Pemkot Surabaya Bersama Forum Pembauran Kebangsaan Deklarasikan “Surabaya Rumah Kita”

MediaSuaraMabes, Surabaya – Sebagai bentuk kepedulian dan rasa tanggung jawab, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) bersama Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Surabaya yang berkomitmen menjaga persatuan dan kesatuan antar kelompok masyarakat di Kota Surabaya dengan mewujudkan deklarasi yang bertajuk “Surabaya Rumah Kita Bersama” dimana disepakati oleh 27 suku di Surabaya, Senin (25/8/2025), di Gedung Eks Humas Pemkot Surabaya.

Pada kesempatan tersebut Kepala Bakesbangpol Surabaya Tundjung Iswandaru mengatakan, deklarasi tersebut merupakan respons atas berbagai dinamika yang terjadi di masyarakat dan isu-isu sosial yang muncul. Selanjutnya kata Tundjung Pemkot Surabaya bersama FPK akan secara rutin menggelar pertemuan untuk meredam dan mengantisipasi potensi gesekan.

“Munculnya isu-isu kecil akibat salah paham dan lain-lain, kami selalu mengimbau dan berharap agar masyarakat yang ada di Surabaya tetap menjaga kedamaian untuk membangun kota Surabaya tercinta yang kondusif, ” kata Tundjung.

Tundjung menambahkan, dengan menjaga suasana kondusif menjadi kunci agar keamanan tetap terjaga dan iklim investasi berjalan baik dimana pihaknya secara rutin melakukan komunikasi dengan FPK guna membahas berbagai isu-isu, pekerjaan maupun sosial-ekonomi yang berkembang di masyarakat.

“FPK telah mulai melangkah melakukan sosialisasi ke tingkat kecamatan agar masyarakat mengetahui adanya wadah untuk melaporkan berbagai masalah yang terjadi di masyarakat. Dengan demikian, langkah penyelesaian dapat segera ditangani dengan melibatkan para ketua kelompok yang sudah saling mengenal,” tambahnya.

Senentara itu Ketua FPK Surabaya, Cak Hoslih Abdullah yang juga merupakan Ketua Pemuda Pusura menyampaikan bahwa forum ini merupakan wadah komunikasi lintas suku yang dikukuhkan Pemkot Surabaya.

“Pada intinya kami semua telah sepakat untuk menjaga Kota Surabaya yang kita cintai ini agar tetap aman dan nyaman untuk semua masyarakat,” tegas Hoslih.

Selanjutnya Hoslih mencontohkan kasus bentrok di Jalan Embong Malang pada Minggu (24/8/2025) dini hari yang berhasil diselesaikan secara damai melalui komunikasi antar ketua kelompok masyarakat di bawah koordinasi kepolisian.

Deklarasi “Surabaya Rumah Kita Bersama” sendiri memuat lima poin utama, yakni:

Menjadikan Surabaya sebagai rumah bersama bagi seluruh warga tanpa memandang asal-usul, agama, budaya, bahasa, dan status sosial.

Meneguhkan semangat kebhinekaan sebagai kekuatan utama membangun kota yang maju, humanis, dan berkeadilan.

Menguatkan dialog, kolaborasi, dan gotong royong antar elemen masyarakat untuk mencegah perpecahan.
Mendorong peran aktif pemerintah, tokoh agama, akademisi, dunia usaha, dan generasi muda dalam memperkuat budaya toleransi.

Mengajak seluruh warga menjaga Surabaya sebagai kota yang aman, nyaman, sejahtera, dan ramah bagi semua.

Deklarasi pernyataan sikap ini ditandatangani Ketua FPK Hoslih Abdullah dan Sekretaris Hifzon Djambek sebagai simbol komitmen menjaga persaudaraan, persatuan, dan harmoni kebangsaan di Surabaya. (dungs)

Panen Jagung, Panen Berkah!” Kapolres Kampar Ikut Serta dalam Panen Raya di PT. Tasmapuja, Harapan Baru untuk Petani Kampar!

MediaSuaraMabes, Kampar – Kabar gembira datang dari Bumi Kampar! Polres Kampar menunjukkan dukungannya terhadap sektor pertanian dengan menghadiri Panen Raya Jagung Kuartal II di areal PT. Tasmapuja, Desa Kampar, Kecamatan Kampa, Selasa (26/08/2025).

