kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) SPI NEW Kabupaten Bekasi.

Acara yang berlangsung dengan khidmat tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum SPI NEW, Bapak. Aditya, yang secara resmi mengukuhkan Sertu Munadi sebagai Ketua DPW SPI NEW Kabupaten Bekasi dan Serma Sunarto sebagai Wakil Ketua DPW SPI NEW Kabupaten Bekasi.

Dalam sambutannya, Ketua Umum. Aditya menyampaikan bahwa SPI NEW akan terus memperkuat sinergi bersama TNI dan KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan) dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan produktivitas pangan nasional.

“Kemandirian pangan adalah pondasi ketahanan bangsa. SPI berkomitmen bekerja sama dengan seluruh unsur, termasuk TNI dan KTNA, untuk mengembangkan pertanian modern dan meningkatkan hasil panen padi secara berkelanjutan,” ujar. Aditya.

Sementara itu, Sertu Munadi, selaku Ketua DPW SPI NEW Kabupaten Bekasi yang baru dilantik, menyampaikan tekadnya untuk membawa organisasi lebih aktif mendampingi para petani di wilayahnya.

“Kami siap menjalankan arahan Ketua Umum dan bersinergi dengan semua pihak, terutama TNI dan KTNA, untuk meningkatkan tonase hasil panen padi dan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Serma Sunarto, selaku Wakil Ketua DPW SPI NEW, menambahkan bahwa kepengurusan baru akan fokus pada pemberdayaan petani melalui pelatihan, pendampingan teknis, dan penguatan kelembagaan tani.

Kegiatan pengukuhan berlangsung dengan lancar dan diakhiri dengan doa bersama, sebagai bentuk harapan agar sinergi antara SPI NEU, TNI, dan KTNA dapat terus berjalan baik demi mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional.

Add to cart