Kapolres Kampar AKBP Bobby Putra Ramadhan Sebayang, hadir langsung di tengah ladang jagung, didampingi Waka Polres Kampar Kompol Andi Putra Cakra, Kabag SDM Polres Kampar Kompol Hendrizal Gani, dan sejumlah pejabat utama Polres Kampar lainnya.

“Kami sangat bangga dapat hadir di sini dan menyaksikan langsung keberhasilan panen raya jagung ini,” ujar Kapolres. “Ini adalah bukti nyata bahwa Kampar memiliki potensi besar di sektor pertanian yang harus terus kita kembangkan.”

Selain jajaran Polres Kampar, acara ini juga dihadiri oleh Direktur PT. Tasmapuja Ketut Sukarwa, Manager Kebun PT. Tasmapuja Dedi H Siregar, perwakilan dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kab. Kampar, Kepala Bulog Kabupaten Kampar, Danramil 07 Kampar, Camat Kampa, Kepala KUA Kecamatan Kampa, Kades Kampar, dan tokoh masyarakat lainnya.

Panen raya jagung kali ini menghasilkan sekitar 3.000 Kg jagung pipil dari lahan seluas 1 hektar di areal Kebun Kelapa Sawit PT. Tasma Puja.

“Kami berharap, hasil panen ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Kampar,” ujar Ketut Sukarwa, Direktur PT. Tasmapuja. “Kami juga berkomitmen untuk terus meningkatkan produksi jagung di tahun-tahun mendatang.”

Kapolres Kampar bersama Forkopimcam dan PT. Tasma Puja kemudian melakukan panen raya jagung secara simbolis. Tak hanya itu, Kapolres juga ikut memipil jagung dan berbaur dengan para petani.

“Kami akan terus mendukung sektor pertanian di Kampar,” tegas Kapolres. “Ketahanan pangan adalah salah satu prioritas utama kami. Kami akan bekerja sama dengan seluruh stakeholder untuk mewujudkan Kampar sebagai lumbung pangan di Riau.”

Acara panen raya jagung ini diakhiri dengan sarapan bersama, yang semakin mempererat tali silaturahmi antara Polri, pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat.

Team* SuaraMabes,
(A. Sianturi)

Kunjungan Lapangan: KfW Jerman dan PLN Dorong Penguatan Energi Hijau di PLTA Plengan dan Lamajan

MediaSuaraMabes, Bandung – PLN Indonesia Power UBP Saguling melalui sub unitnya, PLTA Plengan dan PLTA Lamajan, menerima kunjungan KfW Energy Mission Project Jerman bersama tim dari PLN Pusat.

KfW atau Kreditanstalt für Wiederaufbau yang berarti “Lembaga Kredit untuk Rekonstruksi”, merupakan bank pembangunan milik negara Jerman yang memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan ekonomi dan infrastruktur, termasuk sektor energi terbarukan.

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka studi site visit uprating pembangkitan Energi Baru Terbarukan (EBT) milik PLN Indonesia Power. Program tersebut berpotensi memperoleh dukungan pendanaan hibah dari KfW, sehingga peninjauan langsung diperlukan untuk melihat kondisi lapangan, tantangan, serta studi kasus yang dapat menjadi pertimbangan dalam pendanaan proyek EBT mendatang.

Rombongan disambut hangat oleh Senior Manager UBP Saguling, Bapak Doni Bakar, beserta jajaran Managemen UBP Saguling, serta Team Leader PLTA Plengan, Bapak Firdaus Eka Setiawan, dan ASMAN PLTA Lamajan, Bapak Rohmat Hidayat.

Dalam agenda kunjungan, tim KfW menerima pemaparan materi mengenai PLTA Plengan dan PLTA Lamajan di Aula Bale PLTA Plengan yang disampaikan oleh Bapak Fauzi Rahadian Putra, ASMAN RCB. Diskusi turut dihadiri oleh perwakilan dari berbagai bidang, mulai dari Operasi dan Pemeliharaan (OPHAR), Enjiniring, Sipil Lingkungan, hingga Administrasi.

Setelah sesi diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan ke Power House PLTA Plengan, kemudian dilanjutkan ke site PLTA Lamajan untuk melihat langsung operasional pembangkit.

PLN dan PLN Indonesia Power menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat bauran pembangkit EBT yang ramah lingkungan serta bagian dari upaya mendukung transisi energi berkelanjutan di masa depan.

Pemkab Gunungkidul dan BNNP DIY Perkuat Sinergi P4GN, Tekan Bahaya Narkoba Lewat Monitoring Forkom

MediaSuaraMabes, Gunungkidul – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY menggelar Monitoring dan Evaluasi Rencana Aksi Forum Komunikasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (Forkom P4GN). Kegiatan yang dihadiri Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto, dan Kepala BNNP DIY, Andi Fairan, tersebut juga melibatkan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemangku kepentingan, hingga perwakilan desa bersinar.

Dalam sambutannya, Wabup Joko Parwoto menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius, bukan hanya dari sisi hukum, melainkan juga sosial, moral, dan kemanusiaan.

“Masalah narkoba adalah musuh nyata yang merusak potensi, menghancurkan masa depan, serta melemahkan daya saing generasi muda. Oleh karena itu, penanganannya harus melibatkan semua pihak secara terkoordinasi, konsisten, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Pemkab Gunungkidul, lanjut Joko, mendukung penuh program P4GN dengan mengintegrasikan kebijakan daerah, pendidikan berbasis keluarga, hingga pendekatan lingkungan dan komunitas. Forum ini diharapkan tidak sebatas laporan administratif, melainkan juga ruang refleksi bersama untuk memperkuat langkah preventif, edukatif, hingga rehabilitatif.

Sementara itu, Kepala BNNP DIY Andi Fairan menyebut forum ini sebagai wadah strategis memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media.

“Penanggulangan narkoba harus dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan seluruh komponen. Forum komunikasi ini bertujuan membangun komitmen bersama dalam mewujudkan DIY Bersinar, Bersih Narkoba,” jelasnya.

Andi Fairan juga menguraikan sejumlah rencana aksi Forkom P4GN 2025, antara lain optimalisasi dana desa untuk program P4GN, peningkatan laporan informasi tindak pidana narkotika, serta publikasi ajakan rehabilitasi bagi penyalahguna. Dalam kegiatan ini, tercatat 11 Desa Bersinar turut hadir dan menyampaikan capaian mereka.

Kegiatan monitoring ini sekaligus menjadi ajang evaluasi hasil kolaborasi yang telah berjalan serta perumusan strategi lanjutan agar pemberantasan narkoba semakin efektif. Dengan adanya sinergi lintas sektor, diharapkan generasi muda Gunungkidul dapat terlindungi dari ancaman narkoba, sekaligus memperkuat daya saing daerah di masa depan.

(Eko P)

Diduga Oknum Kuwu Renda Bin Dirsa Terkesan Arogan dan Selingkuhi Janda Anak 3 Memberikan Fasilitas Rumah Plus Ruko Disamping Kantor Kec. Balongan

MediaSuaraMabes, Indramayu – Peristiwa hukum yang dilakukan oleh Oknum Kuwu Renda Bin Dirsa sejak tahun 2021 hingga saat ini baru terbongkar, padahal perbuatan Kuwu Renda Bin Dirsa sudah dilaporkan pada tanggal 25 April 2025 tiga bulan yang lalu, tetapi laporan itu dianggap bungkus kacang.

Inspektur Inspektorat H Ari Risdiyanto AP AQ, tidak menghargai atas laporan warga setempat adanya temuan dilapangan yang sangat mahal harganya, tapi sebaliknya tidak dianggap, dinilai tidak Beruang, Cetus Warga Setempat Desa Majakerta yang berinisial S. kepada awak mediasuaramabes.

Berlanjut ada tanda tanya Kinerja Inspektur Inspektorat Pemerintah Daerah Kabupaten indramayu, H Ari Risdiyanto.AP. AQ, jika masyarakat kritis kinerjanya atas temuan Oknum Kuwu Renda Bin Dirsa Pemdes Majakerta, perbuatannya mempertontonkan, yang seharusnya menjaga dan melindungi warga setempat malah dijadikan isteri selingkuhannya seorang janda 3 anak di tinggal suaminya Meninggal, dijadikan ajang kesempatan dalam kesempitan, Padahal isteri sendiri lebih cantik dari pada seorang janda 3 anak tersebut. Jelasnya

Segala perbuatannya diembat karena sombongnya banyak uang walaupun uang yang digarap Anggaran Dana Desa, Dana Desa maupun Dana Bantuan CSR UP VI Pertamina tidak diperdulikan, yang penting nafsu bejadnya tersalurkan kata inisial S keawak media online Mediasuaramabes.

Baik Perselingkuhan dengan Janda 3 anak warga setempat maupun Dana CSR, Dana Bumdes, Dana UMKM untuk para nelayan seperti Jaring Rampas, juga Tanah Milik UP VI Pertamina seluas 30 Ha sama sekali tidak ditindak tegas Kinerjanya tidak Becus, Penegakan Hukum Di Kabupaten Indramayu jual mahal, bila laporan masyarakat menemukan Penyelewengan anggaran Baik Dari Dana APBN, Dana Provinsi, maupun Dana APBD Kabupaten Indramayu, Inspektur Inspektorat H.Ari Risdiyanto.AP.AQ, Pura – pura Tutup mata, dan Tutup Telinga, seakan – akan Masyarakat Melaporkan cuma bualan belaka. Keluhnya masyarakat Majakerta keawak mediasuaramabes.

Dugaan kalau yang Laporan warga dianggap murah DILEMATIS, diduga main mata berkedip, dan jika laporan sudah diterima atas perbuatan melawan hukum serta menyalahgunakan kewenangannya diluar koridor Jelas Merugikan Keuangan Negara dan meresahkan Pemerintahan Desa, dapat merusak Citra dan nama baik pada Lembaga/ Institusi Pemerintahan diatasnya tandasnya DS keawak Mediasuaramabes.

Lanjutnya Perempuan seorang Janda inisial JWT Binti Sidik dianggap isteri simpanan oleh Oknum Kuwu Renda Bin Dirsa Pemdes Majakerta, diberikan Fasilitas Rumah dan Ruko (Toko) di jalan Raya kecamatan balongan, Jelas Uang dan atau Anggaran dari mana Oknum Kuwu Renda Bin Dirsa bisa memberikan Fasilitas Lux Kepada Isteri Simpanannya. Jika tidak dari Anggaran Negara / Pemerintah yakni Anggaran Dana Desa, atau Bantuan Dana CSR UP VI Pertamina, juga dikucurkan oleh Pemerintah Baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Melaporkan Dugaan Inspektur Inspektorat H.Ari Risdiyanto. AP. AQ, kepada Pejabat Tinggi yang berwenang Bahwa Inspektur Inspektorat H.Ari Risdiyanto AP.AQ, diduga ada kemungkinan sudah Bargening lewat ATM, sebab dari awal saja melaporkan pada tanggal 25 April 2025, setidaknya ada tindakan tegas, hingga saat ini tidak ada sama sekali sudah jelas isteri simpanannya diberikan Rumah Mewah plus Ruko di Jalan Raya Kecamatan Balongan tapi faktanya Bulshit.

Cek dilapangan, menyimpulkan persoalan perselingkuhan Oknum Kuwu Renda Bin Dirsa Pemdes Majakerta kecamatan Balongan dengan wanita berstatus Janda inisial JWT Binti Sidik dapat dimungkinkan permasalahan keuangan yang telah diserap melalui Anggaran Dana Desa, Dana Desa, tersebut patut diduga diselewengkan dan atau disalahgunakan untuk kepentingan pribadinyan demi kepuasan kebutuhan Biologisnya. Tutup S keawak Media on line Mediasuaramabes.

Eddysae.

Masyarakat Kota Sabang Pendukung Walikota dan Wakil Walikota Sabang Tuntut Lapangan Kerja

MediaSuaraMabes, Kota Sabang – Masyarakat pendukung kemenangan wali kota dan wakil wali kota Sabang (Zulkifli H, Adam – Drs Suradji Djunus) minta harus mampu menciptakan lapangan pekerjaan untuk masyarakatnya, pasalnya disabang minimnya lapangan pekerjaan – harga jual bahan pokok untuk kebutuhan hidup masyarakat harganya melambung – pengangguran meningkat – ekonomi sulit – masyarakat mengeluh, penyampaian keluhan beberapa masyarakat pendukung kemenangan wali kota Sabang di dampingi Mantan ketua Partai PDI – perjuangan kota Sabang, kepada MSM (Media Suara Mabes) kamis ( 21/8/2025).

Kami masyarakat Sabang, lahir di Sabang, jenuh melihat Sabang tahun berganti tahun terus seperti ini, di nilai tidak ada yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan untuk masyarakatnya, kami tidak butuh free port – kami tidak butuh bantuan, yang kami butuhkan saat ini di Sabang terbuka luas lapangan pekerjaan, yang kami sampaikan ini, mohon maaf  tidak ada berpolitik – tidak ada mencari kepentingan pribadi dan kelompok, tetapi untuk masa depan kehidupan masyarakat Sabang ke depan yang lebih baik lagi, katanya.

Menyangkut dengan free port Sabang yang dikelola oleh BPKS (Badan Pengusahaan Kawasan Sabang) sudah berjalan 25 tahun lamanya yang Media Suara Mabes pertanyakan tadi, sampai saat ini free port Sabang tidak ada kemajuan, Sabang tetap seperti ini, bila di bandingkan dengan daerah daerah lain, yang sudah maju dan berkembang , keluhnya.

Dikatakan, semenjak BPKS mengelola free port Sabang 25 tahun lamanya, yang ada terlihat diduga Gonta ganti kepala BPKS, dengan program kerja yang sangat menjanjikan masyarakat Sabang, seperti Investor luar negeri akan masuk membangun Sabang, Sabang akan bangkit dari kegelapan, Sabang akan maju dan berkembang dengan masuknya investor luar negeri dapat menyerap ratusan tenaga kerja dan buruh kasar jelasnya.

Nyatanya yang terlihat, satu investor pun tidak ada yang masuk Sabang sampai saat ini, maka kami tidak butuh free port, untuk apa free port lapangan pekerjaan tidak ada dan kami tidak butuh bantuan yang kami butuhkan saat ini terbuka luasnya lapangan pekerjaan untuk masyarakat Sabang, pintanya.

Harapan kami penuh percaya dan yakin kepada wali kota dan wakil wali kota Sabang, mau mendengar keluh resah suara masyarakatnya, dan mampu berbuat untuk Sabang yang terbaik serta mampu menciptakan luasnya lapangan pekerjaan untuk masyarakatnya, Doa kami.

Mantan Ketua Partai PDI – Perjuangan kota Sabang, Menambahkan, layak masyarakat pendukung kemenangan wali kota sabang Meminta dapat membuka / menciptakan lapangan pekerjaan untuk masyarakatnya, maka tidak ada, justru itu mareka memintanya, katanya.

Dan yang menyangkut dengan BPKS, yang telah mengelola free port Sabang, sampai saat ini sudah berjalan 25 tahun lamanya, Sabang masih tetap seperti ini dan tidak berkembang, jadi sependapat apa yang di katakan di atas.

Tambahan kata politiknya, minimnya lapangan pekerjaan di Sabang – angka pengangguran meningkat – ekonomi susah – siapa yang bertanggung jawab, katanya dengan nada sedih melihat kondisi Sabang saat ini. ( ST/HF)

Turnamen Voli Laur Cup Masih Berlangsung, Hangatnya Kemerdekaan Terasa di Jiwa Pemain dan Para Penonton

MediaSuaraMabes, Ketapang – Dalam rangka memeriah Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 80 panitia HUT RI menggelar turnamen bola voli Laur Cup yang saat ini tengah berlangsung di halaman bawah kantor camat desa riam Bunut kecamatan sungai laur kabupaten Ketapang Kalimantan Barat 24 Agustus 2025.

Turnamen ini diikuti oleh 68 tim yang terdiri dari 32 tim putra dan 36 tim putri dari 19 desa se-kecamatan. Hari ini tim yang bertanding telah memasuki babak delapan besar dan memperebutkan tiket ke empat besar.

Adapun tim voli putra yang masuk ke babak delapan besar
Riam Bunut 1 vs Azril cs
Lakup jr vs sei Daka 2
Aje 1 vs Sinar kuri
Psp sei putih vs rcs teluk bayur

Dan tim voli putri yang masuk ke babak delapan besar
Aje 1 vs Idola
Atong vs sei Daka1
Putri mutiara vs putri aca
Keruat 2 vs pro acs

Ketua panitia turnamen Kusnadi S.Ag melalui sekretaris panitia Markus gino mengatakan saat ini pertandingan telah menyelesaikan pertandingan di delapan besar dan memasuki babak empat besar menuju semifinal.

“Ia menyebutkan bahwa tujuan kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga se-kecamatan serta memunculkan bibit atlet voli yang potensial.tuturnya

Mengenai hadiah bahwa panitia telah menyiapkan piala,piagam penghargaan,serta uang pembinaan bagi para pemenang,”hadiah akan diberikan untuk juara satu sampai juara empat, beserta piagam dan piala,” ucapnya.

Wasit yang memimpin pertandingan Parjo,Budi cs menyoroti tingginya antusiasme masyarakat, terutama kalangan ibu-ibu yang memenuhi lapangan setiap pertandingan berlangsung.

“Ia berharap para atlet tetap menjaga kondisi fisik, performa, menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan dan turnamen berjalan lancar hingga ke partai final.ucap Budi

Sportivitas antar pemain penonton dan suporter sampai saat ini masih terjaga, dan kita berharap ini akan terus berlangsung sampai ke partai final nanti.

Tak ketinggalan camat sungai Laur Remanus Romawi SE.M.Ap mengapresiasi terutama pada semua panitia turnamen yang telah bekerja siang malam dalam melaksanakan tugas tugas dilapangan.

“Bagi penonton dan suporter masing masing tim yang bertanding,mari kita ciptakan iklim yang damai aman dan kondusif di lapangan supaya turnamen Voli ini berjalan dengan optimal sampai final harap camat

Terpantau di lapangan untuk jadwal pertandingan masih seperti biasa tim voli putri bermain di sore hari,sedangkan tim voli putra bermain di malam hari.

Lapangan halaman bawah kantor camat tetap di kunjungi ratusan penonton setiap sore dan setiap malamnya.”Roesliyani”

(A’ang Sanjaya/Red)

Konferensi Pers, Polres Kampar Butuh Dukungan Stakeholder Cegah Kasus Pencabulan di Kampar

MediaSuaraMabes, Kampar Bangkinang – Polres Kampar melaksanakan kegiatan konferensi pers tiga kasus pencabulan anak di bawah umur di ruang Reskrim Polres Kampar, Senin (25/8/2025) sekira pukul 09.00 Wib.

Konferensi pers ini dipimpin oleh Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S, didampingi Kasat Reskrim AKP Gian Wiatma Jonimandala dan Kanit PPA Aipda Syamsul Bahri.

Dipaparkan oleh Kapolres Kampar bahwa ada tiga kasus, dengan tiga pelaku, “namun satu pelaku tidak kita hadirkan, karena masih anak di bawah umur,”ujar Kapolres.

Kasus pertama yang terjadi Kecamatan Tambang yang pelakunya SU (66), dua orang cucu tirinya B (5) dan K (3) juga menjadi korban kekerasan seksual oleh pelaku ini. Kejadian ini baru diketahui terjadi pada Selasa (19/8/2025) kemaren.

“Terungkapnya karena Ibu korban B memeriksa Galeri HPnya dan melihat tindakan keji pelaku terhadap anaknya B dan melaporkan kejadian tersebut kepada Kakak S dan ia juga menanyakan kepada anaknya K (3) dan korban juga dicabuli oleh pelaku,”jelas Kapolres.

Kemudian orang tua korban melaporkan kejadian tersebut pada Kamis (21/8/2025) pelaku kita tangkap saat menonton main Volly oleh Unit PPA Polres Kampar.

Untuk kasus kedua, seorang pendidik di Kecamatan Tambang yang merupakan salah satu guru SMP mata pelajaran IPS yang melakukan pencabulan terhadap tiga anak didiknya yang masih dibawah umur.

“Pelaku Z (56) ini modusnya mengantarkan dua korban AU (16) dan KA (16) pulang sekolah lalu mencium korban pipi kanan dan kiri yang nyaris mengenai bibir korban dan satu lagi korban NA (16) juga melakukan hal yang sama,” jelas Kapolres.

Kejadian ini dilaporkan pada Kamis (19/4/2025), awalnya korban melaporkan kejadian tersebut kepada orang tuanya dan orang tua para korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kampar. “Usai terima laporan tersebut dan melakukan penyelidikan dan barang bukti lengkap pelaku kita tangkap pada Selasa (19/8/2025),”ujar AKBP Boby Putra Ramadhan S.

Untuk kasus ketiga terjadi di Kecamatan Kampar, pelaku dan korban ini masih anak dibawah umur, pelaku J (16) dan korban S (16) tahun. “Pelaku melarikan korban selama 1 bulan dan sudah melakukan hubungan layaknya suami istri dan orangtuanya tidak terima langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kampar,”

Setelan menerima laporan dari orang tua korban, kita lakukan penyelidikan dan akhirnya pelaku kita tangkap.

“Ini jadi pelajaran bagi kita semuanya untuk selalu waspada untuk menjadi anak-anaknya,”himbau Kapolres.

Untuk kita, saya menghimbau juga kepada jajaran Satreskrim untuk melakukan penanganannya lebih jelas dan terinci untuk memaparkan kasus seperti ini.

“Selain itu, kita butuh dukungan seluruh stakeholder untuk mensosialisasikan ke sekolah-sekola tentang kasus pencabulan ini,”harap Kapolres.

Team* SuaraMabes.
(A. Sianturi)

Malam Puncak HUT ke-80 RI di Rusunawa Rorotan Berlangsung Meriah

MediaSuaraMabes, Jakarta – Malam puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diselenggarakan Karang Taruna RW 014 Rusunawa Rorotan berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan, Minggu malam (24/08).

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat setempat, di antaranya Ketua RW 014 Bapak Muhamad Supriatna, Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Qomaruzamman, Sekretaris RT 02 Komarudin yang mewakili Ketua RT 02, Ketua RT 03 Agus Firmansyah, Pepen Bustomi tokoh masyarakat, serta Warga Rusunawa Rorotan juga turut hadir meramaikan acara.

Berbagai kegiatan digelar untuk memeriahkan malam puncak tersebut, seperti pembagian hadiah lomba dan pentas seni dari warga yang menampilkan bakat-bakat terbaik dari lingkungan sekitar. Suasana penuh keakraban dan kebersamaan terasa di sepanjang acara.

Ketua Karang Taruna RW 014, Bayu, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga dan panitia yang telah berpartisipasi serta membantu terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami sangat bersyukur atas antusiasme warga dan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini terus mendapat dukungan dari pengurus wilayah agar bisa dilaksanakan setiap tahun dengan lebih baik lagi,” ujarnya.

Acara ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong dan cinta tanah air warga Rusunawa Rorotan dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Komarudin
Jurnalis DKI Jakarta

Polda Babel Tangkap 3 Terduga Pelaku Penambangan Dan Pengrusakan Hutan Di Bangka

MediaSuaraMabes, Babel – Ditreskrimsus Polda Bangka Belitung melakukan penindakan terhadap aktivitas penambangan dan pengrusakan hutan di Kawasan Hutan Produksi Daerah Bukit Betung Sambunggiri Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka.

Alhasil, 3 orang berhasil ditangkap dan diamankan oleh Tim Subdit IV Tipidter dilokasi tersebut.

Terkait hal itu turut dibenarkan Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Fauzan Sukmawansyah, Senin (25/08/2025) sore.

“Benar. Kita sudah terima informasinya ada penindakan yang dilakukan Ditreskrimsus pada Minggu 24 Agustus kemarin terhadap penambangan dan pengrusakan hutan di Kawasan Hutan Produksi di Bangka,”kata Fauzan.

“Ada 3 terduga pelaku yang diamankan, yakni Ro (48) selaku pengurus dan pemilik alat berat, Af (20) selaku Helper dan No (56) selaku Operator alat berat,”terangnya.

Selain mengamankan 3 orang terduga pelaku, Ditreskrimsus Polda Babel turut mengamankan 2 unit Excavator dan seperangkat peralatan dan perlengkapan pertambangan dilokasi itu.

“Saat ini ketiganya sudah berada di Mapolda untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik,”ungkap Fauzan.

Sementara itu, untuk ketiga pelaku ini akan dipersangkakan dengan pasal 78 ayat (3) Jo Pasal 50 ayat (2) huruf a Undang-Undang RI Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja atau Pasal 89 ayat (1) huruf b jo Pasal 17 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Perusakan Hutan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidanana.

“Tentunya ini adalah wujud nyata dari komitmen Pak Kapolda Irjen Pol Hendro Pandowo untuk secara tegas menindak pelaku kejahatan. Apalagi ini adalah kejahatan lingkungan, penegakan hukum harus benar-benar dilakukan sebagai upaya Polri menyelamatkan bumi kita khususnya di Negeri Serumpun Sebalai,”pungkasnya. (Edi  Babel74).

Add to cart